Home » Headline » Mabes Polri Harus Ambil Alih Kasus Vina Dengan Membentuk Satgasus (Satuan Tugas Khusus)

Mabes Polri Harus Ambil Alih Kasus Vina Dengan Membentuk Satgasus (Satuan Tugas Khusus)

dito 30 Mei 2024 249

NasionalPos.com, Jakarta-  Polemik penanganan kasus pemerkosaan dan pembunuhan Vina Cirebon, hingga akhir bulan Mei 2024 ini masih menuai berbagai komentar dari segala pihak dan masih mejadi perbincangan hangat di ranah publik.

Tanggapan pun mengalir dari berbagai kalangan, salah satunya dari pemerhati kepolisian Agus Yohanes yang menyampaikan, bahwa nampaknya penyidikan yang dilakukan delapan tahun terakhir tersebut, terkesan asal-asalan, sehingga hal itu memicu terjadinya kecurigaan masyarakat mengenai penanganan maupun pengungkapan kasus tersebut.

“ Ya, publik menilai pihak kepolisian, terutama pada Polresta Cirebon maupun Polda Jabar dalam menangani kasus Vina ini, terkesan ragu-ragu, asal-asalan, dan ada sesuatu yang berusaha di tutup-tutupi.”ungkap Agus Yohanes kepada NasionalPos.com, Kamis, 30/5/2024 di Jakarta.

Menurut Agus Yohanes, kesan itu nampak ketika Polresta Cirebon maupun Polda Jawa Barat tidak mampu menangkap tiga pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), tidak hanya itu, setelah kasus ini terpendam selama 8 tahun, akan tetapi ketika kasus ini dijadikan film layar lebar kemudian viral, tiba-tiba saja Polisi berhasil menangkap salah seorang pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) bahkan seseorang bernama Pegi Setiawan tersebut langsung di tetapkan sebagai tersangka otak pembunuhan Vina dan Eky pacarnya Vina, penangkapan tersebut bukannya menyelesaikan masalah.

Baca Juga :  Mahfud Sebut Jual Beli Kasus Marak: Saya Punya Bukti

“ Namun justru menarik, menariknya begini, bahwa kalau ada dugaan DPO pasti berkaitan dengan obstruction of justice, kalau terkait dengan obstructon of justice biasanya ‘orang punya kemampuan’ karena obstructon of justice itu adalah menyembunyikan, pending judicial proceeding, menyembunyikan, menghilangkan, menutupi, menghalangi dsb, dan itu tidak mungkin dilakukan oleh Pegi Setiawan yang ditangkap oleh Polda Jabar, dia hanya tukang bangunan, tak punya kuasa apapun, dari keluarga tak mampu secara ekonomi,” tukas Agus Yohanes.

Karena itu, lanjut Agus Yohanes, untuk mencegah terjadinya ketidak adilan dalam kasus Vina, maka penanganan kasus vina ini harus di ambil alih oleh mabes Polri dengan membentuk Satgasus yang dapat melibatkan unsur internal mabes Polri maupun dari unsur Komnas HAM, LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban), Kompolnas dsb, untuk menuntaskan kasus vina, agar publik tidak meragukan kinerja Polri dan menjaga warwah Institusi Polri. siapapun dalang kasus tersebut harus diungkap tuntas.

Baca Juga :  Berkedok Penataan, Abaikan Peraturan & Rugikan Pengguna jalan lainnya

Untuk itulah Satgasus dibentuk oleh Polri harus melakukan gelar perkara ulang dan Olah TKP ulang, sehingga dapat kembali di runut siapa saja yang terlibat dan kemudian dari proses tersebut akan dapat membongkar misteri yang selama ini tidak terpecahkan, yakni dalang terjadinya kasus tersebut beserta motifnya.

“ Saya yakin Polri memiliki kemampuan untuk membongkar berbagai kasus secara professional, untuk itu saya sangat berharap Satgasus yang dibentuk Polri dapat bekerja serius, cermat dan berdampak pada mengembalikan Citra Polri yang kian terpuruk akibat kasus tersebut.”pungkas Agus Yohanes.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Polresta Sumenep Sikapi Pengaduan Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta dalam Penanganan Perkara Narkotika

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H.

16 Okt 2026

NASIONALPOS.Com. SUMENEP – JATIM | Polresta Sumenep menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dugaan permintaan uang sebesar Rp100 juta oleh oknum anggota Polsek Gapura dalam penanganan perkara narkotika. Pengaduan tersebut menjadi perhatian serius dan ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam), Polresta Sumenep telah melakukan klarifikasi terhadap pihak yang mengadukan (Korban) serta …

Polsek Talango Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Dua Pria Diamankan

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H.

16 Okt 2026

NASIONALPOS.Com SUMENEP – JATIM | Unit Reskrim Polsek Talango, Polresta Sumenep, mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang pria berinisial R (37) dan H (28). Keduanya diamankan di lokasi berbeda setelah petugas melakukan …

Gagal Insaf, Residivis Spesialis Curanmor Kembali Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polres Pesibar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara

Taufik Hidayat

15 Okt 2026

Pesisir Barat – Lulusan penjara yang gagal insaf, Baru keluar, langsung magang curanmor lagi, itulah sebuah kata-kata yang cocok untuk Residivis Spesialis Curanmor Kambuhan yang berhasil diringkus Tim Gabungan Tekab 308 Sat Reskrim Polres Pesibar Dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara. Residivis Spesialis Curanmor Kambuhan berinisial US (40) Warga Pekon Kampung Jawa dan JB (50) …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Perkuat Sinergitas, Kapolsek Iptu Doni Dermawan Kunjungi Uspika dan Tokoh Masyarakat demi Jaga Kondusivitas

Taufik Hidayat

14 Okt 2026

Pesisir Barat – Guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, *Kapolsek Pesisir Selatan Polres Pesisir Barat Iptu Doni Dermawan Djunaidi, S.Psi., M.M.* melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (13/10/2026). Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Camat Pesisir Selatan, dan diakhiri dengan silaturahmi ke kediaman Tokoh Adat …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

x
x