Home » Headline » Mabes Polri Harus Ambil Alih Kasus Vina Dengan Membentuk Satgasus (Satuan Tugas Khusus)

Mabes Polri Harus Ambil Alih Kasus Vina Dengan Membentuk Satgasus (Satuan Tugas Khusus)

dito 30 Mei 2024 184

NasionalPos.com, Jakarta-  Polemik penanganan kasus pemerkosaan dan pembunuhan Vina Cirebon, hingga akhir bulan Mei 2024 ini masih menuai berbagai komentar dari segala pihak dan masih mejadi perbincangan hangat di ranah publik.

Tanggapan pun mengalir dari berbagai kalangan, salah satunya dari pemerhati kepolisian Agus Yohanes yang menyampaikan, bahwa nampaknya penyidikan yang dilakukan delapan tahun terakhir tersebut, terkesan asal-asalan, sehingga hal itu memicu terjadinya kecurigaan masyarakat mengenai penanganan maupun pengungkapan kasus tersebut.

“ Ya, publik menilai pihak kepolisian, terutama pada Polresta Cirebon maupun Polda Jabar dalam menangani kasus Vina ini, terkesan ragu-ragu, asal-asalan, dan ada sesuatu yang berusaha di tutup-tutupi.”ungkap Agus Yohanes kepada NasionalPos.com, Kamis, 30/5/2024 di Jakarta.

Menurut Agus Yohanes, kesan itu nampak ketika Polresta Cirebon maupun Polda Jawa Barat tidak mampu menangkap tiga pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), tidak hanya itu, setelah kasus ini terpendam selama 8 tahun, akan tetapi ketika kasus ini dijadikan film layar lebar kemudian viral, tiba-tiba saja Polisi berhasil menangkap salah seorang pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) bahkan seseorang bernama Pegi Setiawan tersebut langsung di tetapkan sebagai tersangka otak pembunuhan Vina dan Eky pacarnya Vina, penangkapan tersebut bukannya menyelesaikan masalah.

Baca Juga :  Satgas BLBI Amankan Rp28 Triliyun Hak Tagih Negara, Menko Polhukam: Ini Sudah Luar Biasa

“ Namun justru menarik, menariknya begini, bahwa kalau ada dugaan DPO pasti berkaitan dengan obstruction of justice, kalau terkait dengan obstructon of justice biasanya ‘orang punya kemampuan’ karena obstructon of justice itu adalah menyembunyikan, pending judicial proceeding, menyembunyikan, menghilangkan, menutupi, menghalangi dsb, dan itu tidak mungkin dilakukan oleh Pegi Setiawan yang ditangkap oleh Polda Jabar, dia hanya tukang bangunan, tak punya kuasa apapun, dari keluarga tak mampu secara ekonomi,” tukas Agus Yohanes.

Karena itu, lanjut Agus Yohanes, untuk mencegah terjadinya ketidak adilan dalam kasus Vina, maka penanganan kasus vina ini harus di ambil alih oleh mabes Polri dengan membentuk Satgasus yang dapat melibatkan unsur internal mabes Polri maupun dari unsur Komnas HAM, LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban), Kompolnas dsb, untuk menuntaskan kasus vina, agar publik tidak meragukan kinerja Polri dan menjaga warwah Institusi Polri. siapapun dalang kasus tersebut harus diungkap tuntas.

Baca Juga :  Satgas Yonif 126/KC Datangi dan Obati Warga Yang Alami Demam Tinggi

Untuk itulah Satgasus dibentuk oleh Polri harus melakukan gelar perkara ulang dan Olah TKP ulang, sehingga dapat kembali di runut siapa saja yang terlibat dan kemudian dari proses tersebut akan dapat membongkar misteri yang selama ini tidak terpecahkan, yakni dalang terjadinya kasus tersebut beserta motifnya.

“ Saya yakin Polri memiliki kemampuan untuk membongkar berbagai kasus secara professional, untuk itu saya sangat berharap Satgasus yang dibentuk Polri dapat bekerja serius, cermat dan berdampak pada mengembalikan Citra Polri yang kian terpuruk akibat kasus tersebut.”pungkas Agus Yohanes.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dapur MBG beserta Aktivitasnya di Pulogebang Permai, Resah kan Warga, Warga Tuntut Tutup

dito

24 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Meski dapur MBG di komplek Pulogebang Permai RT 01/RW 12 Kelurahan Pulogebang dalam tahap persiapan operasi namun pada realitas nya di duga justru menimbulkan keresahan masyarakat dilingkungan komplek tersebut .   Adapun keresahan itu muncul antara dari soal Amdal yang dicurigai akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya, baik masalah Bau, maupun masalah sanitasi, serta …

Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

x
x