Home » Headline » Batasi Mahasiswa Baru PTN hingga Juli, Mendiktisaintek Di Sorot DPR RI

Batasi Mahasiswa Baru PTN hingga Juli, Mendiktisaintek Di Sorot DPR RI

dito 16 Jul 2025 228

NasionalPos.com, Jakarta-Mendiktisaintek Brian Yuliarto menanggapi terkait adanya penerima mahasiswa baru yang berlebihan di perguruan tinggi negeri (PTN).

Brian menegaskan PTN tidak boleh melakukan rekrutmen penerimaan mahasiswa baru lebih dari Juli.

Hal itu disampaikan Brian dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/7/2025).

Brian mengatakan peristiwa penerimaan mahasiswa baru yang berlebihan itu terjadi pada 2023/2024.

“Kemudian, memang setelah itu dilakukan evaluasi dan ditegur, dan memang diminta untuk mengurangi jumlahnya, jadi kembali ke sebelumnya,” kata Brian.

Dia menegaskan PTN tak boleh menambah rekrutmen mahasiswa baru. Brian mengatakan proses rekrutmen PTN hanya sampai Juli.

 

“Jadi memang beberapa rekrutmen mahasiswa baru itu kami minta untuk tidak melakukan penambahan oleh PTN,” ujarnya.

 

“Jadi sesuai dengan kuota sebelumnya, termasuk dengan waktunya kita batasi sampai dengan bulan Juli, kita sudah mengeluarkan dua kali surat edaran agar negeri tidak membuka setelah bulan Juli,” sambungnya.

Baca Juga :  Pelaku Pelaporan Bamsoet Ketua MPR Ke MKD DPR, Terindikasi Melanggar UU ITE & KUHP Pasal 330

Lebih lanjut, Brian juga menanggapi terkait peristiwa mahasiswa lulusan perguruan tinggi swasta (PTS) direkrut untuk mengajar di PTN. Brian mengatakan akan berkoordinasi dengan MenPAN-RB Rini Widyantini terkait kejadian tersebut.

“Kami nanti akan coba bicara dengan MenPAN-RB kemungkinannya seperti apa,” ujarnya.

Menurut dia, sesama perguruan tinggi harus saling menghargai. Sebab itu, dia mengusulkan nantinya mahasiswa lulusan PTS yang akan menjadi dosen di PTN harus menyertakan persetujuan dari PTS.

“Rasanya kita bisa minta nantinya ketika dia mendaftar mungkin persetujuan gitu ya karena bagaimanapun ketika orang sudah memberikan beasiswa tentu harus dihormati,” ujarnya.

Seperti juga di PTN juga kan, kalau sudah di sekolah kan dia punya kewajiban untuk mengajar 3N+1. Mungkin nanti kita akan rekrutmen-rekrutmen di PTN kita akan meminta adanya persetujuan dari atasannya begitu ya kalau dia dosen,” imbuh dia.

Baca Juga :  Jalan Pantura dan Gumitir di Banyuwangi Macet "Lumpuh", Puskaptis minta Tour de Ijen di batalkan!!

 

Sebelumnya, anggota Komisi X DPR RI Fraksi NasDem, Lita Machfud Arifin, menyoroti adanya perguruan tinggi negeri yang menerima lebih dari 30 ribu mahasiswa baru. Lita meminta Kemendiktisaintek membuat kebijakan untuk membatasi penerimaan mahasiswa baru di kampus negeri.

 

“Di Surabaya terdapat banyak kampus swasta berkualitas dengan akreditasi unggul dan rekam jejak yang baik, namun mengalami kekurangan mahasiswa,” ujar Lita.

“Hal ini terjadi karena salah satu perguruan tinggi negeri membuka penerimaan mahasiswa baru, dalam jumlah yang sangat besar, bahkan melebihi 30 ribu orang dalam satu tahun ajaran,” sambungnya.

Selain itu, dia meminta Kemendiktisaintek memperhatikan ketersediaan sarana dan prasarana kampus untuk menjaga kualitas pembelajaran. Lita juga mengaku menerima laporan adanya mahasiswa S2 dan S3 lulusan perguruan tinggi swasta direkrut menjadi dosen di perguruan tinggi negeri.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di HUT ke-81 RI, FSAB Menyerukan Untuk Bersatu dan Berkarya Bagi Kemajuan Bangsa

dito

17 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Pada Tanggal 17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia. Pada tahun ini, bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.   Sebuah perjalanan panjang yang dipenuhi dengan perjuangan, pengorbanan, serta tekad untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo …

Wali Kota Lubuk Linggau Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

Andi Ledi Lubuk Linggau

17 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat memimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026, di Lapangan Juara, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat, diikuti jajaran Pemerintah Kota Lubuk Linggau serta peserta lainnya. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa …

MBG : Jangan Jadi Karpet Merah Korporasi, Petani Banyuwangi Jangan Jadi Penonton

- Banyuwangi

15 Agu 2026

BANYUWANGI, MASIONALPOS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program pemberian makanan, tetapi peluang ekonomi raksasa bagi petani, peternak, pembudidaya ikan dan nelayan Banyuwangi. Namun tanpa kebijakan tegas, peluang tersebut justru berpotensi menjadi karpet merah bagi korporasi dan distributor besar dari luar daerah. Pemkab Banyuwangi jangan sampai hanya menjadi penonton ketika uang program pemerintah …

Jajaran Pemkot Lubuk Linggau Hadiri dan Ikuti Acara Mendengarkan Pidato Kenegaraan

Andi Ledi Lubuk Linggau

14 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat diwakili Sekretaris Daerah (Sekda),  H Trisko Defriyansa menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, Jumat (14/8/2026). Baca Juga :  Pelaku Pelaporan …

Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

x
x