Home » Ekonomi » Bebaskan Pulau Sumbawa dari Rabies, Kementan Kukuhkan Kader Siaga Rabies

Bebaskan Pulau Sumbawa dari Rabies, Kementan Kukuhkan Kader Siaga Rabies

Admin Nasionalpos 10 Feb 2022 88

NasionalPos.com,Jakarta – Kementerian Pertanian RI (Kementan RI) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) mengukuhkan Kader Siaga Rabies (KASIRA) Tahun 2022 sebagai upaya akselerasi pembebasan Rabies berbasis partisipasi dan pemberdayaan masyarakat khususnya di Pulau Sumbawa (10/2/2022).

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah mengatakan, keberadaan Lembaga KASIRA tersebut diharapkan mampu meningkatkan sinergitas unsur puskeswan, puskesmas, dan instansi terkait dalam meningkatkan motivasi dan komitmen kader, serta mendorong implementasi konsep One Health. Harapannya strategi pengendalian rabies dapat dilaksanakan secara efektif, sebagai bentuk dukungan menuju “Nol kematian manusia akibat rabies pada tahun 2030”.

“Tahun ini kita kukuhkan Kader Siaga Rabies (KASIRA) Tahun 2022 sebagai upaya akselerasi pembebasan Rabies, khususnya di Pulau Sumbawa”, kata Nasrullah Ia jelaskan, idealnya KASIRA ada di setiap desa dan kecamatan. Sejak tahun 2021, Ditjen PKH Kementan telah membentuk KASIRA di 5 kabupaten/kota, di 5 kecamatan dengan masing-masing kecamatan terdiri dari 5 desa terpilih yang memiliki kasus rabies tertinggi di Pulau Sumbawa.

KASIRA merupakan lembaga non formal yang dibentuk di tiap desa dengan melibatkan peran aktif masyarakat lokal yang terdiri dari berbagai unsur yaitu: aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kader Posyandu dan pemburu yang memanfaatkan anjing untuk mendapatkan hewan buruannya. “KASIRA merupakan hasil adopsi dan replikasi program pembebasan Rabies di Kabupaten Sukabumi yang telah diinisiasi oleh LPPM IPB”, ungkap Nasrullah. “Saat ini kita modifikasi dan sesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah”, tambahnya.

Baca Juga :  Kementan Perkuat SDM Peternak Nasional Lewat Bimtek

Pengukuhan KASIRA nasional pada tahun ini dilaksanakan di Kota Mataran NTB pada hari Rabu, 9 Februari 2022 yang dihadiri oleh Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kepala Dinas yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan di 20 provinsi se- Indonesia.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Syamsul Ma’arif saat ditemui di lokasi acara mengatakan, pembentukan Kasira dimulai dengan sosialisasi, yang dilanjutkan dengan pembentukan kader dan bimbingan teknis bagi para kader. Sebagai bentuk apresiasi bagi para kepala daerah di Pulau Sumbawa atas terbentuknya Kasira di wilayahnya, maka pada hari ini dilaksanakan pengukuhan. Pembentukan KASIRA di 5 wilayah percontohan di Pulau Sumbawa ini dapat menjadi katalisator dikembangkannya KASIRA di wilayah lain. Peran aktif Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Kesehatan, Perguruan Tinggi dan kader sangat mempengaruhi keberlangsungan kelembagaan ini di masyarakat.

Ia berharap keberadaan KASIRA akan mampu mempercepat proses pelaporan kasus dan respon, meningkatkan cakupan vaksinasi anjing, memperluas penyebaran informasi, serta meningkatkan pengetahuan sikap dan praktik masyarakat dalam pemeliharaan Hewan Penular rabies (HPR) yang memenuhi kaidah kesejahteraan hewan, sehingga mensupport program pengendalian rabies.

Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), di tempat terpisah juga menyampaikan, Rabies bukanlah penyakit baru dalam sejarah perabadan manusia. Namun kasus Rabies ini bisa berdampak pada kematian manusia, bahkan juga berdampak terhadap perekonomian. Menurut laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2021, secara global, beban ekonomi akibat rabies yang diperantarai anjing diperkirakan mencapai US$ 8,6 miliar per tahun.

Baca Juga :  RUU Kerja Sama Pertahanan dengan Lima Negara Di Bahas Pemerintah Indonesia

Menurutnya, keterlibatan berbagai sektor melalui kolaborasi One Health terutama penyuluhan kepada masyarakat, tentang kesadaran dan kampanye vaksinasi, tidak melepasliarkan anjing peliharaan, serta pertolongan pertama kasus gigitan sangat penting sebagai upaya mengurangi kasus terkait penyakit rabies.

“Jika kasus gigitan anjing diduga rabies berkurang, maka kerugian ekonomi yang ditimbulkannya juga dapat ditekan”, kata Menteri SYL. “Hingga saat ini kita akan terus berupaya untuk membebaskan Indonesia dari penyakit Rabies”, pungkasnya.

Sementara Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pertanian khususnya Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan yang telah menjadikan Pulau Sumbawa sebagai pilot proyek pemberantasan rabies, melalui penguatan pemberdayaan masyarakat.

“Kejadian rabies mungkin dianggap sepele bagi sebagian orang. Namun sebenarnya hal ini dapat berdampak besar bagi sektor lain jika tidak ditangani dengan baik. Misalnya event internasional yang rencana akan diselenggarakan di NTB yaitu “MotorGP” di Mandalika dan “Motorcross” di Lombok Tengah “, kata Zulkieflimansyah.

Untuk itu, marilah kita saling bekerja sama untuk memberantas rabies dari Bumi Nusa Tenggara Barat”, pungkasnya. (*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
H-6 Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Terpantau Meningkat Menjelang Natal 2025

Dame.T

20 Des 2025

Jakarta,NasionalPos – Jelang libur Natal 2025, tepatnya H-6 pada 19 Desember 2025, Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat peningkatan volume lalu lintas di ruas tol Jabodetabek dan Jawa Barat. Lalu Lintas Jabodetabek Total kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek mencapai 218.138 unit, naik 3,33% dibanding hari normal 211.105 kendaraan. Lonjakan terjadi di empat gerbang tol utama: GT Cengkareng (arah Bandara Soekarno-Hatta): 87.150 kendaraan (+3,43%). GT …

Realisasi PNBP Sektor ESDM Capai Rp228 Triliun, Target 2025 Masih Bisa Tercapai

ardi

19 Des 2025

Jakarta,NasionalPos.com– Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM mencapai Rp228,05 triliun per 18 Desember 2025. Angka ini menegaskan sektor energi dan mineral tetap menjadi salah satu tulang punggung penerimaan negara. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, …

Launching Street Cikuray Food, Destinasi Baru Wisata Kuliner Kota Bandung

Suryana Korwil Jabar

12 Des 2025

BandunKotag, ARMediaNews.com – Pemerintah Kota Bandung meresmikan Street Cikuray Food, pusat kuliner baru yang di gadang-gadang menjadi ikon wisata kuliner di kawasan Lengkong, Peresmian di lakukan langsung oleh Walikota Bandung H. Muhammad Farhan bersama Kepala Dinas UMKM dan Koperasi Kota Bandung pada Jumat (12/12/2025). Di Jalan Cikuray, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong. Acara tersebut turut …

Diharapkan Pemprov DKI Jakarta Semakin Perkuat Kolaborasi dengan Semua pihak Dalam Berdayakan UMKM

dito

04 Des 2025

NasionalPos.com, Jakarta- Perkembangan sektor UMKM di Indonesia semakin melesat tinggi di seluruh Indonesia dan sektor ini dapat dikatakan menjadi pendorong ekonomi daerah. Secara khusus, Provinsi DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian di Indonesia memiliki sektor UMKM yang potensial, Hingga saat ini, sektor UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian di DKI Jakarta. Namun pengelolaan UMKM …

CFD Bareng BRI Bekasi Harapan Indah Banyak Promo Menarik

Iyut Ermawati - Karawang

21 Nov 2025

nasionalpos.com -Bekasi – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bekasi Harapan Indah (HI) memeriahkan ajang Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Stadion Chandrabraga, Kota Bekasi. Kegiatan dilaksanakan pada 16 November 2025. Pada CFD kali ini, BRI Bekasi HI memberikan banyak promo menarik. Mulai dari transaksi menggunakan BRImo sebanyak 3 kali bisa free spin …

Sebuah Usulan Solusi Eksistensi & Kesejahteraan Driver Ojol Di masa kini dan Mendatang

dito

15 Okt 2025

NasionalPos.com, Jakarta-Secara formal, hubungan antara driver dan perusahaan aplikator disebut sebagai kemitraan. Namun dalam praktiknya, kemitraan ini bersifat tidak setara. Aplikator memiliki kendali penuh melalui algoritma, sistem pembagian order, serta mekanisme insentif dan sanksi. Hal ini menyebabkan posisi tawar driver menjadi lemah, demikian di sampaikan Fernando Yohanes SH, MH kepada wartawan, Rabu, 15/10/2025 di Jakarta. …

x
x