Home / Ekonomi / Headline / Politik

Selasa, 2 Agustus 2022 - 22:26 WIB

Politisi PKS Desak Pemerintah Selamatkan Nelayan Kecil, Saat harga BBM Meroket

Nasionalpos.com, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin menyoroti tingginya harga BBM, terutama solar yang mencapai 23 ribu rupiah per liter. Menurutnya, kondisi ini membawa efek domino bagi masyarakat nelayan yang semakin terpuruk hingga pemenuhan konsumsi produk perikanan semakin jatuh, jika dibiarkan akan sedikit banyak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Akmal menambahkan, bukan saja situasi perekonomian negara yang terguncang akibat tingginya harga BBM untuk nelayan, namun juga mempengaruhi kualitas SDM kita yang semakin mengecil konsumsi protein yang jika berlarut akan mengancam naiknya angka stunting di negara ini.

“Saya meminta pemerintah tidak hanya berkomentar terkait naiknya harga BBM untuk nelayan ini yang telah membuat mangkrak 2000 lebih kapal nelayan dan mengancam jutaan nelayan menganggur. Mesti ada aksi nyata bagi pemerintah untuk memberikan solusi seperti 69 persen nelayan yang kesulitan membeli solar subsidi mesti dipermudah. Begitu juga 78 persen nelayan terutama nelayan kecil yang mengalami kesulitan memperoleh rekomendasi mendapat solar subsidi mesti ada kemudahan,” ucap Kamal kepada awak media, Selasa 2/8/2022 di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta .

Baca Juga  Yana Melantik Pengurus FPK Periode 2022-2027

Politisi dari F-PKS ini mengaku, telah mendapat ratusan aspirasi dari masyarakat yang ada di daerah pemilihannya yang sebagian besar masyarakat pesisir yang berprofesi nelayan, agar tingginya harga solar ada kebijakan dari pemerintah untuk nelayan kecil untuk sekedar menyambung hidup. Menurutnya, Nelayan Kecil dengan kapal sekitar 5GT hingga 30 GT ini mengambil ikan hanya seperlunya saja. Tidak ada eksploitasi merusak lingkungan, namun hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan masyarakat sekitar.

Baca Juga  ADB Kucurkan Rp48 Miliar Untuk Penanganan Virus Corona di Indonesia

Akmal mengkritisi tindakan pemerintah yang relatif lambat dalam setiap kebijakan pro kerakyatan, Sehingga ketika sudah kejadian seperti tingginya berbagai komoditas strategis seperti BBM ini, lantas menjadi panik tak punya solusi. Ia menambahkan, pemerintah dalam waktu dekat mesti memberi solusi untuk menyelamatkan nelayan kecil ini akibat harga BBM yang meroket.

“Kenaikan BBM yang sangat tinggi ini telah mengguncang industri perikanan tangkap kita mulai dari nelayan kecil hingga perusahaan besar penangkapan ikan. Solusi perikanan Budidaya saat ini belum dapat mengimbangi penyediaan perikanan tangkap yang juga menjadi evaluasi bersama. Semoga ada solusi cepat dari pemerintah, karena rakyat kecil masyarakat nelayan kini telah menganggur tidak dapat berlayar”, tutupnya

 

Share :

Baca Juga

Jokowi di lokasi proyek

Ekonomi

Jokowi Perintahkan Evaluasi Proyek Strategis
corona italia

Headline

Asosiasi Dokter dan Warga Italia Tuntut Pemerintah Terkait Penanganan Virus Corona
kereta api corona

Headline

Update Data Corona (11/9/2021) Jumlah Pasien Positif 4.163.732 Orang dan Meninggal 138.701 Orang
peta corona

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Jumat (7/8/2020)
STRATEGIS

Ekonomi

Kementerian PUPR Tetap Lakukan Kegiatan Strategis Pembangunan Infrastruktur
Taliban duduki Istana Kepresiden Afghanistan

Headline

Mengenal Sosok Para Tokoh Taliban Calon Pemimpin Afghanistan
Junimart Girsang

Headline

Junimart Dituntut Permintaan Maaf Karena Minta Bubarkan PP
IMG 20210430 WA0316 copy 640x480

Ekonomi

Mentan SYL Penuhi Janji Bantuan Alsintan di Indramayu