Home » Headline » Skywalk Lebak Bulus dan Kebayoran Lama Ditinjau Gubernur Anies

Skywalk Lebak Bulus dan Kebayoran Lama Ditinjau Gubernur Anies

dito 12 Okt 2022 133

NasionalPos.com, Jakarta– Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau jembatan layang penyeberangan orang (skywalk) Lebak Bulus dan Kebayoran Lama. Skywalk ini berperan mendukung integrasi antarmoda transportasi, khususnya di kawasan berorientasi transit (TOD).

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Anies juga didampingi Dirut MRT Jakarta, Mohamad Aprindy. Gubernur Anies menyebut, keberadaan skywalk akan membuat keterjangkauan konektivitas, sehingga akan mempermudah warga mengakses transportasi umum dan fasilitas di sekitarnya.

“Pagi hari ini kita bersyukur bisa sama-sama menyaksikan proses penuntasan dari skywalk yang dibangun antara stasiun Lebak Bulus dengan Point Square. Jadi ini contoh konektivitas itu dituntaskan untuk memudahkan bagi warga Jakarta di dalam berkegiatan mobilitas. Harapannya ini akan bisa diikuti oleh berbagai tempat yang lain,” ujar Gubernur Anies dalam sambutannya, Selasa 11/10/2022.

Baca Juga :  Komnas HAM Ungkap Banyak Perusahaan Tak Liburkan Karyawan Saat Pemilu

Gubernur Anies juga mengucapkan apresiasi kepada private sector yang telah berkolaborasi untuk membangun konektivitas warga ke transportasi umum. Gubernur Anies berharap skywalk nantinya dapat memudahkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Secara khusus terima kasih pada Intiland Grup, yang menjadi partner dalam proses pembangunan ini, yang manfaatnya akan dirasakan oleh warga secara umum. Dan ini bagian dari kontribusi balik private sector untuk masyarakat Jakarta atas manfaat yang didapat dari kota ini, kami sangat mengapresiasi,” terangnya

Baca Juga :  Dikuti lebih 200 Peserta, Indonesia Gymnaestrada Pertama Sukses Di gelar

Lebih lanjut, Gubernur Anies mengatakan bahwa Skywalk ini bukan sekadar menjadi fasilitas penghubung transportasi umum dengan fasilitas lainnya, melainkan sebagai ruang yang menyetarakan dan membawa suasana persatuan, kemudian skywalk ini didukung dengan kawasan simpang temu yang merupakan project di beberapa lokasi. Penataannya dirancang untuk menjadi ruang yang menyetarakan, yang mempersatukan, yang membuat perasaan kebersamaan.

“Jadi kami garis bawahi pentingnya memandang transportasi umum bukan sekadar memindahkan badan, tetapi sebagai instrumen yang membangun perasaan kebersamaan dan persatuan di masyarakat,” pungkasnya.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

x
x