- Top NewsSekda Buka Sosialisasi Manfaat Program BPJS ketenagakerjaan Bagi Koperasi Merah Putih
- Top NewsStaf Ahli I Hadiri Haflatut Tasyakur Wal Ikhtitam Ponpes Ittihadul Ulum Kota Lubuk Linggau
- daerahDP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dalam Keluarga
- Top NewsKemenag Muratara-STAIS BS Tandatangani PKS Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
- Top NewsSekda Hadiri Pelantikan Pengurus PGRI Cabang Kecamatan dan Cabang Khusus Kota Lubuk Linggau * Masa Bakti 2026-2030

Indikasi Perang Intelejen Asing Jelang Pilpres 2024, Harus Diwaspadai
Nasionalpos.com, Jakarta, Pada 2014 silam kedua negara AS dan RRC mendukung Capres yang sama, yaitu Joko Widodo, Incumbent Gubernur DKI Jakarta, akan tetapi Konstelasi politik jelang Pilleg/Pilpres Indonesia 2024 sudah jauh sekali (signifikan) berubah drastis, demikian dikatakan Setyoko Pengamat Politik kepada nasionalpos.com
“Kini, menghadapi perhelatan Pilpres Indonesia 2024 yang satu tahun ke depan — sepertinya sulit dibuktikan, namun dapat dirasakan adanya indikasi perang intelijen AS versus RRC tersebut.” Ungkap Setyoko
Menurut Setyoko, AS dan RRC dinilai punya kepentingan dalam Pilpres Indonesia 2024, dirinya menduga 2 negara ini punya kepentingan dan agenda besar menjadikan Indonesia sebagai mitra strategis mereka. AS maupun RRC pasti butuh Indonesia. Itu wajar, karena Indonesia memiliki sumber kekayaan alam yang sangat melimpah.
Lebih lanjut Setyoko mengatakan Jadi, wajar AS dan RRC punya kepentingan di setiap Pilpres Indonesia, kita bisa lihat 2 periode Presiden Joko Widodo berkuasa, bagaimana dekatnya Indonesia dengan RRC, sementara pada saat yang sama AS belum tentu enjoy/happy melihat kedekatan RI — RRC. AS bahkan menginginkan RI jauhi RRC, dekati Israel. Pada saat kampanye Pilpres 2024 mendatang yang akan berlangsung selama 75 hari mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, dipastikan akan banyak pendapat yang mengatakan akan terjadi perang intelijen dalam Pilpres Indonesia 2024.
“Beberapa pendapat dari berbagai pihak, mengkhawatirkan tentang kemungkinan keterlibatan badan-badan intelijen, baik itu badan intelijen dalam negeri maupun intervensi badan intelijen asing.”ucap Setyoko kepada NasionalPos.com, Rabu, 15/2/2023 di Jakarta.
Setyoko juga mengungkapkan bahwa Yang lebih menggetarkan lagi kata sejumlah pengamat politik/intelijen, ada intelijen asing yang turun tangan dan atau jemput bola ke Indonesia, kabarnya kekuatan-kekuatan asing tersebut, diduga mencoba menarik BIN, TNI, dan Polri untuk mendukung Paslon tertentu. 2024 adalah tahun politik, selain berlangsung Pilpres Indonesia adalah agenda penyelenggaraan terpenting di Indonesia, setelah Pilleg DPR/DPD RI. Kedua agenda tersebut adalah bagian dari implementasi sistem demokrasi yang dianut negara Indonesia.
“Ihwal penyelenggaraan Pilleg biasanya tak diributkan soal keterlibatan intelijen, namun pada event Pilpres Indonesia 2024 justru kemungkinan perang intelijen asing disebut-sebut lebih riuh terlibat. Banyak yang kemudian menyederhanakan dan atau berspekulasi keterlibatan intelijen baik sebagai organisasi maupun pribadi/personal.” tukas Setyoko.
Tentunya, imbuh Setyoko, sangat disayangkan sesungguhnya menyebut intelijen demikian entengnya, padahal Intelijen bisa didefinisikan, yaitu: a. Intelijen Sebagai Pengetahuan; b. Intelijen Sebagai Kegiatan; c. Intelijen Sebagai Organisasi; Penggunaan ilmu intelijen seperti pembentukan opini, negative campaign memang nampaknya telah digunakan, namun penggunaan black campaign nampaknya belum terlihat. Akan tetapi, dinilai masih dalam tahap yang wajar–bukan sebagai sebuah hasil operasi intelijen dalam lingkup besar yang terencana dengan apik/matang.
Contoh operasi intelijen yang sukses adalah pola pemenangan Capres Donald Trumph oleh pihak Telik Sandi Rusia pada perhelatan Pilpres AS akhir 2016 silam, yang mana disinyalir kuat bahwa Markas Besar Partai Demokrat, dan E-Mail dari Capres Partai Demokrat Hillary Clinton itu diintersepsi/disadap oleh agen-agen intelijen Rusia.
“Jadi, soal kemungkinan adanya monitoring serta ikhtiar mempengaruhi dari pihak telik sandi asing sangat memungkinkan terjadi pada perhelatan Pilpres Indonesia 2024 mendatang. Hal ini yang sangat mendesak untuk diwaspadai agar agen-agen telik sandi Indonesia dan elite politik Indonesia tidak sampai terbina (tergalang) dan membocorkan rahasia NKRI kepada kekuatan-kekuatan asing tersebut.”ucap Setyoko.
Setyoko juga mengingatkan agar semua ikhtiar infiltrasi dan atau penetrasi pihak telik sandi asing jelas sangat terkait dengan kepentingan nasional (national interest) negaranya masing-masing. Pada prinsipnya aktivitas sebuah kantor perwakilan diplomatik atau Kedubes asing selain mewakili sebuah negara, juga melakukan aktivitas apa yang biasa disebut dalam bahasa intelijen sebagai Pulin, Puldat, dan atau Pulbaket. Intinya, Kedubes asing itu adalah sebuah intelligence station.
Maka dari itu, lanjut Setyoko, yang lebih mendesak kini bagi para bakal capres-cawapres sebaiknya harus ekstra hati-hati dengan adanya bisikan dan atau masukan yang nampaknya baik–tetapi kemudian justru menyesatkan atau menimbulkan polemik yang merugikan citranya sebagai Paslon Pilpres 2024 mendatang.
Awalnya nampak baik-baik saja, tapi justru mengarahkan dan atau mendorong seseorang (capres atau cawapres) tercebur dalam perangkap, kejeblos dalam lubang got. Sangat mendesak, selain waspada perlu aksi kontra-intelijen–mendatang prioritaskan pengamanan pribadi, pengamanan informasi, pengamanan alutsistel, pengamanan aktivitas, dll, agar masing-masing Paslon terhindar dari unsur-unsur pendadakan strategis.
“Pendadakan strategis di sini tentunya bersifat multi dimensi, bukan sekedar kepentingan politik elektoral sebetulnya. Lebih dari itu, ideologi, ekonomi, budaya, dan banyak aspek lainnya, karena itu sebaiknya bacapres, parpol, masyarakat dan bahkan Badan Intelijen Negara agar lebih mewaspadai adanya indikasi perang intelejen asing yang bisa berimplikasi menggerogoti kedaulatan NKRI “pungkas Setyoko.
dito
15 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya. Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …
dito
14 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat. Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …
dito
12 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini, Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …
Dhio Justice Law
12 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …
Dhio Justice Law
11 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …
Suryana Korwil Jabar
10 Jun 2026
Bandung, NasionalPos – Panglima Kodam III/Siliwangi, Kosasih, menghadiri sekaligus mengukuhkan kepengurusan Pencak Silat TNI Kodam III/Siliwangi dalam sebuah acara yang digelar di Lapangan Serka Edi, Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat TNI, unsur Forkopimda, tokoh pencak silat, serta tamu undangan lainnya. Pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat eksistensi pencak silat sebagai …
21 Nov 2024 1.967 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.563 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.409 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.355 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.321 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.285 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.177 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.