Home » Headline » Pengurus Pusat Pemuda Panca Marga Kutuk Tindakan Brutal OPM

Pengurus Pusat Pemuda Panca Marga Kutuk Tindakan Brutal OPM

dito 13 Apr 2024 227

NasionalPos.com, Jakarta- Pemuda Panca Marga (PPM) sebagai wadah berhimpun putra-putri, penerus pejuang kemerdekaan RI yang tergabung dalam keluarga besar TNI (KBT) mengutuk keras tidakan brutal gerombolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang telah mengakibatkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa Indonesia serta masyarakat sipil.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PPM Berto Izaak Doko, S.H. dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 13 April 2023, menyusul peristiwa gugurnya Danramil 1703-04/Aradide, Letda Inf Oktovianus Sokolray setelah diberondong peluru oleh gerombolan OPM di Jalan Trans Enarotali-Aradide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Rabu, 10 April 2024 lalu.

“Saya atas nama Pemuda Panca Marga menyatakan mengutuk keras tindakan brutal yang dilakukan oleh gerombolan OPM yang mengakibatkan gugurnya prajurit terbaik bangsa Indonesia serta masyarakat sipil di Papua, kondisi tersebut sangat mengganggu akal sehat saya, disaat TNI dan Polri bertugas menjaga keamanan berhadapan dengan gerombolan OPM bersenjata, namun tidak dapat melakukan tindakan maksimal bagi melindungi keselamatan diri dan masyarakat sipil karena permasalahan Hak Asasi Manusia ?,” kata Berto.

Menurut Ketua Umum PPM bagi para pegiat HAM, sebaiknya lebih fair dalam menilai kondisi yang sebenarnya secara berimbang, jangan sampai memunculkan dugaan bahwa seruan HAM semata-mata karena lebih pada kepentingan pihak-pihak luar yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Insentif Kendaraan Listrik Pribadi Tuai Kritik Dari Legislator Prov DKI Jakarta

“Bagi para pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) sudah semestinya dapat memberikan penilaian yang fair, objektif dan tidak sepihak, karena fakta di lapangan pihak OPM bersenjatalah yang menyerang secara brutal kepada TNI dan POLRI serta masyarakat sipil,” ujar Berto.

Berto menilai selama ini oleh TNI dan POLRI dalam upaya menciptakan keamanan dan kedamaian bagi percepatan pembangunan di tanah Papua sudah melalui pendekatan persuasif atas dasar rasa kemanusiaan.

“Janganlah upaya pihak pemerintah Indonesia yang sedang menggesa pembangunan di berbagai bidang di Papua menjadi terganggu oleh tindakan OPM yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata cucu Pahlawan Nasional asal Nusa Tenggara Timur Izaak Huru Doko.

Ia juga berharap pemerintah Indonesia segera mengambil sikap tegas serta tidak melakukan pembiaran terhadap gerakan-gerakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat yang dilakukan oleh siapapun, demi kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bangsa ini sudah sepakat bahwa ‘NKRI Harga Mati’, jadi sudah saatnya pemerintah mengambil langkah tegas serta tidak melakukan pembiaran terhadap setiap ancaman keutuhan NKRI, apapun bentuknya,” ujarnya.

Baca Juga :  Mafia Gas Oplosan Merajalela di Rumpin, Warga Resah dan Terkesan Kebal Hukum

“Disisi peningkatan kesejahteraan, khususnya di wilayah Papua, kita harus berteima kasih kepada Presiden RI Ir. H. Joko Widodo (Jokowi), karena di era pemerintahan beliau fokus pemerataan pembangunan khususnya di wilayah timur Indonesia semakin di tingkatkan, menyangkut pembangunan infrastruktur, pemerataan harga BBM dan komoditas pendukung lainnya, serta pengambil alihan saham PT. Freeport Indonesia secara maksimal yang sepenuhnya bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia dan khususnya di Papua,” pungkasnya.

Sementara dikutip dari Kalbar-Pikiran Rakyat, Sabtu, 13 April 2024, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc., menerangkan bahwa Oktovianus tidak hanya ditembak, namun juga dilukai menggunakan parang oleh OPM pada bagian kepala dan tangan.

Atas peristiwa tersebut, Mabes TNI menyebut OPM telah melakukan pelanggaran berat!
“Secara keji, setelah ditembak kemudian diparang di bagian kepala dan tangan. Apa yang dilakukan OPM adalah pelanggaran HAM berat,” seru Nugraha.

Nugraha menuturkan, aksi keji OPM telah menciderai upaya untuk menciptakan perdamaian dan kedamaian, serta percepatan pembangunan di Tanah Papua.
Ia menyebut bahwa saat ini personel gabungan TNI-Polri sedang mengejar OPM yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap Oktovianus.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Insentif Baru BGN Harus Diikuti Grading SPPG

dito

05 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan bahwa insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi disamaratakan sebesar Rp6 juta per hari. “Sekarang tidak, ya, tidak rata semua dapur semua kemudian dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono seusai rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis, …

Sambut Hari Kejaksaan Nasional, Advokat Andi Darwin R Ranreng, SH, MH Soroti Pentingnya Reformasi Kejaksaan demi Kembalikan Kepercayaan Publik

dito

02 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menyambut peringatan Hari Kejaksaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 September, Advokat senior sekaligus pengamat hukum Andi Darwin R Ranreng, S.H., M.H kepada wartawan, Rabu, 2 September 2026 di Jakarta, ia menyampaikan pandangan kritis namun konstruktif mengenai perjalanan dan tantangan Kejaksaan Republik Indonesia di usianya yang ke-81 tahun.   Tokoh hukum yang juga …

RUU Perampasan Aset Di Sorot Praktisi Hukum, Tekankan Kejelasan Kewenangan dan Pencegahan Penyalahgunaan

dito

01 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana kembali menjadi perhatian publik.   Kali ini, masalah tersebut di respon Praktisi hukum publik Andi Darwin R. Ranreng, yang kemudian kepada wartawan, ia mengatakan bahwa regulasi tersebut perlu dirumuskan secara komprehensif agar benar-benar menjadi instrumen efektif dalam pemberantasan kejahatan, khususnya korupsi, tanpa membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. …

Hasil Musyawarah AHWA Pilih KH Abdul Hakim Mahfud (Gus Kikin) sebagai Ketum PBNU masa khidmat 2026-2031, Muktamar NU Di Tutup Presiden Prabowo Subianto

dito

31 Agu 2026

NasionalPos.com, Jombang- Sidang Pleno Pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan lima calon kandidat ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).   Kelima kandidat akan diajukan ke Rais Aam terpilih KH Miftachul Akhyar untuk mendapatkan izin tertulis dan selanjutnya diputuskan ke Ahlul Halli Wal Aqdi, Senin (31/8/2026).   Kelima nama tersebut sesuai dengan …

Investasi Masa Depan Jadi Lebih Mudah, Aman, dan Terjangkau, BRI Dorong Nasabah Manfaatkan Fitur Emas di Qita.

- Banyuwangi

30 Agu 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Melalui aplikasi super (super apps) Qita, BRI dengan aplikasinya Qita mempermudah nasabah dalam mengelola keuangan serta investasi jangka panjang, salah satunya dengan cara layanan investasi emas digital yang praktis, mudah, aman, dan terjangkau. …

x
x