Home » Nasional » daerah » Dua Tradisi Pesisir Selatan Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

Dua Tradisi Pesisir Selatan Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2025

Primadoni,SH 03 Nov 2025 214

Pessel, Nasionalpos.com — Dua tradisi khas Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, yakni Marapulai Basuntiang dari Inderapura dan Manjalang Rumah Gadang Mandeh Rubiah dari Lunang, resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2025. Penetapan tersebut dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan RI melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi.

Pengumuman penetapan kedua tradisi ini disampaikan dalam Sidang Penetapan WBTb Indonesia 2025 yang digelar di Hotel Sutasoma Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada 5–11 Oktober 2025. Pesisir Selatan menjadi salah satu daerah yang berhasil meloloskan karya budayanya setelah melalui proses verifikasi yang berlangsung ketat dan berlapis.

Tradisi Marapulai Basuntiang dan Manjalang Rumah Gadang Mandeh Rubiah dinilai mengandung nilai budaya serta sejarah yang kuat. Kedua tradisi ini juga dianggap merepresentasikan kearifan lokal masyarakat Minangkabau di kawasan selatan Sumatera Barat.

Sebelum ditetapkan sebagai WBTb, keduanya melalui tiga tahapan verifikasi penting, mulai dari kajian ilmiah, kelengkapan data, hingga dokumentasi visual berupa foto dan video. Proses ini memastikan bahwa tradisi yang diusulkan memenuhi standar kelayakan nasional.

Baca Juga :  Ketua DPRD Pessel Apresiasi Penyaluran Bantuan Perbaikan Rumah Korban Siklon Senyar Tahap II

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan, Syafrizal Dihendri, menyambut gembira pencapaian tersebut. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, tokoh adat, serta masyarakat setempat dalam menjaga dan merawat tradisi turun-temurun.

“Alhamdulillah, tahun ini Pesisir Selatan kembali menambah dua karya budaya ke daftar Warisan Budaya Takbenda Indonesia,” ujar Syafrizal pada Senin (3/11/2025). Ia menilai penetapan ini sebagai bukti bahwa tradisi daerah masih hidup dan diakui secara nasional.

Menurutnya, kedua tradisi tersebut memiliki makna filosofis yang mendalam terkait nilai gotong royong, penghormatan terhadap adat, serta kekeluargaan, nilai-nilai yang menjadi ciri khas masyarakat Pesisir Selatan. Ia menegaskan bahwa warisan budaya tidak hanya sekadar upacara adat, tetapi juga identitas kolektif yang harus dijaga.

“Dalam Marapulai Basuntiang terdapat simbol tanggung jawab sosial seorang laki-laki yang telah menikah terhadap keluarga dan masyarakat. Sementara Manjalang Rumah Gadang Mandeh Rubiah mencerminkan rasa hormat dan penghargaan terhadap peran perempuan dalam adat Minangkabau,” jelasnya.

Syafrizal juga menilai bahwa pengakuan dari pemerintah pusat ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga budaya lokal. Ia berharap anak muda dapat menjadikan tradisi sebagai kebanggaan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Baca Juga :  Ayo Perkuat Solidaritas Jaga Jakarta Dari Ancaman Anasir Politik

“Kita ingin anak-anak muda Pesisir Selatan bangga terhadap budayanya sendiri. Tradisi ini adalah jati diri yang tidak boleh hilang oleh arus modernisasi,” ujarnya. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memperkuat pelestarian budaya lewat pendokumentasian serta kegiatan edukatif.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Pesisir Selatan berencana menggelar festival budaya tahunan yang menampilkan berbagai tradisi lokal, termasuk dua tradisi yang baru ditetapkan sebagai WBTb. Agenda ini diharapkan dapat memperluas wawasan masyarakat sekaligus menarik kunjungan wisatawan budaya.

Sertifikat resmi penetapan WBTb Indonesia Tahun 2025 dijadwalkan diserahkan pada 2–3 Desember 2025 di Jakarta. Penyerahan akan dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan RI kepada Gubernur Sumatera Barat, didampingi Bupati Pesisir Selatan serta kepala daerah lainnya.

Dengan penetapan ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan kekayaan tradisi daerah sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.***

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perkuat Sinergi Posbankum Nagari, Bagian Hukum Setda Pesisir Selatan Koordinasi dengan Polsek Koto XI Tarusan

Primadoni,SH

03 Sep 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) didampingi pihak Kecamatan Koto XI Tarusan melakukan koordinasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Koto XI Tarusan dalam rangka memperkuat sinergi program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Nagari. Koordinasi tersebut membahas penguatan pelaksanaan Posbankum Nagari sebagai salah satu upaya memperluas akses masyarakat …

Polsek Bayang Amankan Terduga Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Turut Diamankan

Primadoni,SH

25 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com – Unit Reskrim Polsek Bayang, Polres Pesisir Selatan, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian yang terjadi di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Terduga pelaku Inisial RR  (36), Minang, beralamat di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten …

Mukerda III MUI Provinsi Jakarta Sudah Sukses di Laksanakan, MUI Siap Siaga Menyongsong Lima Abad Jakarta

dito

21 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pada tanggal, 18-19 Agustus 2026 bertempat di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk Jakarta Barat, telah terselenggara Musyawarah Kerja Daerah ke 3 ( Mukerda III) MUI Provinsi DKI Jakarta dengan Mengusung tema “Khidmah Keumatan Menyongsong Lima Abad Jakarta”, acara ini menjadi agenda strategis untuk merumuskan program kerja dan memperkuat sinergi keumatan yang berada …

DPRD Pesisir Selatan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Perubahan KUA – PPAS 2026

Primadoni,SH

19 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) , Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Nota Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Rabu (19/8/2026). Rapat paripurna tersebut berlangsung sebagai bagian dari tahapan pembahasan perubahan kebijakan anggaran …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Bawaslu Pesisir Selatan Hadirkan Akademisi UNP Reno Fernandes, Siswa SMAN 1 Koto XI Tarusan Antusias Ikuti Kelas Pemilu

Primadoni,SH

13 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan kembali menggelar program Kelas Pemilu sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi generasi muda. Kegiatan Kelas Pemilu seri ketujuh berlangsung di Aula SMAN 1 Koto XI Tarusan, pada Kamis (13/08). Siswa dan siswi SMAN 1 Koto XI Tarusan tampak …

x
x