Home » Headline » Lahan Seluas 6,5 Hektare Bakal Dibebaskan Pemprov DKI Jakarta, Untuk Normalisasi Ciliwung

Lahan Seluas 6,5 Hektare Bakal Dibebaskan Pemprov DKI Jakarta, Untuk Normalisasi Ciliwung

dito 21 Feb 2023 89

NasionalPos.com, Jakarta– Diperoleh informasi yang menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau normalisasi Kali Ciliwung, Jakarta, pada Selasa 21/2/2023 pagi.

Dikesempatan itu Jokowi mengatakan, pengerjaaan normalisasi Kali Ciliwung ini masih sekitar 17 kilometer lagi. Normalisasi akan mengurangi potensi banjir di Jakarta. Ia menyebut, normalisasi Kali Ciliwung ini baru mulai dikerjakan kembali setelah sebelumnya berhenti cukup lama.

“Ini normalisasi Kali Ciliwung kira-kira tinggal 17 kilo (meter), kira-kira 17 kilo (meter). Setelah berhenti agak lama, ini akan segera kita mulai,” ujar Jokowi usai peninjauan di tengah guyuran hujan deras.

Ia menjelaskan, lahan di beberapa titik sudah dibebaskan, seperti di Rawajati sehingga bisa segera dimulai pelaksanaan konstruksi. Sementara di Pengadegan, proses pembayaran ganti rugi untuk pembebasan lahan baru akan mulai dilakukan pada esok hari.

Baca Juga :  Tanggapi Penangkapan Petani Sawit, Johan Rosihan Politisi PKS Sesalkan Terjadi Tindak Kekerasan

“Sehingga nanti titik-titik yang sudah dibebaskan langsung konstruksinya jalan,” tukas Presiden Jokowi.

Sementara itu, menanggapi saran dari Presdein Jokowi, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tanah Dinas SDA DKI Jakarta Roedito kepada awak media, mengatakan bahwa .tahun ini akan melakukan pembebasan lahan seluas 6,5 hektare (Ha) di empat kelurahan DKI Jakarta. Hal ini dilakukan untuk pembangunan normalisasi Ciliwung, demikian dikatakan

“Total ada 6,5 Ha. Ada empat kelurahan yaitu Kelurahan Cililitan 0,8 Ha, Kelurahan Rawajati 1,5 Ha, Kelurahan Cawang 2,25 Ha dan Kelurahan Kampung Melayu 1,95 Ha,” kata Roedito.

Kemudian, ia melanjutkan setelah pembebasan lahan dilakukan, ia akan membangun tanggul (sheetpile) dengan panjang trase sungai 4,6 kilometer (km).

Baca Juga :  Ratusan Ribu Bibit Tanaman Produktif, Bakal Didistribusikan oleh Dinas KPKP DKI Jakarta

Ia menjelaskan pembangunan tanggul tersebut ada di Kelurahan Kampung Melayu sepanjang 1,3 km, Rawajati 1 km, Cawang 1,8 km dan Cililitan 0,5 km. Alokasi (pembebasan lahan) pada dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) untuk tahun 2023 sekitar Rp 496 miliar.

Sementara, pada 2024, Pemprov DKI akan melanjutkan pembebasan lahan untuk pengerjaan normalisasi Ciliwung sepanjang 3,2 km yaitu Kelurahan Manggarai 1,5 km, Kelurahan Kebon Manggis 1,2 km dan Kelurahan Bukit Duri 0,5 km.

Namun, ia belum memperhitungkan luas bidang lahan yang akan dibebaskan beserta anggarannya.

“DPA untuk tahun 2024 belum (diproyeksikan),” pungkas Rodito

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

x
x