- HeadlineDewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf
- Top NewsBupati Garut Buka Rakar GTRA 2026 dan Kenalkan Skema Baru Redistribusi Lahan
- NasionalSorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her
- NasionalKomando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia
- daerahFKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal dan Pererat Silaturahmi

Memaknai Soft Landing Secara Obyektif & Kreatif, Negara Perlu Bentuk Team Independent Soft Landing
NasionalPos.com, Jakarta-Sesuai dengan prinsip yang selalu utamakan kepentingan mayoritas massa-Rakyat dan Bangsa, dalam memberikan opini pada kondisi memanasnya suhu politik saat ini, dirinya ingin menegaskan bahwa adalah kewajiban kita semua, termasuk Ilmuwan, Birokrasi, sebagai elemen Bangsa untuk tetap terikat pada prinsip dasar tersebut,
Tidak hanya itu, Jelang Pemilu dan Plipres 2024 mendatang, ditengarai munculnya terminologi “Soft Landing“yang menjadi salah satu tema populer dalam diskusi maupun dialog. Berbagai opini, prediksi atau dugaan atas berbagai peristiwa terkait Soft Landing juga mewarnai era kini, demikian disampaikan Dr. Kristiya Kartika, M.Si, M.Kom, Mantan Ketua Presidium GMNI dan juga mantan Ketua DPP KNPI kepada awak media, Kamis, 5 Mei 2023 di Jakarta
“Soft landing” yg kini kerap menjadi materi diskusi bisa dimaknakan dalam berbagai bentuk dan model, akan tetapi saya mencermati bahwa Soft landing yang kerap dimaksud akhir-akhir ini, cenderung banyak berdimensi sosial, politik, hukum dan ekonomi, yang mengabaikan nilai-nilai budaya/kultural.”ungkap Dr. Kristiya Kartika, M.Si, M.Kom mantan Vice President, Technical Consultancy Development Program for Asia and the Pacific (TCDPAP)
Secara positif, lanjut Dr. Kristiya Kartika, M.Si, M.Kom, dirinya lebih tertarik untuk berdiskusi tentang Soft Landing, meski tetap dikaitkan dengan akan berakhirnya masa kepemimpinan Presiden Jokowi, yang langsung terkait kepentingan Rakyat, Bangsa, Tanah Air dan Negara, yang juga secara obyektif, setelah pemerintahan ini berakhir pada 2024 nanti, ada berbagai persoalan yang harus disiapkan penyelesaiannya, agar terus bermanfaat bagi bangsa dan negara terutama bagi mayoritas Massa-Rakyat,
selain itu juga adanya Proyek2 pembangunan baik IKN, berbagai macam infrastruktur, antara lain jalan tol, transportasi umum, airport, lokasi2 Wisata, serta lainnya, baik yang baru dalam tahapan negoisasi perencanaan konstruksi maupun finance, yang mulai tahapan awal konstruksi, proses pelaksanaan konstruksi dan evaluasi, atau yang sudah selesai dan sudah digunakan, agar terus memiliki nilai tambah (“added value”) secara ekonomi, politik, budaya, hankam dan sosial.
“Kondisi tersebut, tentunya wajib diantisipasi sejak sekarang tidak hanya dalam aspek hukum, politik atau opini yang umum tapi juga harus “dihitung” dan “dianalisis” secara teknis-ekonomis hingga mencapai kondisi yang realistik, Intinya, bagaimana proyek-proyek dan program yang telah dicanangkan, direncanakan dan dilaksanakan oleh kepemimpinan Presiden Joko Widodo selama 10 tahun terakhir dapat dilanjutkan.”tukas Dr. Kristiya Kartika, M.Si, M.Kom mantan Ketua Umum Inkindo (Ikatan Nasional Konsultan Indonesia
Dengan tetap, sambungnya, melaksanakan asumsi, analisis dan kajian obyektif guna tercapainya tujuan proyek-proyek maupun program-program tersebut, sedangkan dalam proses analisis dan kajian itu, dalil kritis, obyektif, idealis dan realistis harus menyertai metoda kerjanya, sehingga segera diperlukan terbentuknya Tim independen untuk melakukan berbagai kajian ilmiah guna proses dan tujuan tercapainya Soft Landing yang berdimensi positif-obyektif dapat tercapai.
“ Ya, tentunya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, serta untuk mencegah terjadinya perspektif negatif dari kalangan masyarakat yang belum memahami mengenai situasi tersebut, maka saya mengusulkan negara perlu membentuk Tim Independen Soft Landing.”ujar Dr. Kristiya Kartika, M.Si, M.Kom yang juga anggota Tim Kerja Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi-Menpanrb).
Dr Kritiya juga mengusulkan, agar keanggotaan Tim Independen Soft Landing tersebut, adalah terdiri dari komponen dari unsur perwakilan Pemerintah, unsur dari pakar Strategi dan Kajian pembangunan secara teoritis dan praktis, opini dan teknis, sedangkan elemen perwakilan pemerintah perlu dilibatkan Tim Ahli Hukum Pembangunan yang berorientasi pada produk riil mendukung kepentingan Rakyat dan Bangsa.
Lebih lanjut Dr Kristiya menjelaskan bahwa secara obyektif, dapat dicermati berbagai upaya Pemerintah melalui diskusi, approach, dan pendekatan dalam dimensi politik, nampaknya wajib untuk melakukan antisipasi terhadap berbagai hal tantangan, hambatan maupun perspektif negative, agar Soft Landing nantinya dalam bentuk proyek-proyek maupun program-program yang ada tetap akan berada pada genggaman tangan pihak yang berkemampuan mengamankan dan menguntungkan pemerintahan maupun kepentingan bangsa serta rakyat Indonesia.
“ya, saya sangat berharap terbentuknya Tim Soft Landing yg obyektif, profesional, kritis, kreatif, ahli dan berorientasi pada kepentingan mayoritas Massa-Rakyat, Bangsa dan Negara, merupakan jawaban yg tepat untuk terjadinya Soft Landing, dalam makna pergantian pemerintahan yg tenang, damai, dan bermanfaat.”pungkas Dr. Kristiya Kartika, M.Si, M.Kom yang juga mantan Sekretaris Umum LPJKN (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional)
Dhio Justice Law
18 Apr 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
17 Apr 2026
NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
17 Apr 2026
NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …
Suryana Korwil Jabar
13 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung yang di gelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak. Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi kontestasi politik 2029. Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab …
Dewi Apriatin
11 Apr 2026
*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka* Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …
Dewi Apriatin
10 Apr 2026
Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …
21 Nov 2024 1.698 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.401 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.286 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.220 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
28 Jul 2025 1.215 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
09 Jul 2025 1.176 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.085 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.