Home » Top News » Tragedi Lingkungan Banyuwangi: PT Bumi Suksesindo Diduga Hancurkan.

Tragedi Lingkungan Banyuwangi: PT Bumi Suksesindo Diduga Hancurkan.

- Banyuwangi 27 Nov 2025 703

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM –

Permata Jawa Timur yang kini terluka. Di balik keindahan alamnya, tersembunyi dugaan perusakan lingkungan yang dilakukan oleh PT Bumi Suksesindo (PT BSI), perusahaan tambang emas yang beroperasi di wilayah tersebut. Amir Ma’ruf Khan, aktivis lingkungan yang dikenal sebagai “Raja Angkasa,” menyuarakan keprihatinannya yang mendalam atas kerusakan ekosistem yang terjadi.

“Bagaimana bisa hutan lindung diobrak-abrik demi ambisi pertambangan?” tanya Amir dengan nada getir. “PT BSI mendapatkan izin dari Bupati Banyuwangi pada tahun 2012, padahal saat itu, area yang mereka tambang masih berstatus hutan lindung. Anehnya, AMDAL mereka baru terbit tahun 2014. Ini jelas sebuah kejanggalan yang harus diusut tuntas.”

Baca Juga :  Universitas Terbuka Negeri ( UT ) Surabaya, Salut Citra Persada Sumenep, Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru dengan Program Dua Jalur RPL dan Non RPL

Tak hanya itu, Amir juga menyoroti praktik kompensasi lahan yang dianggapnya merugikan negara. “Mereka seenaknya menggunakan tanah negara di Bondowoso dan Sukabumi sebagai lahan kompensasi, dengan rasio yang tidak masuk akal. Lebih ironis lagi, Menteri terkait seolah tutup mata dan menerima begitu saja. Ini sama saja dengan merampok hak rakyat,” tegasnya.

Menurut Amir, kehadiran PT BSI telah merusak moralitas para pejabat. “Sejak 2012, banyak pejabat yang tergiur dan kehilangan akal sehat. Mereka menjadi tidak taat hukum, tidak bisa membedakan benar dan salah, dan akhirnya merusak segalanya: hukum, ekosistem, ekonomi negara, bahkan mental para pejuang lingkungan,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Di tengah situasi yang memprihatinkan ini, Amir Ma’ruf Khan menaruh harapan pada Presiden RI, Prabowo Subianto. “Saya percaya, pidato-pidato Pak Prabowo tentang pentingnya menjaga lingkungan bisa menjadi doktrin bagi para pejabat di daerah. Mereka seharusnya tidak perlu menunggu perintah tertulis untuk bertindak jika melihat ada pelanggaran hukum, terutama perusakan hutan di Banyuwangi ini,” ujarnya penuh harap.

Baca Juga :  Deklarasi Relawan Ijo Royo-Royo, Dukung Paslon Uyip-Satori Pimpin Kota Tegal

Kasus ini adalah ujian bagi pemerintah dalam melindungi lingkungan dan menegakkan keadilan. Masyarakat Banyuwangi dan seluruh Indonesia menanti tindakan nyata dari pemerintah pusat untuk menindak tegas PT BSI dan oknum-oknum yang terlibat dalam tragedi lingkungan ini. Akankah keadilan dan kelestarian alam menang, ataukah kepentingan bisnis akan terus merajalela(tim)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Staf Ahli I Ikuti Rapat Tindak Lanjut Hasil SPI 2025

Andi Ledi Lubuk Linggau

31 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, diwakili Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Achmad Hasian Ritonga, didampingi Inspektur Kota Lubuk Linggau, Erwin Armeidi, mengikuti rapat tindak lanjut Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2025 di Command Center Pemkot Lubuk Linggau, Senin (31/8/2026). Rapat membahas langkah tindak lanjut hasil SPI 2025 dalam rangka …

‎Pemkot Lubuk Linggau Gelar Sholat Istisqo

Andi Ledi Lubuk Linggau

31 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUKLINGGAU-Pemerintah Kota Lubuk Linggau melaksanakan sholat istisqo berjamaah yang dilaksanakan di halaman kantor Wali Kota Lubuk Linggau, Senin (31/8/2026). ‎ ‎Dalam sambutannya, Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat mengatakan melalui sholat istisqo berjamaah, bersama-sama berdoa memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang cukup, hujan yang membawa manfaat, tidak menimbulkan bencana, serta memberikan keberkahan …

Sempat Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Tim Tabur Kejari Pessel Akhirnya Berhasil Amankan DPO Terpidana Kasus Kehutan

Primadoni,SH

28 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Operasi penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus tindak pidana kehutanan di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (28/8/2026), berlangsung menegangkan. Tim Tabur Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan harus melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit setelah terpidana Marsedes Pgl. Sedes melakukan perlawanan saat hendak dieksekusi. Seperti diketahui, …

Pisah Sambut Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi Serahkan Kepemimpinan kepada Evide

Zulwandi

26 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com — SMAN 12 Padang menggelar acara pisah sambut kepala sekolah, Senin (24/8/2026), sebagai momentum serah terima kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi, M.Pd., kepada kepala sekolah definitif, Evidel, S.Pd. Acara tersebut dihadiri Kasi SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Alit Anugrah Maria, M.Pd., yang mewakili Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

x
x