- HeadlineDewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf
- Top NewsBupati Garut Buka Rakar GTRA 2026 dan Kenalkan Skema Baru Redistribusi Lahan
- NasionalSorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her
- NasionalKomando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia
- daerahFKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal dan Pererat Silaturahmi

Geger Surat Ijo Belum Selesai, Tak Ada Kompromi, Warga Tetap Menolak Aturan Diduga Cacat Hukum
NasionalPos.com, Surabaya– Sejak puluhan tahun menempati tanah Surat Ijo, pemilik bangunan di 48.000 persil tanah, atau sekitar 800 hektare yang tersebar di 26 kecamatan di Surabaya, harus membayar retribusi atau sewa kepada Pemerintah Kota Surabaya. Padahal mereka juga membayar pajak bumi dan bangunan yang dipungut pemerintah pusat.
Mencermati kondisi tersebut, Warga penghuni bangunan di tanah yang diakui sebagai milik Pemerintah Kota Surabaya atau disebut tanah Surat Ijo, sepakat tidak akan mau membayar retribusi Izin Pemakaian Tanah (IPT) di tanah yang mereka tempati selama puluhan tahun. Penolakan itu terjadi setelah turunnya surat Menteri Dalam Negeri sebagai tanggapan atas permohonan Komunitas Pejuang Surat Ijo Surabaya (KPSIS) untuk menghentikan pungutan yang dianggap ilegal.
Tidak hanya itu, aksi penolakan itu pun terus berlanjut, dengan digelar aksi unjuk rasa warga di depan kantor Kelurahan Barata Jaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, tanggal 21 Juni 2023 lalu,
Mereka datang berbondong-bodong sambil membentangkan spanduk penolakan terhadap SOSIALISASI terhadap pemberian HGB Diatas HPL sebelum dilaksanakan PERINTAH dari Diktum-Diktum yang ada didalam SK HPL No. 53/HPL/BPN/97 yang diberikan kepada Pemerintah Kota Surabaya pada Tanggal 8 April 1997 dan belum dilakukan PELEPASAN Hak Atas Tanah sesuai dengan SK HPL.
“Kami datang kesini bersama warga yang lain, dengan mengusung tuntutan agar Kantor Kelurahan Baratajaya tidak melakukan SOSIALISASI terhadap HGB Diatas HPL yang didasarkan aturan yang baru yaitu PP No. 18 Tahun 2021 Tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, Dan Pendaftaran Tanah.”tandas Saleh Alhasni Ketua Aliansi Korban Surat Ijo Surabaya kepada wartawan, Rabu 21 Juni 2023 di Surabaya.
Menurut Saleh, pemberian HGB Diatas HPL seharusnya dilaksanakan sejak diberikannya SK HPL No. 53/HPL/BPN/97 yang diberikan kepada Pemerintah Kota Surabaya pada Tanggal 8 April 1997 , sehingga warga diberikan Hak Atas Tanah berupa Sertifikat HGB Diatas HPL yang telah dilakukan PELEPASAN HAK dari Sertifikat HPL atas nama Pemerintah Kotamadya Daerah Tingkat II Surabaya ,
sehingga terjadi Peralihan Hak yang SAH yang ditanda tangani oleh Pejabat yang berwenang yaitu Institusi BPN dan Bukanlah diberikan Izin Pemakaian Tanah ( IPT ) atau Surat Ijo yang tidak ditanda tangani oleh Institusi BPN, atas dasar ini maka warga menolak sosialisasi aturan tersebut yang dinilai sangat merugikan warga yang menjadi dikeluarkannya Surat Ijo tersebut.
Hal yang sama, sejalan dengan perjuangan dari Aliansi Korban Surat Ijo Surabaya, juga dilakukan Rahmat Hadi Purnomo Ketua harian di organisasi FASIS, yang kemudian memilih langkah hukum melapor ke Polda Jawa Timur, mengenai dugaan penipuan proses pembentukan pembuatan Perda No. 16 Tahun 2014 Tentang Pelepasan Tanah Aset Pemerintah Kota Surabaya dan Perwali No.51 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Pelepasan Tanah Aset Pemerintah Kota Surabaya diduga dibuat dengan proses pembentukan nya dilakukan dengan cara menipu dikarenakan obyek Tanah yang dilakukan pelepasan adalah Tanah Negara/ Hak Pengelolaan.
“Kami mencermati bahwa dua produk hukum yakni Perda No. 16 Tahun 2014 Tentang Pelepasan Tanah Aset Pemerintah Kota Surabaya dan Perwali No.51 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Pelepasan Tanah Aset Pemerintah Kota Surabaya, jelas berindikasi cacat prosedural, cacat hukum karena tidak mengacu pada UUPA No.5 Tahun 1960, dan cacat aspiratif ( rakyat nggak diajak ngomong), lho, ya, karena dua peraturan tersebut tidak obyektif, dan ada indikasi manipulative, lha itu tanah negara kok dibuat jadi hak pengelolaan, mereka menggunakan dasar hukum apa? Ini aneh.”ungkap Rahmat Hadi Purnomo kepada wartawan, Jumaat, 23 Juni 2023 pekan lalu di Mapolda Jawa Timur.
Sementara itu, lanjut Rahmat, dalam proses RAPERDA HGB Diatas HPL yang saat ini sedang dilakukan REVISI melalui Perda No 16 Tahun 2014, pihaknya menolak pembahasan revisi Perda Tersebut, karena SK HPL’97 yang dikuasai oleh Pemerintah Kota Surabaya tidak pernah dilakukan Pembahasan artinya sejak Tahun 1997 yang lalu hingga sekarang SK HPL’97 tidak pernah dimasukkan / diserahkan untuk dibahas di Gedung Dewan jadi bagaimana mau dikembalikan kepada NEGARA untuk diganti dengan peraturan yang baru dengan didasarkan PP No. 18 Tahun 2021 yang seolah-olah telah dilakukan PELEPASAN HAK atas SK HPL’97 yang lalu belum dilakukan.
“Ini kan menjadi rancu, Indonesia ini negara hukum, tapi hukum jangan diobok-obok digonta-ganti se mau nya sendiri,ta, hukum itu ada normanya, ada filosofinya, ada obyek dan subyek hukumnya, jadi harus komprehensif, dan harus mengacu pada UUPA (Undang-Undang Pokok Agraria) No. 5 Tahun 1960, kalau nggak mengacu UUPA no.5 tahun 1960, ya, mestinya batal demi Hukum, ya nggak bisalah moso’ Perda mengalahkan UUPA no.5 tahun 1960,”tegas Rahmat.
Apa yang dilakukan cak Rahmat, rupanya justru semakin membakar semangat para pejuang penolak Surat ijo untuk melanjutkan perjuangannya dengan kembali menggelar aksi Unjuk rasa, kali ini mereka mendatangi Kantor Pertanahan Kota Surabaya II terletak di kawasan Jl. Krembangan Barat No.57, Krembangan Sel., Kec. Krembangan, Surabaya,Selasa, 27 Juni 2023.
Dengan mengusung tuntutan penolakan terhadap pemberian HGB Diatas HPL yang didasarkan dengan PP No. 18 Tahun 2021 Tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, Dan Pendaftaran Tanah. yang juga didasarkan surat dari Menteri ATR/Ka.BPN RI yang disampaikan kepada Walikota Surabaya pada tanggal 1 Desember 2022 untuk dilakukan Sosialisasi HGB Diatas HPL.
“kami tetap MENOLAK dilakukannya pemberian HGB Diatas HPL yang TIDAK didasarkan PERINTAH dari Diktum-Diktum yang ada didalam SK HPL No. 53/HPL/BPN/97 , SK HPL No. 54/HPL/BPN/97 dan SK HPL No. 55/HPL/BPN/97 yang diberikan kepada Pemerintah Kota Surabaya pada Tanggal 8 April 1997 .”tukas Saleh Alhasni Ketua Aliansi Korban Surat Ijo Surabaya
menurut Saleh, yang saat itu belum, dilakukan PELEPASAN HAK terhadap sebanyak 33.375 Bidang Tanah ( Jumlah Bidang Tanah BELUM Terdaftar ) sesuai dengan SK HPL yang didasarkan surat Jawaban dari Kantor Wilayah BPN Jawa Timur atas Pertanyaan Komisi II DPR RI Dalam Rangka Kunjungan Kerja Spesifik pada Tanggal 13 September 2022 di Kantor Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur, selain itu ia juga mengungkapkan bahwa selama ini warga surat ijo yang memegang Izin Pemakaian Tanah ( IPT ) yang penerbitannya ditanda tangani oleh Walikota atau Kepala Badan adalah BUKAN PEJABAT YANG BERWENANG untuk menandatangani Hak Atas Tanah, sehingga peralihan atas HPL dari Pemegang HPL kepada pihak ketiga ( warga Surat Ijo ) menjadi TIDAK SAH , sehingga warga masih memiliki Hak Atas Tanah nya yang dikuasai karena BELUM didaftarkan Hak Atas Tanah nya.
“Karena itu, kami mendesak Menteri ATR/Ka.BPN RI melalui Kantor Pertanahan Kota Surabaya II agar TIDAK MEMBERLAKUKAN pelaksanaan HGB Diatas HPL yang didasarkan aturan yang baru yang didasarkan PP No. 18 Tahun 2021 Tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, Dan Pendaftaran Tanah kepada Seluruh Warga Surat Ijo Surabaya.”pungkas Cak Saleh. (*Yos)
Dhio Justice Law
18 Apr 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …
Suryana Korwil Jabar
16 Apr 2026
Kota Bandung, NasionalPos.com – Pengurus Cabang Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kota Bandung menggelar kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi. Yang berlangsung di Aula Citra Bhakti Kodim 0618/Kota Bandung, Kamis (16/04/2026). Kegiatan tersebut di hadiri oleh Walikota Bandung, Komandan Kodim (Dandim) 0618/Kota Bandung beserta jajaran, Komandan Lanud Husein Sastranegara …
Dewi Apriatin
16 Apr 2026
Plaza Haji Al Qosbah Hadirkan Sensasi Manasik Haji, Umrah, dan Naik Unta Kota Bandung// Destinasi wisata religi baru hadir di kawasan Gedebage, Kota Bandung. Plaza Haji Al Qosbah yang baru dibuka pada 1 Syawal 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Idulfitri lalu, kini mulai menarik perhatian masyarakat sebagai tempat manasik umrah yang terbuka untuk umum. General …
Suryana Korwil Jabar
12 Apr 2026
Bandung, NasionalPos.com – Paguyuban Seaman Bikers (PSB) menggelar kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal Akbar bersama anggota serta komunitas pecinta otomotif, Minggu (12/4/2026). Acara berlangsung meriah di Mercury Hotels Bandung City Center, Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung. Kegiatan ini di hadiri oleh Wakil Ketua Umum PSB Aditya beserta jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta undangan dari berbagai …
Dewi Apriatin
11 Apr 2026
*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka* Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …
Dewi Apriatin
10 Apr 2026
Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …
21 Nov 2024 1.700 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.402 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.286 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.220 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
28 Jul 2025 1.215 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
09 Jul 2025 1.176 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.085 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.