Home » Nasional » Pemberitaan Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan, Adalah Hoax dan Akal-akalan Mafia BBM Ucin

Pemberitaan Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan, Adalah Hoax dan Akal-akalan Mafia BBM Ucin

Eni 29 Jul 2024 50

 

nasionalpos.com ll Bitung— Pemberitaan terkait dugaan pemerasan oknum wartawan terhadap PT TME itu tidak benar dan Hoax, dan diduga hanya akal-akalan dari Oknum Mafia BBM Ucin untuk menghindar dari pemeberitaan awak media, berikut tanggapan dari oknum wartawan:

Terkait pemberitaan itu saya merasa keberatan dengan pemberitaan yang telah diterbitkan beberapa media dimana ada media yang melanggar kode etik jurnalistik dengan menampilkan foto pribadi saya tanpa disamarkan serta menyebarluaskan nomor telepon yang kemungkinan menyebarkan data pribadi saya yang melanggar peraturan Undang Undang tentang kerahasiaan data pribadi.

Terkait itu untuk menanggapi pemberitaan tersebut dapat saya sampaikan sebagai berikut:

1. Saya tidak pernah melakukan pemerasan terhadap PT TME atau oknum Mafia BBM jenis solar yang bernama Muslim Minggu alias Ucin.

Baca Juga :  Kemensos Bangkitkan Jiwa Patriotisme Mahasiswa Mataram melalui Bedah Buku "Menghadang Kubilai Khan" karya AJ Susmana

2. Terkait saya memakai media lain untuk memberitakan kegiatan yang diduga ilegal yang dilakukan PT TME itu tidak benar.

3. Terkait bukti transfer yg di perlihatkan itu adalah bukti transfer yg beberapa waktu yang lalu, oknum yang diduga mafia BBM jenis solar Ucin, meminta bantuan saya untuk memediasi dengan beberapa awak media yang telah memuat pemberitaan PT TME.

4. Secara hukum pihak Polres Bitung juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap PT TME. Pemberitaan juga telah dilakukan konfirmasi terhadap pihak Polres Bitung dan pihak PT TME dan sudah dilakukan pemberitaan secara berimbang.

Baca Juga :  Kalapas Kelas IIA Jember Hasan Basri Turut Serta Dalam Rapat Kerja Teknis(Rakernis) Pemasyarakatan Di Hotel & Cottage, Prigen Pasuruan

Adapun terkait pemberitaan itu saya meminta kepada beberapa media yang telah menerbitkan pemberitaan terhadap diri saya untuk melakukan klarifikasi atau cover booth side demi meluruskan permasalahan yang ada serta pemberitaan juga menjurus kepada fitnah dan ujaran kebencian.

Demikian klarifikasi yang ada kiranya menjadi perhatian dan dapat diklarifikasi secepatnya untuk menjaga marwah insan pers Indonesia serta menghormati UU Pers No 40 tahun 1999.

Diketahui oknum Mafia BBM tersebut sering memakai jasa dari Oknum wartawan Resa untuk memediasi kepada oknum-oknum wartawan yang memberitakan dan akan memberitakan dugaan kegiatan ilegal mereka.

Team.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Unjuk Rasa Terbesar? 5.000 Massa Siap Padati Kantor Bupati Banyuwangi

- Banyuwangi

25 Apr 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Sekitar 5000 massa direncanakan akan turun ke jalan dalam sebuah aksi unjuk rasa besar yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Mei 2026 di Depan Kantor Bupati Banyuwangi. Aksi ini digelar sebagai bentuk tuntutan masyarakat yang mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi segera mengundurkan diri dari jabatannya. Koordinator aksi,Mohamad Amrullah,S.H.M.Hum. menyampaikan bahwa …

Serah Terima Kunci Rumah Parahyangan Garden City di Margaasih: Wujudkan Impian Hunian Nyaman dan Strategis

Suryana Korwil Jabar

25 Apr 2026

Bandung, 25 April 2026, ARMEDIA.NEWS – Momen yang dinanti-nantikan akhirnya tiba! Perumahan Parahyangan Garden City yang berlokasi di Jl. Nanjung, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, mengadakan acara serah terima kunci rumah bagi para pembeli unit huniannya. Acara ini menjadi bukti komitmen pengembang dalam menyelesaikan proyek lebih cepat dari waktu yang dijanjikan dan memberikan hunian …

x
x