Home » Nasional » daerah » Warga Perbatasan Serahkan Senjata Rakitan jenis Rira (Meriam) Kepada Satgas Pamtas Yonif 645/GTY

Warga Perbatasan Serahkan Senjata Rakitan jenis Rira (Meriam) Kepada Satgas Pamtas Yonif 645/GTY

dito 02 Jan 2023 76

NasionalPos.com,SANGGAU, KALBAR – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha menerima secara sukarela Senjata Rakitan jenis Rira (Meriam) dari warga perbatasan, bertempat di Dusun Guntembawang, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.

Demikian disampaikan Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gardatama Yudha, Letnan Kolonel Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) Gabma Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau. Senin, 2 Januari 2023.

Lebih lanjut diungkapkan Dansatgas bahwa kepemilikan senjata rakitan, munisi atau sesuatu bahan peledak secara illegal menyalahi aturan dan Undang-Undang khususnya yang telah diatur dalam Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api.

Dansatgas mengatakan, penyerahan Senjata Rakitan jenis Rira (Meriam) dari warga perbatasan ini secara kesadaran dan sukarela tanpa adanya unsur paksaan melainkan wujud bukti dari kedekatan anggota Satgas Pamtas dengan masyarakat perbatasan. Ujar Dansatgas

Sementara itu, Penyerahan Senjata Rakitan jenis Rira (Meriam) ini bermula ketika personil Pos Guntembawang dipimpin Praka Try Sutrisno beserta 1 (satu) orang anggota melaksanakan kegiatan Anjangsana ke daerah dusun Guntembawang dalam rangka untuk membantu warga dalam penyiapan kegiatan penyambutan malam tahun baru. Imbuhya

Baca Juga :  Pelaksanaan Vaksinasi PMK Terbukti Efektif

Setelah selesai membantu penyiapan acara untuk penyambutan malam tahun baru tersebut, anggota Pos Guntembawang singgah di rumah Bapak berinisial TG untuk minum dan istirahat sejenak sembari berbincang – bincang dengan Bapak TG dan menanyakan tentang tradisi kegiatan penyambutan Tahun baru di Dusun Guntembawang.

Dikatakan oleh bapak TG Setiap tahun tradisi di Dusun Guntembawang dalam penyambutan malam tahun baru seluruh warga akan berkumpul menjadi satu di lapangan dan gedung pertemuan untuk menyambut tahun baru secara bersama-sama kemudian saling bersalaman satu dengan yang lainnya, tutur Bapak TG.

Disela perbincangan berlangsung salah satu anggota Pos Guntembawang permisi kepada Bapak TG untuk ke kamar kecil dan melihat di pojok dapur terdapat sebuah benda terlihat seperti senjata rakitan. Sekembalinya dari kamar kecil anggota Pos Guntembawang bertanya terkait senjata rakitan tersebut kepada Bapak TG, kemudian Bapak TG pun menjelaskan bahwa senjata Rakitan tersebut dikampung dinamakan jenis rira (meriam) yang merupakan peninggalan keluarga Bapak TG dahulunya.

Baca Juga :  Muhammadiyah Kota Bandung Gelar Doa Bersama, Perkuat Harmoni dan Sinergi Membangun Bandung Utama

Setelah mendengarkan penjelasan dari bapak TG, selanjutnya anggota Pos Guntembawang memberikan penjelasan tentang bahayanya memiliki/menyimpan/mengunakan senjata rakitan/jenis rira (meriam) tersebut kepada Bapak TG.

Selanjutnya setelah diberi penjelasan, Bapak TG dengan kesadaran, ikhlas dan secara sukarela tanpa ada paksaan Bapak TG akhirnya menyerahkan senjata rakitan jenis rira (meriam) tersebut kepada anggota Pos Guntembawang.

“Kemudian anggota amankan senjata rakitan jenis rira (meriam) tersebut di pos guntembawang yang untuk selanjutnya akan diserahkan ke Pos koki Balai Karangan Satgas Pamtas Yonif 645/Gty sebagai barang bukti”tegasnya (*Red/Pen Satgas Pamtas Yonif 645/GTY)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

FKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal dan Pererat Silaturahmi

Suryana Korwil Jabar

16 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Pengurus Cabang Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kota Bandung menggelar kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi. Yang berlangsung di Aula Citra Bhakti Kodim 0618/Kota Bandung, Kamis (16/04/2026). Kegiatan tersebut di hadiri oleh Walikota Bandung, Komandan Kodim (Dandim) 0618/Kota Bandung beserta jajaran, Komandan Lanud Husein Sastranegara …

Plaza Haji Al Qosbah Hadirkan Sensasi Manasik Haji, Umrah, dan Naik Unta

Dewi Apriatin

16 Apr 2026

Plaza Haji Al Qosbah Hadirkan Sensasi Manasik Haji, Umrah, dan Naik Unta Kota Bandung// Destinasi wisata religi baru hadir di kawasan Gedebage, Kota Bandung. Plaza Haji Al Qosbah yang baru dibuka pada 1 Syawal 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Idulfitri lalu, kini mulai menarik perhatian masyarakat sebagai tempat manasik umrah yang terbuka untuk umum. General …

PSB Gelar Halal Bihalal Akbar, Perkuat Solidaritas Antaranggota di Bandung

Suryana Korwil Jabar

12 Apr 2026

Bandung, NasionalPos.com – Paguyuban Seaman Bikers (PSB) menggelar kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal Akbar bersama anggota serta komunitas pecinta otomotif, Minggu (12/4/2026). Acara berlangsung meriah di Mercury Hotels Bandung City Center, Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung. Kegiatan ini di hadiri oleh Wakil Ketua Umum PSB Aditya beserta jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta undangan dari berbagai …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

x
x