Home » Nasional » Sudah Saatnya Pemerintah Membangun Jembatan Layang Penghubung Selat Bali!

Sudah Saatnya Pemerintah Membangun Jembatan Layang Penghubung Selat Bali!

- Banyuwangi 04 Jul 2025 317

BANYUWANGI, NASIONAL POS –

Tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya pada 2 Juli 2025 harus menjadi momentum evaluasi serius bagi pemerintah, khususnya Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, serta pemerintah Provinsi Bali dan Jawa Timur. Kecelakaan laut di Selat Bali seolah menjadi agenda rutin setiap tiga tahunan. Ironisnya, pola kejadiannya pun hampir sama: terjadi pada musim gelombang tinggi, antara Mei hingga Juli, bertepatan dengan puncak libur sekolah.

Kita masih ingat tenggelamnya KMP Rafelia II pada 2016, terbakarnya KMP Labitra Adinda pada 17 Mei 2018, tenggelamnya KMP Yunice pada Juni 2021, dan kini KMP Tunu Pratama Jaya dengan korban puluhan orang, beberapa di antaranya masih belum ditemukan. Ini bukan lagi sekadar musibah, tetapi sinyal kuat bahwa transportasi penyeberangan di Selat Bali perlu solusi permanen dan revolusioner.

Baca Juga :  107 Juta Orang Diprediksi Lakukan Perjalanan di masa Liburan Nataru

Maka, sudah saatnya pemerintah memikirkan pembangunan Jembatan Layang Penghubung Selat Bali yang menghubungkan Ketapang dan Gilimanuk, dengan titik terdekat di Watu Dodol yang hanya berjarak sekitar 2,3 km. Investasi yang dibutuhkan diperkirakan 1,5 miliar USD atau sekitar 24 triliun rupiah. Nilai ini sepadan dengan manfaat jangka panjang: keselamatan jiwa, efisiensi logistik, kelancaran arus wisatawan, dan percepatan pertumbuhan ekonomi regional.

Baca Juga :  Polsek Klakah Tingkatkan Patroli di Stasiun Kereta Api dan SPBU Demi Keamanan dan Ketertiban

Apalagi, potensi lalu lintasnya sudah jelas: sekitar 3 juta kendaraan menyeberang Selat Bali setiap tahun. Banyak pihak swasta, baik dalam maupun luar negeri, siap terlibat membiayai proyek ini. Bahkan, negara bisa sepenuhnya mengambil alih pembiayaan melalui skema pendanaan strategis seperti Danantara agar aset ini dikelola sepenuhnya untuk kepentingan rakyat.

Cukuplah tragedi demi tragedi di Selat Bali menjadi alarm bagi kita semua. Bangun jembatan layang penghubung Ketapang-Bali sekarang juga — demi keselamatan, kemajuan, dan masa depan Indonesia.

Sumber berita dari :  Moh.Amrullah, S.H., M.Hum

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

x
x