Home » Headline » Haul Jendral TNI (Anumerta) A. Yani ke 102, Sosok Kepahlawanannya Solusi Krisis Keteladanan Anak Bangsa Di era Kekinian

Haul Jendral TNI (Anumerta) A. Yani ke 102, Sosok Kepahlawanannya Solusi Krisis Keteladanan Anak Bangsa Di era Kekinian

dito 20 Jun 2024 220

NasionalPos.com, Jakarta- Bertempat di museum Sasmitaloka Jendral Achmad Yani, segenap anggota  Keluarga Besar. Jendral TNI (Anumerta) Achmad Yani mengelar acara memperingati hari lahirnya ayahanda Achmad Yani yang ke 102, yang selalu di peringati setiap tanggal 19 Juni di rumah dinas tempat tinggal dahulu dan tempat kejadian yang mengerikan dibunuhnya bapak  di depan mata kepala kami yang sulit untuk dilupakan, demikian disampaikan Amelia Yani Putri Jendral TNI (Anumerta) Achmad Yani kepada NasionalPos.com, Rabu, 19 Juni 2024 kemaren.

“Bagaimanapun kami harus memegang nama baik beliau juga nama baik para Pahlawan Revolusi lainnya. “ ucap Amelia Yani yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina.

Dalam penuturannya, ketika mengenang peristiwa berdarah yang terjadi 59 tahun silam, dirinya menilai peristiwa tersebut sungguh sangat luar biasa,  di saat peristiwa itu terjadi,  para perwira TNI AD tanpa pamrih berkorban jiwa raga untuk Pancasila  dan negara tercinta, tidak hanya itu, mereka gugur untuk mempertahankan ideologi Pancasila dari berbagai rongrongan, tanpa meninggalkan apapun buat kehidupan keluarganya, bahkan peristiwa itu, selain menimbulkan kepedihan mendalam bagi keluarga, juga kebingungan bagi keluarga yang ditinggalkannya untuk melanjutkan putra-putrinya agar bisa terus bertahan hidup hingga sekarang.

“Salah satu hikmah dari peristiwa pedih tersebut, yang tidak banyak orang tau, kami putra-putri para Pahlawan Revolusi, terutama saya bersama saudara-saudaraku, telah menjadi pribadi-pribadi yang tegar, mandiri, berdikari dan tidak goyah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan saat itu, alhamdulilah sekarang kami telah berhasil melampaui tantangan tersebut, ”tukas Dubes Amelia Yani

Baca Juga :  Di Acara Sarapan Pagi Bersama TNI/Polri, Heru Tekankan Soliditas Tiga Pilar Jaga Kamtibmas

Namun, ironisnya, lanjut Dubes Amelia Yani, kondisi saat ini, jauh dari harapan, bahkan sangat miris, ketika mendengar melihat dan mencermati perilaku para pejabat negara di berbagai tingkatan sampai tingkat paling bawah, mereka  tidak punya malu melakukan pencurian alias maling merampok uang negara bertriliun triliun rupiah didiamkan saja oleh yang berkuasa, nampaknya mereka melupakan pengabdian dan pengorbanan tanpa pamrih dari para pahlawan revolusi beserta jiwa raganya diserahkan bagi negara dan bangsa demi harga diri maupun kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tapi kenyataannya, kini, fenomena itu menunjukkan semakin terkikisnya budaya Pancasila, tidak hanya itu, adanya program makan gratis tidak seharusnya di laksanakan, bila tradisi menyisihkan sedikit beras kemudian di masukkan dalam bambu di setiap rumah yang dilaksanakan oleh masyarakat pedesaan itu di kembangkan di seluruh negeri, maka masalah kebutuhan pangan dapat mudah ditanggulangi.

“ Tradisi tersebut adalah wujud Gotong-royong yang juga merupakan implementasi dari Pancasila, kalau itu di terapkan di seluruh wilayah negeri ini, maka tidak perlu lagi program makan siang gratis yang justru menelan anggaran trilyunan rupiah.” Tegas Dubes Amelia Yani.

Sementara itu, Mayang cucu dari Mayjen TNI (Anumerta) DI Panjaitan yang juga termasuk Pahlawan Revolusi, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa peristiwa 1965 terjadi 59 tahun silam, bukan hanya menyisahkan sejarah kelam perjalanan bangsa Indonesia, melainkan juga memberikan makna mendalam mengenai kepahlawanan dari Sosok Jendral TNI (Anumerta) Achmad Yani, maupun pahlawan revolusi lainnya, yang sudah semestinya menjadi keteladanan bagi generasi muda  di era kekinian.

Baca Juga :  PPIR Berkolaborasi Dengan Pegiat Seni dan Universitas Paramadina Gelar Drusba Fest 2025

“Kepahlawanan mereka patut di teladani oleh anak bangsa, yang saat ini mengalami krisis keteladanan, sehingga mereka menjadi pribadi yang tidak mengetahui bahkan mengabaikan nilai-nilai luhur teman2 dari kepahlawanan Jendral TNI (Anumerta) A. Yani beserta pahlawan revolusi lainnya, akibatnya mereka menjadi pribadi yang mudah terpengaruh oleh ideologi lain selain Pancasila, ini harus kita cegah dengan kata lain kepahlawanan Jendral TNI (Anumerta) A. Yani solusi krisis keteladanan anak bangsa di era kekinian, terutama dalam hal memaknai dan mengamalkan Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia ”tandas Mayang.

Hadir juga dalam acara ini putra/i Haryono MT, kel. Pandjaitan, kel. Sugiyono, pengurus maupun anggota dari Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) antara lain Suryo Susilo, Nina Pane, Djoko Purwongemboro, Faisal Saleh, Martinus Johan Mosi, Tuti Doeriat, Mayang, cucu D.I. Pandjaitan, dan Anne, cucu S.M. Kartosuwiryo, Adam (anggota FSAB muda), komunitas Pahlawan Revolusi,  lawyer pak Minto, ibu Wening dubes, pak Purbo dubes dan puluhan tamu undangan lainnya yang memenuhi ruangan tengah musium Sasmitaloka Jendral TNI (Anumerta) A. Yani.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

AWI-BCW Datangi Pesona Osing, Minta Kejelasan Status Perizinan

- Banyuwangi

06 Jun 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi, Indra, bersama Ketua Banyuwangi Watch Corruption (BCW), Masruri, menyoroti Dugaan persoalan perizinan yang berkaitan dengan operasional Hotel Pesona Osing di Jalan KH. Ahmad Kholil, dusun Krajan Yosomulyo, Kecamatan Gambiran Banyuwangi. Sorotan tersebut muncul setelah adanya Dugaan bahwa izin yang digunakan hotel tersebut perlu diperjelas, apakah …

x
x