Home » Headline » Di duga terjadi transaksi Mencurigakan, hasilnya di Simpan di Bunker Jokowi, FAMPI Desak PPATK Lakukan Audit investigatif

Di duga terjadi transaksi Mencurigakan, hasilnya di Simpan di Bunker Jokowi, FAMPI Desak PPATK Lakukan Audit investigatif

dito 01 Agu 2025 741

NasionalPos.com, Jakarta-

Adanya temuan informatif tentang bunker penyimpanan uang di rumah mantan Presiden Jokowi di Solo, menimbulkan kecurigaan di masyarakat adanya aliran dana yang mencurigakan masuk ke kantong pribadi mantan Presiden Jokowi tersebut, yang di duga bernilai ratusan trilyunan rupiah, demikian di sampaikan oleh

Dawud Fahim juru bicara Front Aksi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia ( FAMPI) kepada wartawan, Jumat, 1 Agustus 2025 di Jakarta.

“Kami menduga tumpukan dana senilai trilyunan rupiah itu merupakan hasil setoran dari berbagai upeti proyek strategi nasional, dan transaksi mencurigakan dari berbagai rekening yang di buat untuk menampung uang yang masuk ke mantan presiden jokowi.” ungkap Dawud Fahim.

Menurutnya, adanya temuan informatif mengenai tumpukan uang mencapai trilyunan rupiah yang di duga tersimpan di bunker rumah Jokowi, maka berdampak bisa memicu adanya keresahan masyarakat, dan ini juga mengindikasikan adanya dugaan uang tersebut hasil dari cara-cara illegal, tertutup serta di duga haram.

Baca Juga :  Banjir Kapuas Meluas, Sebanyak 4.166 Rumah Terendam, Penyakit Mulai Menyerang Warga

” Maka berkaitan dengan temuan tersebut, maka menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, Adapun mantan Presiden juga wajib untuk di periksa harta kekayaan,” tukas Dawud Fahim yang juga koordinator Gerakan Mahasiswa & Pemuda Muslim Indonesia.

Akan tetapi lanjut Dawud, pasca lengser sebagai presiden, Jokowi tidak pernah menjelaskan asal-usul penambahan harta kekayaannya selama 10 tahun ia menjabat sebagai presiden, sehingga menimbulkan kecurigaan masyarakat,

Baca Juga :  Thailand masuki fase ketidakpastian politik, Prayuth PM Thailand Diminta Lepas Tugas

Selain itu, dirinya juga menduga Mantan Presiden Jokowi melakukan praktek pencucian uang di berbagai perusahaan yang di jalankan oleh para loyalisnya. yang kemudian di setor ke Jokowi, dan kemudian tidak di simpan di Lembaga Perbankan, melainkan di simpan di bunker di rumah kediamannya di Solo.

” Atas temuan informatif tersebut, kami mendesak agar PPAT untuk segera melakukan audit investigatif terhadap harta kekayaan mantan Presiden Jokowi, yang di tengarai adanya’ transaksi mencurigakan yang hasilnya di simpan di bunker rumah kediaman Jokowi di Solo, Di mata hukum beliau sudah menjadi warga negara biasa, punya hak kewajiban yg sama dengan warga negara Indonesia lainnya, PPATK harus berani periksa Jokowi,” pungkas Dawud

Comments are not available at the moment.

Sorry, the comment form has been disabled on this page/article.
Related post
Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

x
x