Home » Nasional » daerah » Komisi I DPRD Pessel Minta Honorer Tetap Dipekerjakan, Jangan Ada yang Dirumahkan

Komisi I DPRD Pessel Minta Honorer Tetap Dipekerjakan, Jangan Ada yang Dirumahkan

Primadoni,SH 22 Jan 2026 210

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Komisi I DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meminta pemerintah daerah agar tenaga honorer tetap dipekerjakan dan tidak ada yang dirumahkan meskipun terbentur aturan kepegawaian.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD Pessel bersama BKPSDM, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan. RDP tersebut berlangsung pada Rabu (21/01/2026) di ruang rapat Komisi I DPRD Pessel.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Pessel, Nasrianto, SH, dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Pessel, Dani Syofian, dan anggota Komisi I DPRD Pessel, serta perwakilan tenaga honorer, khususnya honorer tenaga kesehatan yang telah dirumahkan.

Rapat ini digelar sebagai respons atas persoalan banyaknya tenaga honorer yang diberhentikan akibat kebijakan penyesuaian aturan kepegawaian nasional.

Ketua Komisi I DPRD Pessel, Nasrianto, SH, menegaskan bahwa honorer masih sangat dibutuhkan dalam pelayanan publik, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, merumahkan honorer secara mendadak dapat berdampak pada terganggunya pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Bencana Longsor Terjadi Di Kaki Gunung Burangrang Kab. Bandung Barat

Oleh karena itu, Komisi I DPRD Pessel meminta agar honorer tetap diberi kesempatan bekerja di instansi masing-masing.

Nasrianto menjelaskan, pola yang dapat digunakan adalah melalui kontrak pengadaan barang dan jasa sebagai penyedia jasa lain perorangan.

Skema tersebut, kata dia, telah diterapkan di sejumlah daerah seperti Pemerintah Kota Bekasi dan Kota Depok.

Bahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi rujukan utama karena tidak merumahkan satu pun tenaga honorer.

Selain itu, kebijakan serupa juga diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Riau yang tetap mempertahankan honorer bekerja.

Juru bicara Komisi I DPRD Pessel, Novermal, menambahkan bahwa kebijakan ini perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Ia menegaskan bahwa honorer yang tetap bekerja tidak menuntut untuk langsung diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Catatannya jelas, gaji disesuaikan dengan kemampuan daerah dan tidak ada tuntutan pengangkatan ASN,” ujar Novermal.

Untuk tenaga guru honorer, pembiayaan dapat menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sementara itu, tenaga kesehatan honorer dapat dikontrak melalui dana BLUD Puskesmas maupun RSUD.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Pessel Rapat Dengar Pendapat Dengan Wali Nagari dan Bamus di Kecamatan Bayang dan Koto XI Tarusan

Adapun tenaga honorer di perangkat daerah lainnya dapat disesuaikan dengan ketersediaan anggaran masing-masing instansi.

Komisi I DPRD Pessel menilai bahwa pemerintah daerah memiliki ruang kebijakan untuk tetap mempertahankan honorer agar tidak kehilangan mata pencaharian.

Terlebih, masih banyak honorer yang belum diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) maupun P3K Paruh Waktu.

Komisi I menegaskan pentingnya memberikan kesempatan bagi honorer untuk tetap bekerja sampai ada regulasi baru dari pemerintah pusat.

Regulasi tersebut diharapkan dapat mengakomodasi pengangkatan honorer menjadi ASN secara bertahap.

Wakil Ketua DPRD Pessel, Dani Syofian, mendukung langkah Komisi I dan berharap pemerintah daerah segera mengambil kebijakan yang berpihak pada honorer.

Ia menilai persoalan honorer harus diselesaikan secara humanis tanpa mengorbankan hak dan kesejahteraan mereka.

Komisi I DPRD Pessel berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan ini demi menjaga keberlangsungan pelayanan publik dan kesejahteraan tenaga honorer di Pesisir Selatan.***

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Polsek Bayang Amankan Terduga Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Turut Diamankan

Primadoni,SH

25 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com – Unit Reskrim Polsek Bayang, Polres Pesisir Selatan, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian yang terjadi di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Terduga pelaku Inisial RR  (36), Minang, beralamat di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten …

Mukerda III MUI Provinsi Jakarta Sudah Sukses di Laksanakan, MUI Siap Siaga Menyongsong Lima Abad Jakarta

dito

21 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pada tanggal, 18-19 Agustus 2026 bertempat di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk Jakarta Barat, telah terselenggara Musyawarah Kerja Daerah ke 3 ( Mukerda III) MUI Provinsi DKI Jakarta dengan Mengusung tema “Khidmah Keumatan Menyongsong Lima Abad Jakarta”, acara ini menjadi agenda strategis untuk merumuskan program kerja dan memperkuat sinergi keumatan yang berada …

DPRD Pesisir Selatan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Perubahan KUA – PPAS 2026

Primadoni,SH

19 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) , Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Nota Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Rabu (19/8/2026). Rapat paripurna tersebut berlangsung sebagai bagian dari tahapan pembahasan perubahan kebijakan anggaran …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Bawaslu Pesisir Selatan Hadirkan Akademisi UNP Reno Fernandes, Siswa SMAN 1 Koto XI Tarusan Antusias Ikuti Kelas Pemilu

Primadoni,SH

13 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan kembali menggelar program Kelas Pemilu sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi generasi muda. Kegiatan Kelas Pemilu seri ketujuh berlangsung di Aula SMAN 1 Koto XI Tarusan, pada Kamis (13/08). Siswa dan siswi SMAN 1 Koto XI Tarusan tampak …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

x
x