Home » Headline » Rencana Pendirian CGRS di Indonesia Di Dukung Bamsoet Waketum KADIN Indonesia

Rencana Pendirian CGRS di Indonesia Di Dukung Bamsoet Waketum KADIN Indonesia

dito 11 Apr 2025 199

Nasionalpos.com, Jakarta-

Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Suryo Susilo, Ketua PPIR (Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia) bersama pengurus PPIR lainnya berkunjung ke kantor Bambang Soesatyo. Susilo menjelaskan mengenai tugas yang diberikan oleh Russian Geographical Society (RGS) untuk membentuk Center of Russian Geographical Society (CRGS) di Indonesia sebagai mitra dari Russian Geographical Society di Russia (RGS).
RGS didirikan atas perintah tertinggi Nicholas I pada tahun 1845. Selama bertahun-tahun, Perhimpunan ini dipimpin oleh perwakilan dari Keluarga Kekaisaran Rusia, ilmuwan, dan negarawan.
Di antara anggota kehormatan Perhimpunan adalah tokoh pemerintah, ilmiah dan masyarakat: PP Semenov-Tyan-Shansky, S.Yu. Witte, NI Vavilov, VI Vernadsky, FP Wrangel, AM Gorchakov, VI Dahl, VA Obruchev, orang asing terkenal – Raja Belgia Leopold II, Sultan Turki Abdul Hamid, Raja Carl XVI Gustav dari Swedia, Raja Oscar II dari Norwegia, Shah Persia Nasser al-din Shah Qajar, Baron Ferdinand Richthofen, Roald Amundsen, Fridtjof Nansen, Thor Heyerdahl.
Kemudian Valery Fedortsov, Wakil Ketua PPIR menambahkan bahwa pada tanggal 9 November 2009, diadakan kongres luar biasa RGS, yang menghasilkan pembentukan Dewan Pembina RGS, yang dipimpin oleh Vladimir Vladimirovich Putin. Para dermawan, pendidik, dan tokoh masyarakat dalam dan luar negeri menjadi anggota Dewan. Sergei Kuzhugetovich Shoigu terpilih sebagai Presiden RGS.
Dalam kesempatan menerima kunjungan PPIR, Bmbang Soesatyo (Bamsoet), Ketua DPR RI 2018-2019, Ketua MPR RI 2019-2024, Anggota DPR RI menyampaikan dukungan nya terhadap rencana Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) mendirikan Center of Russian Geographical Society atau Pusat Masyarakat Geografi Rusia (CRGS) di Indonesia.
Menurut Bamsoet, pendirian CRGS di Indonesia, tidak hanya mencerminkan kedekatan antara kedua negara, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi budaya dan pendidikan sebagai sarana mempererat hubungan bilateral yang telah terjalin selama 75 tahun,
Selain itu, pendirian CRGS di Indonesia bukan hanya sebuah langkah untuk merayakan hubungan diplomatik yang telah terjalin selama 75 tahun, tetapi juga merupakan komitmen untuk membangun hubungan yang lebih kuat dan berkelanjutan melalui budaya.
“Keberadaan CRGS sangat di perlukan keberadaannya, di tengah-tengah dinamika global yang terus berubah, menciptakan jembatan budaya yang solid akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara dan menciptakan warisan bersama yang dapat diberikan kepada generasi mendatang,” ucap Bamsoet saat menerima Pengurus Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) di Jakarta, Rabu (9/4/25).
Lebih lanjut Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, bahwa budaya merupakan fondasi penting dalam menjalin hubungan internasional, khususnya melalui pendekatan soft power. Untuk Indonesia dan Rusia, ikatan budaya yang telah terjalin selama 75 tahun merupakan modal sosial yang sangat berharga.
Merujuk Data dari Kementerian Luar Negeri Indonesia yang menyebutkan bahwa kerjasama budaya antara kedua negara mencakup pendidikan, seni, dan penelitian yang telah melibatkan ribuan individu dari kedua belah pihak. Dengan fondasi yang kuat dari nilai-nilai emosional, pertukaran budaya, dan komunikasi yang humanis, kedua negara dapat memanfaatkan potensi soft power untuk menciptakan ikatan yang lebih dalam.
“Sehingga Pembentukan CRGS diharapkan dapat menjadi pusat inovasi yang menghubungkan kedua bangsa, mengedepankan pertukaran pengetahuan, nilai dan pemahaman mengenai geografi serta budaya masing-masing negara,” kata Bamsoet, yang juga Ketua Komisi III DPR RI ke-7.
Bamsoet yang Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga menambahkan, CRGS di Indonesia dapat menjadi wadah bagi para tokoh dan wisatawan Rusia untuk menjelajahi serta mengenal keindahan alam dan budaya Indonesia. Melalui kerja sama ini, diharapkan terjadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang dapat memperkaya wawasan tentang geografi, tradisi dan kearifan lokal Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir,  sambung Bamsoet, berbagai kegiatan budaya telah diadakan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia-Rusia. Misalnya, Festival Kebudayaan Indonesia-Rusia yang diadakan pada bulan September 2024, berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung dari kedua negara. Acara tersebut menampilkan seni tradisional, musik, serta kuliner dari masing-masing negara. Menciptakan sebuah pengalaman unik yang mempererat hubungan antar masyarakat.
“CRGS juga dapat menjadi tempat untuk mengadakan seminar, lokakarya, dan berbagai acara budaya yang bertujuan untuk memperkenalkan kedua negara kepada publik. Kegiatan-kegiatan semacam ini tidak hanya akan meningkatkan pengetahuan umum, tetapi juga membangun rasa saling menghormati dan ikatan persaudaraan,” Tandas Bamsoet.
Menanggapi dukungan dari Bamsoet terhadap rencana pendirian CGRS di Indonesia, Ketua PPIR Suryo Susilo mengatakan dirinya bersama seluruh pengurus maupun anggota PPIR sangat mengapresiasi dan sangat berterima kasih atas pemberian dukungan tersebut.
“Dengan mendapatkan dukungan dari beliau, maka pendirian CGRS di Indonesia, akan semakin membuka jalan untuk mewujudkannya, dukungan tersebut juga membuktikan bahwa keberadaan CGRS di Indonesia, sudah merupakan kebutuhan untuk  semakin menguatkan ikatan persaudaraan bangsa Indonesia dengan Bangsa Rusia yang saling menghormati dan saling memperkaya khasanah maupun literasi maupun pengetahuan tentang budaya antar kedua bangsa yakni Bangsa Indonesia dengan Bangsa Rusia ”tukas Suryo Susilo
Hadir dalam pertemuan ini, Pengurus PPIR antara lain Ketua Suryo Susilo, Wakil Ketua Valery Fedortsov dan Bidang Budaya Xei Ofsse.
Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Reshuffle Kabinet: Ujian Otoritas Prabowo Di Tengah Ancaman Delegitimasi

Dhio Justice Law

07 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Setiap pemimpin memiliki momentum untuk menentukan arah sejarahnya. Bagi Presiden Prabowo Subianto, momentum saat ini adalah reshuffle kabinet. Reshuffle bukan sekadar mengganti orang di kursi menteri, tapi sebuah pernyataan politik tentang standar kepemimpinan yang ingin dibangun seorang presiden. Saat itulah publik akan menilai, apakah …

PRAKTISI HUKUM ANDI DARWIN RANRENG, EKSEKUSI LAHAN 6.900 M² TERANCAM MERAMPAS HAK MILIK PIHAK KETIGA SELUAS 4,5 HEKTAR

dito

06 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Perkembangan sengketa tanah di kawasan Tallo, Makassar, yang kini digunakan sebagai Asrama Polisi (Aspol) Polda Sulsel, nampak menemukan titik terang benderang untuk membuktikan kebenaran dan keabsahan kliennya sebagai pemilik lahan tersebut, yang tidak di pindah tangan kan ke pihak manapun,demikian di sampaikan Andi Darwin R. Ranreng, Pimpinan DRR Associates Legal Consultants yang bertindak …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

JDIH Kabupaten Pesisir Selatan Hadirkan Inovasi Layanan Hukum Digital untuk Wujudkan Pemerintahan Transparan

Primadoni,SH

04 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah terus memperkuat pelayanan informasi hukum kepada masyarakat dengan menghadirkan inovasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Layanan berbasis digital ini menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses cepat, akurat, dan terpercaya terhadap berbagai dokumen hukum resmi tanpa dipungut …

Viviannne Vernetta Wangsa Memukau Panggung Awarding Banyuwangi Ethno Carnival, Suara Emas Generasi Muda Gaungkan Pesona Budaya Blambangan

- Banyuwangi

03 Agu 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM  – Penampilan penyanyi muda berbakat Viviannne Vernetta Wangsa menjadi salah satu sajian paling memikat dalam malam Awarding Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026. Dengan membawakan lagu legendaris Banyuwangi “Grajagan Banyuwangi”, Viviannne sukses mencuri perhatian para tamu undangan, pegiat seni, pelaku budaya, serta masyarakat yang memadati lokasi acara. Di bawah sorotan lampu panggung, Viviannne tampil …

A.DARWIN R. RANRENG SH,MH : DUA LEMBAGA NEGARA BERSENGKETA ATAS TANAH YANG BUKAN MILIK MEREKA, TAPI TANAH ITU MILIK WARGA NEGARA YANG TIDAK PERNAH MENJUALNYA

dito

02 Agu 2026

NasionalPos.com, Makassar- Terkait sengketa tanah di Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yang sedang diperebutkan antara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI dan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan tersebut.   Kepada wartawan yang menghubungi, Minggu, 2 Agustus 2026 di Makassar, Andi Darwin R. Ranreng SH, MH, selaku Kuasa Hukum dari Hj. Magdalena Demunic / …

x
x