Home / Ekonomi / Headline / Megapolitan

Sabtu, 10 September 2022 - 10:10 WIB

Siapkan Jaring Pengaman Sosial & Pastikan Tarif Angkutan Umum Tetap, Langkah Pemprov DKI Antisipasi Kenaikan Harga BBM

Nasionalpos.com, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memimpin rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terkait antisipasi kenaikan harga BBM terhadap inflasi dan upaya pengendaliannya, di Balai Kota, Jumat,9/9/2022 malam.

Bahwa gejolak ekonomi dunia telah berdampak kepada Indonesia yang mengakibatkan keluarnya kebijakan penyesuaian harga BBM, demikian disampaikan Gubernur Anies Baswedan pada rapat tersebut.

“Kita menyaksikan bahwa gejolak dunia mulai berdampak pada Indonesia. Ketika itu, Pemerintah mencoba menahan gejolak tersebut. Tetapi semua itu ada waktunya, ada batas anggarannya. Sehingga gejala ini terus diperhatikan sejak quarter pertama, lalu kini masuk quarter ketiga, tekanannya makin besar dan tak ada pilihan, kecuali melakukan penyesuaian harga salah satunya harga BBM,” ungkap Gubernur Anies.

Oleh karenanya, lanjut Anies,  diadakan rapat ini untuk membahas dan mengeluarkan rekomendasi sebagai antisipasi kenaikan harga BBM terhadap inflasi dan upaya pengendaliannya yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Rekomendasi tersebut salah satunya adalah menjaga agar tarif transportasi umum yang dikelola Pemprov DKI tidak berubah atau tidak naik. Hal ini karena dampak dari kenaikan tersebut akan diserap oleh Pemprov DKI Jakarta dengan mengucurkan Rp62,1 miliar sebagai tambahan PSO untuk Transjakarta dan Rp4,255 miliar untuk angkutan laut. Sehingga, harapannya akan membuat pengguna angkutan umum tidak merasakan dampak kenaikan BBM.

Baca Juga  Di Usianya Ke 19, FSAB Membangun Keteladanan Moral Penerapan Pancasila

“Jadi publik yang naik bus TransJakarta (TJ) tak perlu merasakan kenaikan harga tarif angkutan umum karena itu amat dibutuhkan. Ini segera dieksekusi dengan 62,1 untuk TJ dan 4,2 untuk angkutan umum laut. Jadi, pengguna angkutan laut dan TJ tidak ada perubahan (tarif),” tegas Gubernur Anies.

Selain itu, upaya yang dilakukan Pemprov DKI Ini juga diharapkan dapat membuat masyarakat untuk bermobilitas menggunakan transportasi umum karena tidak terkena dampak kenaikan BBM.

“Kira-kira dengan cara seperti itu maka masyarakat yang menggunakan kendaraan umum merasakan stabilitas dan yang kedua yang menggunakan kendaraan pribadi, ayo, pindah ke kendaraan umum karena lebih murah dan jangkuannya sudah 92 persen wilayah Jakarta,” tambahnya.

Kemudian tak kalah penting, Gubernur Anies juga menginstruksikan jajarannya agar mengoptimalisasi sekaligus memastikan seluruh subsidi dan program-program jaring keselamatan sosial baik dari Pemprov DKI Jakarta maupun dari Pemerintah Pusat segera disalurkan dengan baik. Sehingga masyarakat akan mendapat ketenangan dan suasana menjadi kondusif.

Baca Juga  Kolaborasi Satgas Yonif 123/Rajawali dengan masyarakat jelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia

“Percepatan subsidi pangan dan semua program jaring keselamatan sosial baik dari DKI maupun pusat ini segera dikerjakan. Berkaca pada pengalaman saat pandemi dimana kita bekerja cepat menyediakan dan menyalurkan semua program jaring keselamatan sosial,” tandasnya.

Berikut rekomendasi antisipasi yang dihasilkan dari rapat tersebut, diantaranya sebagai berikut:

  1. Optimalisasi Jaring Pengaman Sosial.
  2. Meningkatkan Kerjasama Antar Daerah dalam rangka menjaga stok pangan.
  3. Melakukan monitoring bersama terhadap ketersediaan dan harga pangan.
  4. Memastikan tarif Transjakarta dan moda transportasi MRT dan LRT tidak mengalami

kenaikan.

  1. Memastikan harga subsidi pangan di masyarakat tidak mengalami kenaikan.
  2. Pengusulan penambahan kuota BBM bersubsidi bagi nelayan.

Rapat ini juga dihadiri oleh Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Perwakilan BPKP Provinsi DKI Jakarta dan seluruh anggota TPID termasuk Perum Bulog DKI Jakarta dan Banten, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Kantor Regional 1 Otoritas Jasa Keuangan Jakarta dan Banten, jajaran Pemprov DKI Jakarta, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Perumda Dharma Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya.

 

Share :

Baca Juga

musyawarah

Headline

Musyawarah dan Mufakat, Satgas Pamtas Yonif 300 Damaikan Konflik Antar Warga
peta corona

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Jumat (10/7/2020)
UKM

Ekonomi

Kementan, Kemenkop-UKM, dan IPB Sepakati Pengembangan Pertanian Berbasis Korporasi
kudeta myanmar

Headline

Liput Demo Myanmar, Jurnalis Jadi Tersangka
peta corona

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Minggu (23/8/2020)
Artidjo

Headline

Artidjo, Ruki dan Albertina HO Calon Dewas KPK
Jamal Khashoggi

Headline

Pemerintahan Biden Janji Bongkar Kasus Kematian Kashoggi
Anies Sandi

Headline

Anies – Sandi Digadang-Gadang PKS Untuk Pilpres 2024