Home » Headline » Sebuah Analisa : Mewaspadai Tiga Kekuatan Asing Diduga ‘Ikut Bermain’ Di Pilpres Indonesia 2024 ???

Sebuah Analisa : Mewaspadai Tiga Kekuatan Asing Diduga ‘Ikut Bermain’ Di Pilpres Indonesia 2024 ???

dito 06 Des 2023 124

NasionalPos.com, Jakarta-Momentum demokrasi Pemilihan pasangan Presiden-Wapres secara langsung 2024 mendatang, tentunya bukan hanya mendapatkan perhatian dari warga negara Indonesia dimanpun berada, namun juga mendapatkan perhatian dari negara lain, dan bahkan adanya dugaan beberapa negara kadang ingin mendikte siapa yang harus menjadi pemimpin di negara lain. Aksi itu erat hubungannya dengan permainan intelijen, Sering kali tangan-tangan luar negeri bermain baik secara inkonstitusional atau konstitusional, demikian dikatakan Setyoko pengamat politik dan intelejen kepada awak media, Rabu, 6 Desember 2023 di Jakarta.

“Sejarah telah mencatat, bahwa  berdasarkan hard fact yang ada, Dinas Telik Sandi asing yang disinyalir dari negara adikuasa AS, telah eksis dan pro–aktif melakukan operasi pulbaket di Indonesia pasca beberapa minggu (awal September 1945) Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.”ungkap Setyoko.

Bahkan, lanjut Setyoko, semenjak era pasca Orde Baru serta diduga hingga kini mereka telah memiliki/merekrut lebih dari 25 ribu informan WNI loyal (dirawat dan diruwat) di Indonesia, dari pelbagai kalangan multi profesi, baik itu dari kelompok Aktivis, Politisi, Akademisi, Intelektual, Pengacara, Agamawan, Aparatur, dst.

“Bukan hanya itu, operasi yang mereka lakukan, juga membutuhkan dana sangat besar memang mutlak untuk eksistensi dan pelestarian trik maupun strategi yang mereka lakukan, dan itu juga dilakukan dalam operasi intelejen yang diduga dimainkan oleh negeri tirai bambu, yang mulai melirik Indonesia sebagai negara yang berpotensi menjadi sekutunya.”ucap Setyoko.

Setyoko juga menambahkan patut diketahui dan dicermati bahwa operasi telik sandi dari negeri Tirai Bambu itu juga merambah ke segala penjuru dunia, serta diterapkan juga di Indonesia yang mutlak juga membutuhkan dana yang bukan lagi trilyunan, tapi sudah mencapai angka bilyunan, apalagi hal itu sudah dilakukan , kemudian telah eksis dan aktif melakukan operasi pulbaket di Indonesia sejak paruh awal 1950, beberapa bulan pasca kemenangan Revolusi Komunis 1 Oktober 1949. Dan perlu diketahui,

Baca Juga :  KRI Banjarmasin -592 Menuju Dumai, Siap Debarkasi Yonif 131 Brajasakti Ke Home Base

Selain itu, juga patut dicermati adanya eksistensi  Dinas Telik Sandi dari negeri tetangga berjuluk Negeri Singa tersebut yang sudah aktif melakukan operasi pulbaket di Indonesia sejak 1998 hingga saat ini, dengan berbagai pola, salah satu diantaranya di indikasikan melalui cara infiltrasi semua media cetak yang terbit di Jakarta antara pukul 08 — 09 WIB sudah tersedia lengkap di markas mereka.

“Nah keberadaan operasi intelejen dari tiga negara tersebut, informasi yang saya terima dari berbagai sumber, juga terindikasi ikut bermain di pilpres 2024 ini.”tukas Setyoko.

Dari informasi yang diperoleh, sambung Setyoko, kemungkinan besar Skenario Dinas Telik Sandi negeri paman Sam; jika Paslon AMIN ( 1 ) tersingkir di putaran pertama Pilpres Indonesia 2024 nanti, maka mereka berusaha melakukan operasi untuk mengalihkan dukungan kepada Paslon PRAGI ( 2 ).  Sedangkan ada kemungkinan besar skenario Dinas Telik Sandi Negeri Tirai Bambu; jika Paslon GAMA ( 3 ) tersisih di putaran pertama Pilpres Indonesia.pada 14/2/2024 mendatang—maka mereka akan melakukan operasi alihkan dukungan kepada Paslon PRAGI ( 2 ).

Sehingga, menurut Setyoko dapat disimpulkan dapat diprediksikan bahwa prioritas utama dukungan Dinas Telik Sandi AS adalah pada Paslon AMIN ( 1 ); sedangkan prioritas dukungan Dinas Telik Sandi Negeri Tirai Bambu itu pada Paslon GAMA ( 3 ). Nah, kemungkinan besar skenario Dinas Telik Sandi negeri tetangga berjuluk Negeri Singa tersebut lebih memprioritaskan memberi dukungan kepada Paslon PRAGI ( 2 ),

Baca Juga :  Seluruh Sasaran Rampung, Pangdam XII/Tpr Resmi Tutup TMMD ke-117

Sedangkan misalnya jika Paslon PRAGI ( 2 ) gagal lolos di putaran pertama—maka sebagai langkah alternatif Dinas Telik Sandi negeri tetangga berjuluk Negeri Singa tersebut, akan alihkan dukungan kepada Paslon GAMA ( 3 ), Jadi, intinya paman Sam ‘main’ 2 kaki, Plan A  paman Sam dukung Paslon AMIN, Plan B mereka dukung Paslon PRAGI. Jika AMIN gagal/kalah di putaran 1, maka di putaran 2, Paman Sam akan dukung PRAGI untuk mengalahkan pasangan GAMA yang diduga didukung negeri Tirai Bambu,

Sementara itu, juga diperoleh informasi bahwa Kepala Stasiun Telik Sandi Negeri Singa di Jakarta dipimpin oleh seorang berpangkat Kolonel, sedangkan Kepala Telik Sandi Negeri Singa yang bermarkas di Singapura itu dipimpin oleh seorang Brigjen

“ Ya, itu analisa dan juga prediksi, dari temuan informasi tersebut, maka yang ingin saya katakan agar masyarakat mewaspadai adanya indikasi  Tangan asing yang ikut bermain dalam pilpres 2024 ini, karena tentunya pihak asing itu berharap pemimpin terpilih nantinya lebih lunak terhadap kepentingannya meski kontroversial, Kita tahu di Indonesia Bung Karno diganti Pak Harto. Kita katakan prosesnya di Indonesia, tapi dari dokumen yang bisa dibuka ternyata diduga ada peran CIA (Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat), oleh karena itu saya mengajak agar seluruh pihak mewaspadai adanya tangan asing yang ikut campur. Supaya pemimpin terpilih betul-betul memperjuangkan kepentingan masyarakat Indonesia.”pungkas Setyoko

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

x
x