Home » Headline » Setjen DPR RI Buka Ruang Magang Seluas-Luasnya Bagi Siswa-Mahasiswa di Luar Kampus Merdeka

Setjen DPR RI Buka Ruang Magang Seluas-Luasnya Bagi Siswa-Mahasiswa di Luar Kampus Merdeka

dito 17 Okt 2023 175

NasionalPos.com, Jakarta-Plt Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Setjen DPR RI, Djaka Dwi Winarko mengungkapkan bahwa sejatinya Setjen DPR RI membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa di luar kampus merdeka, termasuk pelajar SMA/SMK untuk bisa magang di DPR RI.

Hal itu diungkapkan Djaka saat memberikan materi dalam Kuliah Umum ‘Magang Kampus Merdeka di Rumah Rakyat’. Ia menjelaskan adanya magang hasil kerja sama dengan Kemendikbudristek ini akan memberikan kesempatan pada mahasiswa magang untuk bisa ketemu dengan anggota DPR, juga pejabat terkait di lingkungan Setjen DPR RI.

“Tadi juga sempat ada pertanyaan dari mahasiswa peserta Magang Di Rumah Rakyat, jika ada yang ingin magang di kuar program Kampus Merdeka. Dan sebetulnya Setjen membuka ruang seluas-luasnya mahasiswa, bahkan siswa SMA/SMK yang ingin magang di DPR,” papar Djaka kepada awak media usai Kuliah Umum Kampus Merdeka, di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/10/2023).

Baca Juga :  Kasad Hadiri Peresmian Smart Campus Sekolah Tinggi Intelijen Negara

Dijelaskan Djaka, bahwa di Setjen DPR RI sendiri dikenal beberapa jenis magang. Selain Kampus Merdeka, ada juga Magang Reguler yang merupakan magang mahasiswa atau siswa sebagai salah satu syarat penilaian di sekolahnya. Serta ada juga magang yang merupakan kerja sama DPR dengan pihak lain, seperti lembaga atau instansi tertentu. Program Magang tersebut, menurut Djaka, sejatinya juga bermanfaat tidak hanya untuk pemagang, melainkan juga untuk DPR RI sendiri.

“Untuk siswa atau mahasiswa sudah pasti selain mendapat pengalaman, secara langsung dapat bertemu dengan anggota DPR sekaligus menambah networking mereka. Yang utama tentunya mendapat ilmu yang nantinya akan bermanfaat bagi dirinya ke depan,” ujar Djaka.

Di sisi lain, Setjen DPR RI sendiri dari program magang itu, juga bermanfaat untuk mempublikasikan tentang kerja DPR kepada masyarakat luas melalui siswa dan mahasiswa yang magang di DPR. Tidak hanya itu, dengan adanya para pemagang tidak dapat dipungkiri akan membantu mengerjakan tugas dan pekerjaan di berbagai unit kerja di Setjen DPR.

Baca Juga :  Sidang Etik Ferdy Sambo Menyisakan Tujuh Saksi, Setelah 12 Jam Berlangsung

Meski demikian, pihaknya mengakui bahwa selama ini untuk magang regular belum ada aturan yang jelas. Misalnya, terkait waktu pembukaan masa magang yang antar-unit kerja berbeda waktunya satu sama lain.

Oleh karenanya, ke depan, pihaknya akan lebih mengatur para pemagang reguler di Setjen DPR RI. “Misalnya dalam satu tahun berapa kali menerima pemagang dan kapan saja waktunya. Dengan demikian ke depan program magang regular dapat lebih teratur lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Kepala Pusat Teknologi dan Informasi Setjen DPR RI ini juga mengapresiasi peserta Magang ‘ Kampus Merdeka Di Rumah Rakyat’ yang masih semangat dan antusias untuk mempelajari berbagai hal tentang tugas dan fungsi DPR RI, termasuk berbagai kerja Setjen DPR RI sebagai supporting system dewan

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

x
x