Home » Ekonomi » Tren Inflasi Tinggi Bakal Disikapi Dengan Menurunnya Konsumsi Masyarakat

Tren Inflasi Tinggi Bakal Disikapi Dengan Menurunnya Konsumsi Masyarakat

dito 02 Nov 2022 153

NasionalPos.com, Jakarta– Apabila mencermati perkembangan ekonomi Nasional, maka terindikasi akan terdapat penurunan ekonomi masyarakat dalam menyikapi tren Inflasi yang tinggi. konsumsi akan diprioritaskan untuk kebutuhan pokok, demikian disampaikan Ekonom dari Institute For Demographic and Poverty Studies (Ideas), Askar Muhammad

“Akan ada realokasi konsumsi yang misalnya beli properti, kendaraan, atau furniture akan beralih ke konsumsi non durable dan memprioritaskan beli makanan saja,” kata Askar kepada pers, Rabu, 2/11/2022.

Askar mengatakan, subsidi upah dan bantuan langsung tunai sebesar Rp 600 ribu yang diberikan pemerintah baru-baru ini memang cukup membantu masyarakat. Hanya saja, hasil kajian Ideas menilai besaran bantuan yang ideal minimal Rp 1,2 juta selama empat bulan.

Baca Juga :  Jasad lima remaja di Kali Bekasi telah teridentifikasi

“Jadi jika ditanya, apakah masyarakat tahan atau tidak dengan inflasi tinggi? Ya antara tahan dan tidak tahan,” ujarnya.

BPS mencatat terjadi deflasi sepanjang Oktober 2022 sebesar 0,11 persen month to month (mtm). Dengan laju deflasi itu, inflasi tahunan akhirnya sedikit mengalami penurunan dari 5,95 persen pada September 2022 menjadi 5,71 persen di bulan Oktober.

Askar menilai, sedikitnya ada tiga faktor yang menyebabkan deflasi. Pertama, kata Askar, tarif transportasi angkutan darat perkotaan yang langsung di bawah pemerintah daerah dijaga untuk tidak naik dengan memberikan subsidi transportasi melalui APBD.

Kedua, gerakan tanam pangan cepat yang cukup efektif untuk mengurangi kelangkaan pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya secara mandiri.

Baca Juga :  Komisi IX DPR RI Terima Aduan Pengurus Perkumpulan Mantan Karyawan  PT Vico Indonesia

Ketiga, efek musiman dari melandainya harga pangan terutama komoditas cabai. Askar mencatat, dari simulasi data enam tahun terakhir, periode Septembr-Oktober selalu menunjukkan adanya penurunan harga hortikultura seperti cabai dan bawang. Situasi itu pun tergambar pada perkembangan inflasi yang tejadi di Oktober di mana cabai menyumbang deflasi.

“Yang harus diwaspadai ke depan soal indeks harga produsen, sedangkan tren harga barang di level produsen masih cenderung ditahan dan belum dilepaskan sesuai keekonomian kepada konsumen. Langkah itu dilakukan mengingat daya beli masyarakat yang belum pulih seutuhnya.”pungkas Askar. (*dit)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Staf Ahli II Pimpin Rapat Evaluasi PB-PSWA dan Kerja Sama PT Linggau Bisa

Andi Ledi Lubuk Linggau

22 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H Wiwin Eka Saputra, memimpin rapat evaluasi rutin Perizinan Berusaha Pengusahaan Sarana Jasa Lingkungan Wisata Alam (PB-PSWA) tahun 2026 pada BUMD Lubuk Linggau di Op. Room Lantai 3 Pemkot Lubuk Linggau, Selasa (22/9/2026). Dalam rapat tersebut, HbWiwin …

Wako Ikuti Rakor Lintas Sektoral Penanganan Karhutla ‎

Andi Ledi Lubuk Linggau

22 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hjdayat menghadiri rakor lintas sektoral yang dilaksanakan Polres Lubuk Linggau dalam rangka pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Kota Lubuk Linggau. Selasa (22/9/2026). ‎ ‎Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Catur Erwin Setiawan dalam arahannya menekankan, bahwa kasus pembakaran lahan akan dilakukan pemeriksaan tidak hanya kepada pemilik lahan, melainkan juga …

40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

Sekda Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-25 Kota Lubuk Linggau

Andi Ledi Lubuk Linggau

17 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Sekretaris Daerah, H Trisko Defriyansa memimpin rapat persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Lubuk Linggau Tahun 2026, di Op Room Dayang Torek, Pemkot Lubuk Linggau, Kamis (17/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah awal untuk mematangkan berbagai persiapan rangkaian kegiatan HUT ke-25 Kota Lubuk Linggau …

KPK Didesak Klarifikasi Status Hukum Jaksa Syahrul

Dhio Justice Law

15 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk terbuka soal status hukum Jaksa Syahrul dalam perkara korupsi yang menjerat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Abdul Wahid. “Kami baru saja menyerahkan surat perihal Permintaan Klarifikasi dan Tindak Lanjut Hukum dalam Putusan Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Bjm. Surat ini juga kami tembuskan kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda …

x
x