Home » Ekonomi » Tren Inflasi Tinggi Bakal Disikapi Dengan Menurunnya Konsumsi Masyarakat

Tren Inflasi Tinggi Bakal Disikapi Dengan Menurunnya Konsumsi Masyarakat

dito 02 Nov 2022 144

NasionalPos.com, Jakarta– Apabila mencermati perkembangan ekonomi Nasional, maka terindikasi akan terdapat penurunan ekonomi masyarakat dalam menyikapi tren Inflasi yang tinggi. konsumsi akan diprioritaskan untuk kebutuhan pokok, demikian disampaikan Ekonom dari Institute For Demographic and Poverty Studies (Ideas), Askar Muhammad

“Akan ada realokasi konsumsi yang misalnya beli properti, kendaraan, atau furniture akan beralih ke konsumsi non durable dan memprioritaskan beli makanan saja,” kata Askar kepada pers, Rabu, 2/11/2022.

Askar mengatakan, subsidi upah dan bantuan langsung tunai sebesar Rp 600 ribu yang diberikan pemerintah baru-baru ini memang cukup membantu masyarakat. Hanya saja, hasil kajian Ideas menilai besaran bantuan yang ideal minimal Rp 1,2 juta selama empat bulan.

Baca Juga :  Kejari Pesisir Selatan Musnahkan Barang Bukti dari 30 Perkara Berinkracht

“Jadi jika ditanya, apakah masyarakat tahan atau tidak dengan inflasi tinggi? Ya antara tahan dan tidak tahan,” ujarnya.

BPS mencatat terjadi deflasi sepanjang Oktober 2022 sebesar 0,11 persen month to month (mtm). Dengan laju deflasi itu, inflasi tahunan akhirnya sedikit mengalami penurunan dari 5,95 persen pada September 2022 menjadi 5,71 persen di bulan Oktober.

Askar menilai, sedikitnya ada tiga faktor yang menyebabkan deflasi. Pertama, kata Askar, tarif transportasi angkutan darat perkotaan yang langsung di bawah pemerintah daerah dijaga untuk tidak naik dengan memberikan subsidi transportasi melalui APBD.

Kedua, gerakan tanam pangan cepat yang cukup efektif untuk mengurangi kelangkaan pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya secara mandiri.

Baca Juga :  Kebangkitan Nasional Diwujudkan Dengan Pemberdayaan Wanita

Ketiga, efek musiman dari melandainya harga pangan terutama komoditas cabai. Askar mencatat, dari simulasi data enam tahun terakhir, periode Septembr-Oktober selalu menunjukkan adanya penurunan harga hortikultura seperti cabai dan bawang. Situasi itu pun tergambar pada perkembangan inflasi yang tejadi di Oktober di mana cabai menyumbang deflasi.

“Yang harus diwaspadai ke depan soal indeks harga produsen, sedangkan tren harga barang di level produsen masih cenderung ditahan dan belum dilepaskan sesuai keekonomian kepada konsumen. Langkah itu dilakukan mengingat daya beli masyarakat yang belum pulih seutuhnya.”pungkas Askar. (*dit)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PMKRI CABANG JAKARTA PUSAT DIPERCAYA MENJADI TUAN RUMAH KONGRES XXXV DAN MPA XXXIV PMKRI TAHUN 2028

dito

29 Jul 2026

Nasionalpos.com, Ruteng-   Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kongres XXXV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIV PMKRI Tahun 2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI yang dipimpin oleh Mandataris Terpilih Cristian A. D. Rettob, setelah forum memberikan kesempatan kepada …

Mengabdi pada Hukum dan Masyarakat : Kasat Reskrim Polres Pesibar Iptu Meidy Hariyanto Sandang Gelar Doktor

- Banyuwangi

28 Jul 2026

Pesisir Barat, Nasionalpos.com – Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pesisir Barat, Dr. Meidy Hariyanto, S.H., M.H., resmi meraih gelar doktor usai berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor (S3) Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Selasa (28/7/2026). Dalam sidang promosi yang berlangsung di Ruang Sidang …

Yayasan Trisakti Tolak Keras Rencana Ubah Status Universitas Trisakti Jadi PTN-BH

dito

27 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Adanya isu yang beredar tentang rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi RI untuk mengubah Status UNIVERSITAS TRISAKTI dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, Badan Hukum (PTN-BH),       Menanggapi permasalahan tersebut, pada acara konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Kantor Yayasan Trisakti di kawasan Rawasari Jakarta Timur. …

Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

Anak Dan Masa Depan Bangsa ( Refleksi Hari Anak Nasional 2026 )

dito

25 Jul 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kab. Bogor & Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta.       Dalam konteks Agama, anak adalah amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus dirawat, dibimbing dan dipenuhi seluruh hak – haknya, serta dilindungi dari segala bentuk kekerasan.   Kenapa harus dilindungi …

x
x