Home » Headline » Yayasan WINGS Peduli Distribusikan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi

Yayasan WINGS Peduli Distribusikan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi

dito 19 Nov 2024 75

NasionalPos.com, Nusa Tenggara Timur-  Yayasan WINGS Peduli mendistribusikan bantuan secara berkala kepada pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, sejak warga mengungsi pada 4 November 2024. Inisiatif ini merupakan upaya Yayasan WINGS Peduli mendukung pemerintah menangani dampak pasca-bencana serta merespon kebutuhan mendesak pengungsi di lapangan sebagai komitmen #WINGSPeduliKemanusiaan.

Berdasarkan laporan BNPB,  hingga 12 November atau 9 hari setelah erupsi terjadi, terdapat 8 titik pengungsian yang ditempati oleh lebih dari 13 ribu jiwa pengungsi. Selain itu, beberapa kelompok korban yang terdampak adalah 32 jiwa mengalami luka ringan, 31 jiwa mengalami luka berat, 3 jiwa masih dirawat, dan 9 jiwa meninggal dunia. Menurut laporan tim di lapangan, perempuan adalah kategori paling dominan yang berada di pengungsian, diikuti dengan anak-anak.

Menanggapi situasi ini, Yayasan WINGS Peduli bergerak cepat menggunakan jaringan distribusi Depo WINGS yang dekat dengan lokasi pengungsian serta berkoordinasi erat dengan kepala desa dan aparat setempat untuk memaksimalkan distribusi bantuan.

Baca Juga :  Ketua DPC PDIP Kabupaten Tegal, Berdendang Mengibur Kader Dan Simpatisan

Sheila Kansil, perwakilan Yayasan WINGS Peduli menyampaikan keprihatinan dan harapan bantuan dalam menekan risiko lanjutan yang dialami pengungsi. “Kami turut berduka atas bencana erupsi yang menimpa saudara-saudara kita di Lewotobi. Kami terus berkoordinasi dengan warga setempat untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu mencegah risiko lanjutan seperti kelaparan dan gangguan kesehatan yang mungkin terjadi pada pengungsi,” ungkapnya kepada wartawan, Senin, 18/11/2024 kemaren di desa Lewolaga.

Sejak awal, Yayasan WINGS Peduli telah menyalurkan berbagai bantuan kepada pengungsi, termasuk produk kebutuhan pokok seperti sabun mandi, sabun cuci, sikat gigi, pasta gigi, serta posko makanan hangat berupa mi instan. Bantuan Yayasan WINGS Peduli ini diharapkan dapat melengkapi kebutuhan fisik dan mental pengungsi, seperti posko medis dan taman ramah anak.

Baca Juga :  Mahfud Sebut Jual Beli Kasus Marak: Saya Punya Bukti

Florentinus Bewang, Kepala Desa Lewolaga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan WINGS Peduli atas bantuan yang diberikan. “Kami berterima kasih kepada Yayasan WINGS Peduli atas sumbangan dan inisiatif membuka posko makanan hangat bagi pengungsi, sehingga mereka memiliki menu tambahan selama mengungsi di sini,” ungkapnya.

Upaya Yayasan WINGS Peduli untuk hadir pertama kali di wilayah bencana melalui berbagai inisiatif bantuan dan kolaborasi merupakan komitmen #WINGSPeduliKemanusiaan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
22 Tahun Penantian Berakhir: UU Perlindungan PRT Disahkan, Negara Hadir untuk Pekerja Domestik

dito

23 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) menjadi tonggak historis dalam reformasi kebijakan ketenagakerjaan nasional. Setelah lebih dari dua dekade diperjuangkan, regulasi ini tidak hanya mencerminkan kemajuan legislasi, tetapi juga menjadi bentuk koreksi atas ketimpangan struktural yang selama ini menempatkan pekerja domestik dalam posisi rentan dan minim perlindungan. Secara empiris, urgensi kehadiran UU …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

Desa Kalibarumanis “Ketuk Pintu” DPRD, Kebun Plasma Lonsum Dipertanyakan: Hak Warga Mandek???

- Banyuwangi

22 Apr 2026

Banyuwangi,  Nasionalpos.com – Pemerintah Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, secara resmi mengajukan permohonan hearing kepada Ketua DPRD Banyuwangi terkait belum jelasnya realisasi kebun plasma oleh PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate). Rabu (22/4/2026). Permohonan tersebut tertuang dalam surat tertanggal 20 april 2026 yang ditandatangani Kepala Desa Kalibarumanis, H. Andrian Bayu Donata, S.H. Desa …

Panitia Musda Ke-III Resmi Buka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Bara

Admin Redaksi

21 Apr 2026

Pesisir Barat NASIONALPOS.com – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Ke- III DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Kabupaten Pesisir Barat untuk masa bakti 2026-20231 mendatang. Pengumuman ini disampaikan melalui konferensi pers yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat Lampung, pada Selasa 21 April 2026. Ketua …

Aspirasi Warga Banyuwangi Akan Disuarakan di Ibu Kota, Komunitas IWB Siapkan Massa

- Banyuwangi

20 Apr 2026

Banyuwangi ,Nasionalpos.com – Aspirasi warga Banyuwangi dipastikan akan bermuara ke ibu kota. Komunitas Info Warga Banyuwangi (IWB) menegaskan rencana aksi pada 26 April 2026 di Jakarta bukan sekadar wacana, melainkan langkah terukur yang telah melalui prosedur resmi. Pihak IWB menyebutkan, surat pemberitahuan aksi telah dilayangkan dan diterima oleh aparat, termasuk Polres Jakarta Selatan dan Polda …

Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

x
x