Home » Ekonomi » Politisi PDI-Perjuangan Desak Menteri KKP Segera Respon Persoalan Nelayan di Daerah

Politisi PDI-Perjuangan Desak Menteri KKP Segera Respon Persoalan Nelayan di Daerah

dito 16 Jun 2022 133

NasionalPos.com, Jakarta- Anggota Komisi IV DPR RI Ono Surono menyoroti demo oleh para nelayan di beberapa kabupaten, khususnya di wilayah Jawa bagian utara seperti di Pati, Tegal dan Indramayu. Demo ini terkait dengan isu masalah Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), perikanan tangkap, dan Bahan Bakar Minyak (BBM). Ono pun meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan jajarannya untuk mendengarkan permasalahan mereka dan mengupayakan adanya gejolak di dalam masyarakat itu tidak sampai ke tingkat pusat.

“Mohon Pak Menteri  mengerahkan seluruh jajaran untuk turun ke Indramayu, ke Tegal, ke Pati, ya untuk yang mendengar lah permasalahan mereka sehingga mereka puas. Walaupun mereka tidak terpuaskan, misalnya paling tidak ada komunikasi. Sehingga mereka tidak demo ke istana lagi, demo ke KKP, ke ESDM, demo ke Pertamina. Cukup demonya di kabupaten/kota saja,” ujar Ono Surono dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan jajaran KKP di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis,16/6/2022.

Baca Juga :  Kompolnas: Kasus Dugaan Pemerasan oleh Pimpinan KPK Patut Ditangani Bareskrim Polri

Terkait PNBP, nelayan menolak penerapan tarif baru PNBP sebesar 10 persen bagi kapal tangkap ikan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 85 Tahun 2021. Tarif PNBP ini dikenakan untuk kapal penangkap ikan berukuran di atas 60 gross ton (GT) sebesar 10 persen dikalikan nilai penjualan ikan saat didarat. Kenaikan tarif ini menurut nelayan merupakan penindasan terhadap nelayan.

Kemudian, terkait permasalahan BBM terhadap nelayan sejak sepuluh tahun lalu, menurut Ono, ada lantaran tidak adanya dukungan regulasi yang jelas yang diberikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pertamina. “Jadi permasalahan BBM dari dulu, penilaian itu ya mohon maaf tidak ada sebenarnya supporting yang jelas dari Kementerian ESDM dan juga Pertamina,” pungkas politisi PDI-Perjuangan itu.

Saat ini harga jual BBM jenis solar industri mengalami kenaikan mencapai Rp17 ribu, nelayan pun meminta untuk memberlakukan harga BBM solar industri satu harga untuk seluruh wilayah pengelolaan perikanan bagi kapal penangkap ikan. “Sehingga walaupun saya tahu ini bukan kewenangan Pak Menteri. Tapi Pak Menteri, mohon dengan sangat untuk melakukan komunikasi dengan Kementerian ESDM dan juga dengan BPH Migas. Karena mereka yang mengatur terkait dengan hilir, terkait dengan distribusi BBM,” tuturnya.

Baca Juga :  Korupsi Masih Tinggi, Investasi Sulit Tumbuh

Di sisi lain sama halnya untuk nelayan kecil, terdapat regulasi mengenai stasiun pengisian bahan bakar nelayan atau Solar Pack Dealer Nelayan (SPDN) dengan persyaratan setiap harinya bisa menyerap 5000 liter. Sementara untuk sentra nelayan kecil, hanya butuh seribu, sehingga tidak mungkin dibangun SPDN.

“Kenapa sih tidak dibuat kebijakan untuk membuat pertashop khusus nelayan? Seharusnya bisa, sehingga nelayan yang kecil ini tidak membeli di SPBU yang prosedurnya juga rumit, harus ada kartu yang nggak ada kartu ditangkap polisi. Nah sehingga terkait dengan BBM, saya mohon sekali lagi, Pak Menteri bisa komunikasi dengan Kementerian ESDM dan Pertamina,” pungkas legislator PDI-Perjuangan dari dapil Jawa Barat VIII itu.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

JDIH Kabupaten Pesisir Selatan Hadirkan Inovasi Layanan Hukum Digital untuk Wujudkan Pemerintahan Transparan

Primadoni,SH

04 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah terus memperkuat pelayanan informasi hukum kepada masyarakat dengan menghadirkan inovasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Layanan berbasis digital ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses cepat, akurat, dan terpercaya terhadap berbagai dokumen hukum resmi tanpa dipungut …

Viviannne Vernetta Wangsa Memukau Panggung Awarding Banyuwangi Ethno Carnival, Suara Emas Generasi Muda Gaungkan Pesona Budaya Blambangan

- Banyuwangi

03 Agu 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM  – Penampilan penyanyi muda berbakat Viviannne Vernetta Wangsa menjadi salah satu sajian paling memikat dalam malam Awarding Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026. Dengan membawakan lagu legendaris Banyuwangi “Grajagan Banyuwangi”, Viviannne sukses mencuri perhatian para tamu undangan, pegiat seni, pelaku budaya, serta masyarakat yang memadati lokasi acara. Di bawah sorotan lampu panggung, Viviannne tampil …

A.DARWIN R. RANRENG SH,MH : DUA LEMBAGA NEGARA BERSENGKETA ATAS TANAH YANG BUKAN MILIK MEREKA, TAPI TANAH ITU MILIK WARGA NEGARA YANG TIDAK PERNAH MENJUALNYA

dito

02 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Terkait sengketa tanah di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yang sedang diperebutkan antara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI dan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan tersebut.   Kepada wartawan yang menghubungi, Minggu, 2 Agustus 2026 di Makassar, Andi Darwin R. Ranreng SH, MH, selaku Kuasa Hukum dari Hj. Magdalena Demunic / …

x
x