Home » Nasional » Polresta Banyuwangi laksanakan Pengamanan Kebo-Keboan Alasmalang: Tradisi Syukur Masyarakat Banyuwangi

Polresta Banyuwangi laksanakan Pengamanan Kebo-Keboan Alasmalang: Tradisi Syukur Masyarakat Banyuwangi

Eni 21 Jul 2024 161

 

Nasionalpos.com l Banyuwangi – Polresta Banyuwangi melaksanakan giat pengamanan Tradisi Kebo keboan di Desa Alasmalang, Kecamatan Singonjuruh, Banyuwangi.Minggu (21/07/2024) .

Desa Alasmalang menjadi pusat perhatian dengan digelarnya ritual adat Kebo-Keboan. Acara ini diadakan untuk menolak bala dan sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang melimpah. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain:
– Asisten Umum Pemerintahan Pemkab Banyuwangi, Bapak Ustadi, yang mewakili Bupati Banyuwangi.
– Kabag Ren Polresta Banyuwangi, Kompol Sudarsono, S.H.
– Danramil Singonjuruh, Kapten Edi S, mewakili Dandim 0825 Banyuwangi.
– Letda Adi Wijaya dari Pos AL Blimbingsari, mewakili Danlanal Banyuwangi.
– Pejabat SKPD Kabupaten Banyuwangi dan Dewan Kesenian Kabupaten Banyuwangi.
– Dosen Universitas Prof. Nofi dari Jakarta, serta perwakilan mahasiswa dari Surabaya, Malang, dan Jember.
– Muspika Kecamatan Singonjuruh, para kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.
– Masyarakat Kecamatan Singonjuruh dan sekitarnya, termasuk dari Kecamatan Rogojampi, Kecamatan Songgon, dan Kecamatan Kabat.

Baca Juga :  Satlantas Polres Lumajang Gelar Patroli Rutin, Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas

Acara dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, diikuti oleh persembahan Tarian Segoro Tangi dan pembacaan doa. Ketua Panitia memberikan sambutan, diikuti oleh Bapak Ustadi yang menyampaikan pesan Bupati Banyuwangi. Bupati, dalam sambutan virtualnya, memberikan apresiasi kepada masyarakat Alasmalang yang terus melestarikan tradisi leluhur.

Puncak acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Bapak Ustadi, dilanjutkan dengan pembacaan ritual oleh tokoh adat dan sesi ramah tamah. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh khidmat.

Baca Juga :  48 Menteri dan 5 Kepala Lembaga Kabinet Merah Putih Resmi Dilantik Presiden Prabowo

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si yang diwakili oleh Kabag Ren Polresta Banyuwangi, Kompol Sudarsono, S.H., menyampaikan bahwa ritual ini selain sebagai bentuk syukur kepada Tuhan juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar warga.

kapolsek Singojuruh AKP Arif mengatakan bahwa Kegiatan Tradisi Kebo Keboan ini dilakukan pengamanan secara terbuka dan tertutup dengan melibatkan anggota TNI, Polresta , Polsek , Linmas dan juga kelompok masyarakat lainnya untuk menjamin kelancaran dan ketertiban Acara. Alhamdulilah acara berjalan dengan aman dan tertib.” Tandasnya

Tradisi Kebo-Keboan ini diharapkan terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang menguatkan identitas dan kebersamaan masyarakat Banyuwangi.

Redaksi/Tim.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x