Home » Ekonomi » Rasikh Khalil Pasya dan Dhiya Urrahman: Dari Bootcamp hingga Magang, Menjelajah Dunia IT dengan Semangat dan Ketekunan

Rasikh Khalil Pasya dan Dhiya Urrahman: Dari Bootcamp hingga Magang, Menjelajah Dunia IT dengan Semangat dan Ketekunan

Dewi Apriatin 30 Okt 2024 124

Rasikh Khalil Pasya dan Dhiya Urrahman, mahasiswa Universitas Negeri Semarang membagikan pengalaman seputar Web Developer.

Surabaya, 26 Oktober 2024 – “Kesuksesan bukanlah sekadar hasil akhir, melainkan perjalanan untuk terus belajar dan mengembangkan diri”. Pepatah ini merupakan ungkapan yang pas untuk dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rasikh Khalil Pasha dan Dhiya Urrahman, yang saat ini menempuh semester 7 di jurusan Teknik Informatika, ysng saat ini menjalankan program magang di PT BIT sebagai Full Stack Developer. Keduanya merupakan peserta program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Batch 12 dengan peminatan Front End Developer, yang terselenggara berkat kerja sama antara UNNES dan Maxy Academy.

Program MBKM ini menawarkan kombinasi antara bootcamp intensif dan pengalaman magang di dunia industri, yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keahlian praktis dan kemampuan adaptasi di lingkungan kerja. Rasikh dan Dhiya mengungkapkan bahwa pengalaman magang di PT BIT serta pelatihan di Maxy Academy memberikan wawasan mendalam tentang dunia kerja di bidang teknologi informasi, terutama dalam pengembangan web.

Kesan Mendalam dari Bootcamp Maxy Academy

Selama mengikuti bootcamp di Maxy Academy, Rasikh dan Dhiya mendalami materi Front End Development dengan dukungan penuh dari tim pengajar yang profesional. Rasikh menyebutkan bahwa bootcamp ini bukan hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis (hard skill), tetapi juga mengasah keterampilan non-teknis (soft skill), seperti komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah. Bagi Dhiya, yang sebelumnya telah mengikuti beberapa bootcamp lain, Maxy Academy memiliki keunikan tersendiri. “Bootcamp di Maxy Academy itu berbeda karena ada monitoring harian yang sangat membantu. Tidak seperti bootcamp lainnya yang hanya menyediakan materi dan tugas tanpa supervisi,” ujar Dhiya. Selain itu juga, terdapat kegiatan Maxy Talks yang menjadi sarana bagi peserta untuk memperluas wawasan dan mendapatkan inspirasi langsung dari praktisi berpengalaman. Rasikh dan Dhiya menyampaikan bahwa sesi-sesi Maxy Talks sangat membantu mereka memahami perkembangan teknologi terbaru dan tren industri saat ini.

Baca Juga :  Perkuat Kolaborasi,Kemenekraf MoU Dengan Kemenag Dan BSSN Di Hotel Borobudur

Dalam rangkaian kegiatan bootcamp ini, terdapat juga Hackathon yang dirancang untuk mengasah kemampuan peserta dalam menyelesaikan proyek dalam tim. Hackathon pertama menggunakan framework Laravel, sedangkan Hackathon kedua menggunakan Next.js. “Kami belajar bekerja dalam tim untuk menyelesaikan proyek dalam waktu yang singkat, yang sangat mirip dengan situasi di dunia kerja,” ujar Rasikh.

Pengalaman Magang di PT BIT yang Berkesan

Selama magang di PT BIT, Rasikh dan Dhiya mendapatkan kesempatan untuk bekerja langsung dalam proyek pengembangan website perusahaan. Mereka mengaku sangat terbantu oleh dukungan tim yang ada di PT BIT, yang siap membimbing dan membantu dalam proses pengembangan proyek. “Teman-teman di PT BIT sangat suportif dan kooperatif, sehingga kami bisa menyelesaikan tugas-tugas dengan baik,” kata Rasikh.

Baca Juga :  Kenaikan PPN 12% Dinilai Membebani Pengembang, Apa Dampaknya bagi Pasar Properti?

Dalam wawancara rekrutmen dengan PT BIT, mereka merasa terbantu dengan pengetahuan yang telah mereka dapatkan di Maxy Academy sehingga dapat menjalani proses seleksi dengan lancar. “Pertanyaan seputar dunia IT terasa familiar karena materi di bootcamp Maxy Academy sudah mencakup banyak hal yang kami pelajari,” tambah Dhiya.

Harapan dan Pesan untuk Mahasiswa Lain

Rasikh dan Dhiya berharap agar semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk mengikuti program serupa. Mereka menggarisbawahi pentingnya ketelatenan dan kemauan untuk terus belajar dalam menguasai bidang pengembangan web. “Penting untuk terus mengasah kemampuan teknis, namun jangan lupa soft skill juga sangat dibutuhkan di dunia kerja. Keberhasilan suatu proyek sering kali ditentukan oleh kemampuan bekerja sama dan komunikasi yang baik,” jelas Rasikh.

About Maxy Academy

Maxy Academy adalah lembaga pendidikan teknologi yang berfokus pada pengembangan AI dan blockchain. Maxy Academy bertujuan menciptakan ekosistem pembelajaran Digital Skills dan Entrepreneurship yang memungkinkan mahasiswa untuk sertifikasi upskilling dan penempatan magang.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Poros Rawamangun Sorot Kualitas Kinerja Inspektorat Pemprov DKI Jakarta Terhadap Dua Proyek Pengadaan di DKI Jakarta

dito

27 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Tekad Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, untuk membersihkan di kalangan Pemprov DKI Jakarta dari tindak pidana korupsi, ternyata masih terganjal dengan adanya temuan dua kasus yang hingga saat ini belum ada penetapan tersangka nya, yakni Dua proyek pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang di temukan oleh BPK.   …

Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum, Usut Rp 50 Milyar APBD 2026 Pemprov DKI Jakarta, Untuk Pembangunan RSUD Cakung

dito

24 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Terkait dengan adanya temuan dugaan adanya dana Rp 50 Milyar bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 Pemprov DKI Jakarta, yang semestinya peruntukkannya membangun Rumah Sakit Daerah Cakung, yang total membutuhkan biaya Rp 400 milyar, namun hingga saat ini pembangunan fisiknya belum ada,   Maka kepada wartawan, Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, …

KKP Perkuat Empat Aspek Penataan Ruang Laut di Sumatra, Dukung Program Prioritas Nasional

Zulwandi

27 Sep 2026

Padang, Nasionalpos.com — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia memperkuat empat aspek penataan ruang laut di wilayah Sumatra guna mendukung pelaksanaan berbagai program dan kegiatan prioritas nasional di bidang kelautan dan perikanan. Penguatan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis Penataan Ruang Laut dalam Mendukung Program dan Kegiatan Prioritas Nasional Bidang Kelautan dan Perikanan di …

Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

x
x