Mabes Polri Harus Ambil Alih Kasus Vina Dengan Membentuk Satgasus (Satuan Tugas Khusus)

- Editor

Kamis, 30 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta-  Polemik penanganan kasus pemerkosaan dan pembunuhan Vina Cirebon, hingga akhir bulan Mei 2024 ini masih menuai berbagai komentar dari segala pihak dan masih mejadi perbincangan hangat di ranah publik.

Tanggapan pun mengalir dari berbagai kalangan, salah satunya dari pemerhati kepolisian Agus Yohanes yang menyampaikan, bahwa nampaknya penyidikan yang dilakukan delapan tahun terakhir tersebut, terkesan asal-asalan, sehingga hal itu memicu terjadinya kecurigaan masyarakat mengenai penanganan maupun pengungkapan kasus tersebut.

“ Ya, publik menilai pihak kepolisian, terutama pada Polresta Cirebon maupun Polda Jabar dalam menangani kasus Vina ini, terkesan ragu-ragu, asal-asalan, dan ada sesuatu yang berusaha di tutup-tutupi.”ungkap Agus Yohanes kepada NasionalPos.com, Kamis, 30/5/2024 di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Agus Yohanes, kesan itu nampak ketika Polresta Cirebon maupun Polda Jawa Barat tidak mampu menangkap tiga pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), tidak hanya itu, setelah kasus ini terpendam selama 8 tahun, akan tetapi ketika kasus ini dijadikan film layar lebar kemudian viral, tiba-tiba saja Polisi berhasil menangkap salah seorang pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) bahkan seseorang bernama Pegi Setiawan tersebut langsung di tetapkan sebagai tersangka otak pembunuhan Vina dan Eky pacarnya Vina, penangkapan tersebut bukannya menyelesaikan masalah.

Baca Juga :   Kemenag Imbau Umat Islam Gelar Salat Gaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

“ Namun justru menarik, menariknya begini, bahwa kalau ada dugaan DPO pasti berkaitan dengan obstruction of justice, kalau terkait dengan obstructon of justice biasanya ‘orang punya kemampuan’ karena obstructon of justice itu adalah menyembunyikan, pending judicial proceeding, menyembunyikan, menghilangkan, menutupi, menghalangi dsb, dan itu tidak mungkin dilakukan oleh Pegi Setiawan yang ditangkap oleh Polda Jabar, dia hanya tukang bangunan, tak punya kuasa apapun, dari keluarga tak mampu secara ekonomi,” tukas Agus Yohanes.

Karena itu, lanjut Agus Yohanes, untuk mencegah terjadinya ketidak adilan dalam kasus Vina, maka penanganan kasus vina ini harus di ambil alih oleh mabes Polri dengan membentuk Satgasus yang dapat melibatkan unsur internal mabes Polri maupun dari unsur Komnas HAM, LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban), Kompolnas dsb, untuk menuntaskan kasus vina, agar publik tidak meragukan kinerja Polri dan menjaga warwah Institusi Polri. siapapun dalang kasus tersebut harus diungkap tuntas.

Baca Juga :   Bongkar & Usut Tuntas Praktek Mafia Tanah Bermodus Merubah Surat HPL Tanah Negara Jadi Asset Pemkot Surabaya

Untuk itulah Satgasus dibentuk oleh Polri harus melakukan gelar perkara ulang dan Olah TKP ulang, sehingga dapat kembali di runut siapa saja yang terlibat dan kemudian dari proses tersebut akan dapat membongkar misteri yang selama ini tidak terpecahkan, yakni dalang terjadinya kasus tersebut beserta motifnya.

“ Saya yakin Polri memiliki kemampuan untuk membongkar berbagai kasus secara professional, untuk itu saya sangat berharap Satgasus yang dibentuk Polri dapat bekerja serius, cermat dan berdampak pada mengembalikan Citra Polri yang kian terpuruk akibat kasus tersebut.”pungkas Agus Yohanes.

Loading

Berita Terkait

Satgas: Sudah Libatkan POM TNI dan Propam Polri
KemenKopUKM Tingkatkan Layanan Pendampingan Hukum Bagi Pelaku UMK
Dikuti lebih 200 Peserta, Indonesia Gymnaestrada Pertama Sukses Di gelar
Rp 5 triliun Hasil Judi “online” Dilarikan ke Thailand-Kamboja Ungkap PPATK
Pemprov DKI Gelar Pameran Jakarta Tangguh
CdM percaya diri angkat besi capai target tertinggi pada Olimpiade
Produksi 314 ribu butir Ekstasi di Medan Di Gagalkan Polri
Wacana duet Anies-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024 Ditolak Kader Senior PDIP

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:03 WIB

Satgas: Sudah Libatkan POM TNI dan Propam Polri

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:41 WIB

KemenKopUKM Tingkatkan Layanan Pendampingan Hukum Bagi Pelaku UMK

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:17 WIB

Dikuti lebih 200 Peserta, Indonesia Gymnaestrada Pertama Sukses Di gelar

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:04 WIB

Rp 5 triliun Hasil Judi “online” Dilarikan ke Thailand-Kamboja Ungkap PPATK

Sabtu, 15 Juni 2024 - 19:40 WIB

Pemprov DKI Gelar Pameran Jakarta Tangguh

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:08 WIB

Produksi 314 ribu butir Ekstasi di Medan Di Gagalkan Polri

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:59 WIB

Wacana duet Anies-Kaesang di Pilkada Jakarta 2024 Ditolak Kader Senior PDIP

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:41 WIB

Distribusi Beras Sebaiknya Gandeng Warung Tradisional

Berita Terbaru

Headline

Satgas: Sudah Libatkan POM TNI dan Propam Polri

Sabtu, 15 Jun 2024 - 21:03 WIB

daerah

Pemprov DKI Gelar Pameran Jakarta Tangguh

Sabtu, 15 Jun 2024 - 19:40 WIB