Home » Nasional » Hiburan Organ Tunggal “New Erika” Masyarakat Merasa Resah, Pemerintah Setempat Diduga tutup mata

Hiburan Organ Tunggal “New Erika” Masyarakat Merasa Resah, Pemerintah Setempat Diduga tutup mata

Syamsul Bahri 07 Des 2024 82

 

Nasionalpos.com ll Kabupaten Tangerang – Ngamen hiburan sampai larut malam new erika mainnya sampai larut malam, pemerintah setempat diduga tutup mata, jum’at malam sabtu Kp. Bugel Tegal Rt. 004 RW. 006 Desa Pangadegan Kecamatan Pasar Kemis, kabupaten Tangerang-Banten. Jum’at (06/12/2024)

Keresahan warga Kampung Bugel, Tegal, RT 004 RW 006, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, terkait aktivitas hiburan musik oleh “New Erika” yang berlangsung hingga larut malam. Bukan hanya mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan warga dengan suara keras hingga larut malam, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran yang lebih serius.

Seperti yang disampaikan oleh warga berinisial E, tempat hiburan tersebut diduga menjadi tempat penjualan minuman keras (miras) kepada anak muda. Keberadaan miras di tempat hiburan ini sangat meresahkan warga, terutama mengingat banyak anak-anak yang keluar rumah dan menyaksikan kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Perlu Penyelarasan Dengan UU KUHP, Soal Pembahasan Revisi UU ITE

Situasi ini dinilai terlalu bebas dan berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi anak-anak generasi muda, seperti penyalahgunaan miras dan perilaku menyimpang lainnya. Ini adalah masalah serius yang mengancam masa depan generasi muda kita, melindungi anak-anak kita dari pengaruh buruk seperti ini.

Ketidaktegasan pemerintah setempat dalam menangani permasalahan ini semakin memperdalam keresahan warga. Pemerintah seharusnya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat, bukan menutup mata terhadap pelanggaran yang terjadi. Keberadaan tempat hiburan yang diduga menyediakan miras dan beroperasi hingga larut malam, serta kurangnya pengawasan, menunjukkan kelemahan dalam penegakan aturan dan perlindungan terhadap warga.

Baca Juga :  Hindari Penipuan, Masyarakat Harus Jeli di Medsos

Oleh karena itu, dirinya mendesak pemerintah setempat untuk segera mengambil tindakan tegas. Bukan hanya membatasi jam operasional tempat hiburan tersebut, tetapi juga menindak tegas penjualan miras kepada anak di bawah umur. Perlindungan anak harus menjadi prioritas utama.

“Dirinya berharap pemerintah dapat berkolaborasi dengan pihak terkait, seperti kepolisian dan tokoh masyarakat, untuk menciptakan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan. Kita perlu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak kita.” Ungkap E.

Semoga kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat.

(red/tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x