Home » Headline » Langkah Terobosan Kinerja 100 Hari PJ Gubernur Heru Budi Hartono, Bisa Jadi Modal Benahi & Bangun Jakarta

Langkah Terobosan Kinerja 100 Hari PJ Gubernur Heru Budi Hartono, Bisa Jadi Modal Benahi & Bangun Jakarta

dito 23 Jan 2023 62

NasionalPos.com, Jakarta- Ada catatan positif terhadap 100 hari kinerja Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang patut di apresiasi, diantaranya adalah penanganan banjir. Selain menggerakkan kembali normalisasi sungai, peringatan dini terkait cuaca dan potensi banjir, kemudian juga penanggulangan kemacetan lalu lintas, serta pembenahan tata ruang, demikian disampaikan Dedy Iskandar SE, MH Ketua Matra Jakarta kepada awak media, Senin, 23 Januari 2023 di Jakarta.

“Bukan hanya itu, ada juga kinerja beliau, yang sangat dirasakan warga Jakarta, yakni adanya akselerasi dalam pembangunan sodetan BKT, LRT maupun MRT hingga persiapan pembangunan Giant Sea Wall yang semakin diprioritaskan pasca semakin  kritisnya pemukiman tepi pantai akibat meningginya air laut”ungkap Dedy Iskandar SE, MH.

Kemudian, lanjut Dedy, semua itu dapat dilakukan sebab adanya kemampuannya dalam membangun komunikasi dengan Pemerintah Pusat dalam penanganan masalah banjir dan kemacetan, terutama beberapa kementerian terkait, semisal PU PR, ATR/BPN, BUMN dan Perhubungan, serta juga kemampuan beliau membangun komunikasi dengan DPRD DKI Jakarta yang lebih harmonis, sinergis dan komunikatif, sehingga berbagai permasalahan dalam perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan maupun kebijakan dapat segera dieksekusi dengan penanganan yang tepat dan pengawasan yang lebih efektif, dibukanya kran komunikasi maupun informasi dari dan untuk warga Jakarta juga  lebih transparan dan juga efektif.

Baca Juga :  Di Musrenbang Jakarta Selatan 2024, Pj Gubernur Heru Tekankan Urban Tourism dan Sentra Ekonomi Kreatif

“Pj Gubernur telah membuat berbagai terobosan untuk menjawab sejumlah masalah penting di ibu kota, nampaknya sudah sejak awal kepemimpinannya, beliau telah memetakan tiga prioritas, yaitu penanganan banjir, perbaikan layanan transportasi dan antisipasi perlambatan ekonomi tahun ini.”tukas Dedy.

Menurut Dedy, beliau telah tampil sebagai pemimpin yang humanis saat menghadapi sejumlah komponen masyarakat dengan beragam kepentingan di Jakarta. Hal ini terbukti dari kembali bersatunya sejumlah kelompok masyarakat lokal di Jakarta, kerukunan antar umat beragama yang kian prospektif, hingga komitmen sejumlah elemen masyarakat dana kelompok kategorial yang ingin berlomba-lomba berkontribusi secara positif di Jakarta, tidak hanya itu, sejumlah terobosan beliau yang patut diapresiasi dan didukung seperti membuka lagi pos pengaduan langsung, turun langsung ke lokasi (blusukan), menggalakan kembali Jumat menanam, inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor pemerintah seperti Kelurahan, Kecamatan, SKPD dan lainnya.

Baca Juga :  Polisi Serius Usut Kasus Denny Siregar

“Keterbatasan wewenangnya sebagai Penjabat Gubernur yang tidak dipilih oleh warga Jakarta secara langsung, tak membuatnya enggan untuk membangun inisiatif, tapi justru melalui keluwesan maupun ketegasan dalam membangun komunikasi dengan pusat dan sejumlah pihak, sehingga dapat menciptakan Langkah terobosan yang bisa menjadi modal kuat bagi membenahi Jakarta untuk lebih optimis melihat masa depan dan mempersiapkan diri menjadi kota dunia.”pungkas Dedy Iskandar SE, MH. (*dit)

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

DPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …

Partai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

x
x