Home » Headline » Memecah Kebuntuan Pencapresan PDI-P, Megawati SP Turun Gunung, jadi Capres Alternatif PDI-P?

Memecah Kebuntuan Pencapresan PDI-P, Megawati SP Turun Gunung, jadi Capres Alternatif PDI-P?

dito 07 Jan 2023 89

NasionalPos.com, Jakarta- Ribut-ribut soal pemilihan presiden 2024 mendatang, kali ini sekumpulan anak muda dari berbagai kalangan berhimpun dalam suatu perkumpulan yang mengatasnamakan diri Perhimpunan Orang Merdeka, bertempat di Kopi Politik Cafe, lantai 2, Jalan Pakubuwono VI nomor 26 AF Kebayoran Baru, DKI Jakarta, Sabtu, 7/1/2023  mereka menggelar diskusi politik mengenai bagaimana konstelasi Pemilihan Presiden 2024 mendatang, Kegiatan diskusi ini bertemakan Golden Tiket Capres PDI-P: Mega “Turun Gunung”?.

Dalam acara diskusi yang dipandu oleh Suwiryo, dihadiri narasumber, yakni

  1. Eriko Sotarduga, Ketua DPP PDI Perjuangan.
  2. Effendi Choirie, Ketua DPP Partai Nasdem.
  3. Achmad Baidowi, Ketua DPP PPP.
  4. Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia.
  5. Budi Adiputro, Co-Founder Total Politik.

Diskusi yang berlangsung dinamis ini, menjadi semakin semarak, tatkala Budi Adiputro Co-Founder Total Politik melontarkan gagasan tentang sosok Megawati SP Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan yang dapat menjadi seorang capres Alternatif dari PDI-Perjuangan untuk memecah kebuntuan pencapresan di tubuh PDI-Perjuangan yang saat ini terjadi fenomena munculnya faksi yakni Faksi Puan dan Faksi Ganjar Pranowo, keduanya adalah kader tulen PDI-Perjuangan yang masing-masing memiliki basis massa dukungan di internal Partai Berlambang Banteng ini.

“Ya, menurut pengamatan saya, saat ini PDI-Perjuangan rentan terjadinya persaingan antar kader, yang bisa berakibat terganggunya soliditas di internal Partai, karena itu untuk meredam dan bahkan mencegah terjadinya persaingan antar kader untuk memperebutkan kursi capres, serta untuk menyelamatkan PDI-P dari kerentanan konflik, maka saya kira sangat layak jika Ibu Megawati SP turun gunung menjadi Capres alternatif yang diusung PDI-Perjuangan, toh dibanyak negara, realitasnya beberapa negara dipimpin oleh seorang Presiden berusia lebih dari 70-an tahun, misalnya Amerika Serikat, Rusia, Malaysia dan juga Cina”ucap Budi .

Baca Juga :  Persiapan Pengamanan Pilkada 2024 di Jawa Timur, Polresta Banyuwangi Ikuti TOT Mantap Praja Semeru 2024

Sontak saja, pernyataan Budi tersebut, mendapatkan tanggapan serius dari Effendi Choirie, Ketua DPP Partai Nasdem, yang mengatakan bahwa alam demokrasi di Indonesia berbeda dengan negara-negara lain, Indonesia memiliki ciri khas demokrasi yang memiliki corak maupun karakter berbeda dengan negara lain, perbendaan itu nampak antara lain, bahwa saat ini Indonesia sedang terjadi fenomena politik yang memunculkan adanya tokoh-tokoh politik berusia muda, tentunya suasana itu menunjukkan bahwa proses tongkat estafet kepemimpinan itu berlangsung sesuai tuntutan perkembangan peradaban yang memberikan ruang dan peluang bagi para pemimpin berusia muda.

“Menurut saya, Ibu Megawati SP itu lebih pantas ditempatkan pada posisi yang lebih tinggi maupun lebih sangat terhormat daripada seorang capres, beliau itu seorang negarawan, yang bisa juga disebut sebagai King Maker, dan itu sudah beliau buktikan disaat beliau menunjukkan Pak Jokowi sebagai capres, sehingga semestinya di Pilpres 2024 mendatang, posisi IBu Megawati seperti di Pilpres 2014 dan di Pilpres 2019, memberikan kesempatan kepada kader PDIP untuk dicapreskan, saya yakin PDIP masih banyak kader muda yang layak untuk diusung sebagai capres”tukas Gus Choi, panggilan akrab Effendi Choirie.

Baca Juga :  Perlu Penyesuaian Restribusi Lokbin & Loksem

Sementara itu, menanggapi gagasan yang dilontarkan Budi Adiputro, Co-Founder Total Politik, tentang memuculkan sosok Megawati SP sebagai capres untuk memecah kebuntuan pencapresan di tubuh PDI-Perjuangan, Eriko Sotarduga, Ketua DPP PDI Perjuangan mengatakan bahwa siapapun sah-sah saja untuk melontarkan gagasannya, dan sudah sepatutnya gagasan itu diterima, serta dihormati, namun permasalahannya bicara pencapresan di internal PDI-Perjuangan, seluruh anggota, kader dan pengurus dari mulai tingkat RT/RW sampai tingkat Pusat sudah menyerahkan pencapresan itu ke Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan.

“Ya, Saya kira usulan itu masuk akal, akan tetapi oleh karena urusan pencapresan itu sudah diserahkan ke Ibu Megawati SP, maka beliau memiliki hak preogratif untuk menentukan capres yang diusung oleh PDI-Perjuangan, termasuk mengenai apakah beliau mau atau tidak dicalonkan sebagai capres, atau apakah beliau mau mencalonkan diri sebagai capres, itu adalah hak beliau, kami sebagai kader memiliki prinsip Banteng tegak lurus terhadap apapun yang menjadi kebijakan Ibu Megawati Soekarnoputri, tunggu sajalah keputusan dari beliau, sabar.”tandas Eriko Sutarduga. (*dit)

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Sambut HUT Kemerdekaan RI, Satpas SIM Tegal Tunjukkan Wajah Pelayanan Polri yang Humanis

- Banyuwangi

11 Agu 2026

TEGAL, NASIONALPOS.COM – Momentum menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi dorongan bagi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Tegal untuk terus berbenah. Bukan sekadar menyelesaikan urusan administrasi, pelayanan di Satpas SIM Tegal diarahkan untuk menghadirkan wajah pelayanan publik yang humanis, profesional, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, Selasa (11/08/2026). Senyum, keramahan, …

PGRI Lubuk Linggau Bahas Perlindungan dan Profesionalisme Guru

Andi Ledi Lubuk Linggau

11 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat diwakili Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Achmad Hasian Ritonga, membuka Serasehan Pengurus PGRI Kota Lubuk Linggau bersama pemangku kepentingan pendidikan di Gedung Guru, Kelurahan Senalang, Selasa (11/8/2026). Kegiatan mengusung tema “Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Upaya Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Lubuk Linggau JUARA.” …

x
x