Home » Headline » Indikasi Perang Intelejen Asing Jelang Pilpres 2024, Harus Diwaspadai

Indikasi Perang Intelejen Asing Jelang Pilpres 2024, Harus Diwaspadai

dito 15 Feb 2023 177

Nasionalpos.com, Jakarta, Pada 2014 silam kedua negara AS dan RRC mendukung Capres yang sama, yaitu Joko Widodo, Incumbent Gubernur DKI Jakarta, akan tetapi Konstelasi politik jelang Pilleg/Pilpres Indonesia 2024 sudah jauh sekali (signifikan) berubah drastis, demikian dikatakan Setyoko Pengamat Politik kepada nasionalpos.com

“Kini, menghadapi perhelatan Pilpres Indonesia 2024 yang satu tahun ke depan — sepertinya sulit dibuktikan, namun dapat dirasakan adanya indikasi perang intelijen AS versus RRC tersebut.” Ungkap Setyoko

Menurut Setyoko, AS dan RRC dinilai punya kepentingan dalam Pilpres Indonesia 2024, dirinya menduga 2 negara ini punya kepentingan dan agenda besar menjadikan Indonesia sebagai mitra strategis mereka. AS maupun RRC pasti butuh Indonesia. Itu wajar, karena Indonesia memiliki sumber kekayaan alam yang sangat melimpah.

Lebih lanjut Setyoko mengatakan Jadi, wajar AS dan RRC punya kepentingan di setiap Pilpres Indonesia, kita bisa lihat 2 periode Presiden Joko Widodo berkuasa, bagaimana dekatnya Indonesia dengan RRC, sementara pada saat yang sama AS belum tentu enjoy/happy melihat kedekatan RI — RRC. AS bahkan menginginkan RI jauhi RRC, dekati Israel. Pada saat kampanye Pilpres 2024 mendatang yang akan berlangsung selama 75 hari mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, dipastikan akan banyak pendapat yang mengatakan akan terjadi perang intelijen dalam Pilpres Indonesia 2024.

“Beberapa pendapat dari berbagai pihak, mengkhawatirkan tentang kemungkinan keterlibatan badan-badan intelijen, baik itu badan intelijen dalam negeri maupun intervensi badan intelijen asing.”ucap Setyoko kepada NasionalPos.com, Rabu, 15/2/2023 di Jakarta.

Setyoko juga mengungkapkan bahwa Yang lebih menggetarkan lagi kata sejumlah pengamat politik/intelijen, ada intelijen asing yang turun tangan dan atau jemput bola ke Indonesia, kabarnya kekuatan-kekuatan asing tersebut, diduga mencoba menarik BIN, TNI, dan Polri untuk mendukung Paslon tertentu. 2024 adalah tahun politik, selain berlangsung Pilpres Indonesia adalah agenda penyelenggaraan terpenting di Indonesia, setelah Pilleg DPR/DPD RI. Kedua agenda tersebut adalah bagian dari implementasi sistem demokrasi yang dianut negara Indonesia.

Baca Juga :  Lebaran Betawi di Agro Cilangkap Berlangsung Meriah

“Ihwal penyelenggaraan Pilleg biasanya tak diributkan soal keterlibatan intelijen, namun pada event Pilpres Indonesia 2024 justru kemungkinan perang intelijen asing disebut-sebut lebih riuh terlibat. Banyak yang kemudian menyederhanakan dan atau berspekulasi keterlibatan intelijen baik sebagai organisasi maupun pribadi/personal.” tukas Setyoko.

Tentunya, imbuh Setyoko, sangat disayangkan sesungguhnya menyebut intelijen demikian entengnya, padahal Intelijen bisa didefinisikan, yaitu: a. Intelijen Sebagai Pengetahuan; b. Intelijen Sebagai Kegiatan; c. Intelijen Sebagai Organisasi; Penggunaan ilmu intelijen seperti pembentukan opini, negative campaign memang nampaknya telah digunakan, namun penggunaan black campaign nampaknya belum terlihat. Akan tetapi, dinilai masih dalam tahap yang wajar–bukan sebagai sebuah hasil operasi intelijen dalam lingkup besar yang terencana dengan apik/matang.

Contoh operasi intelijen yang sukses adalah pola pemenangan Capres Donald Trumph oleh pihak Telik Sandi Rusia pada perhelatan Pilpres AS akhir 2016 silam, yang mana disinyalir kuat bahwa Markas Besar Partai Demokrat, dan E-Mail dari Capres Partai Demokrat Hillary Clinton itu diintersepsi/disadap oleh agen-agen intelijen Rusia.

“Jadi, soal kemungkinan adanya monitoring serta ikhtiar mempengaruhi dari pihak telik sandi asing sangat memungkinkan terjadi pada perhelatan Pilpres Indonesia 2024 mendatang. Hal ini yang sangat mendesak untuk diwaspadai agar agen-agen telik sandi Indonesia dan elite politik Indonesia tidak sampai terbina (tergalang) dan membocorkan rahasia NKRI kepada kekuatan-kekuatan asing tersebut.”ucap Setyoko.

Baca Juga :  Ada Parpol Mau Gabung Koalisi Perubahan, Dengan Syarat Ketumnya Jadi Cawapres Anies

Setyoko juga mengingatkan agar semua ikhtiar infiltrasi dan atau penetrasi pihak telik sandi asing jelas sangat terkait dengan kepentingan nasional (national interest) negaranya masing-masing. Pada prinsipnya aktivitas sebuah kantor perwakilan diplomatik atau Kedubes asing selain mewakili sebuah negara, juga melakukan aktivitas apa yang biasa disebut dalam bahasa intelijen sebagai Pulin, Puldat, dan atau Pulbaket. Intinya, Kedubes asing itu adalah sebuah intelligence station.

Maka dari itu, lanjut Setyoko, yang lebih mendesak kini bagi para bakal capres-cawapres sebaiknya harus ekstra hati-hati dengan adanya bisikan dan atau masukan yang nampaknya baik–tetapi kemudian justru menyesatkan atau menimbulkan polemik yang merugikan citranya sebagai Paslon Pilpres 2024 mendatang.

Awalnya nampak baik-baik saja, tapi justru mengarahkan dan atau mendorong seseorang (capres atau cawapres) tercebur dalam perangkap, kejeblos dalam lubang got. Sangat mendesak, selain waspada perlu aksi kontra-intelijen–mendatang prioritaskan pengamanan pribadi, pengamanan informasi, pengamanan alutsistel, pengamanan aktivitas, dll, agar masing-masing Paslon terhindar dari unsur-unsur pendadakan strategis.

“Pendadakan strategis di sini tentunya bersifat multi dimensi, bukan sekedar kepentingan politik elektoral sebetulnya. Lebih dari itu, ideologi, ekonomi, budaya, dan banyak aspek lainnya, karena itu sebaiknya bacapres, parpol, masyarakat dan bahkan Badan Intelijen Negara agar lebih mewaspadai adanya indikasi perang intelejen asing yang bisa berimplikasi menggerogoti kedaulatan NKRI “pungkas Setyoko.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Semakin humanis satpas sim tegal hadir layani masyarakat dengan ramah dan profesionalisme,membuat rakyat merasa terlayani dan di hargai

Indri Kalteng

11 Okt 2026

  Tegal- Nasionalpos.comPelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) di jajaran Polres Tegal terus mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Petugas memberikan pelayanan dengan ramah, santun, serta membantu pemohon memahami setiap tahapan proses penerbitan SIM agar berjalan tertib, mudah, dan transparan. Dalam pelaksanaannya, masyarakat yang datang untuk mengurus SIM mendapatkan arahan dari petugas mulai dari proses pendaftaran, …

Pelayanan humanis satpas SIM Salatiga, wujud nyata hadir melayani masyarakat dengan ramah dan profesionalisme

Indri Kalteng

08 Okt 2026

  Salatiga- Nasionalpos.com //Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Salatiga terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang humanis, ramah, transparan, dan profesional. Setiap pemohon SIM mendapatkan pelayanan dengan mengedepankan sikap santun serta memberikan informasi yang jelas mengenai seluruh tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi. Pelayanan humanis tersebut …

x
x