Home » Top News » Penculikan Tiga Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel Dikecam Keras Ketum DPP PWDPI

Penculikan Tiga Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel Dikecam Keras Ketum DPP PWDPI

Admin Redaksi 20 Mei 2026 95

Jakarta,Nasionalpos.com

JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPP PWDPI), M. Nurullah RS, mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat, menahan, dan dianggap menculik tiga jurnalis Indonesia yang sedang bertugas meliput misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Gaza, Palestina, pada Senin (18/5/2026).

Tiga jurnalis yang menjadi korban tindakan sewenang-wenang tersebut adalah Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari media Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV. Ketiganya sedang menjalankan tugas profesional untuk menyampaikan informasi dan fakta terkait bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina, sebelum kapal yang mereka tumpangi dicegat secara paksa di perairan internasional, sekitar 310 mil laut dari wilayah Gaza.

Menurut M. Nurullah RS, tindakan militer Israel tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, hak asasi manusia, serta prinsip kebebasan pers yang diakui secara global. Ia menegaskan bahwa para jurnalis tersebut adalah warga sipil yang menjalankan tugas mulia menyuarakan kebenaran dan kemanusiaan, sama sekali tidak terlibat dalam aktivitas militer atau tindakan yang mengancam negara mana pun.

Baca Juga :  *Wamenekraf Dorong Kolaborasi Seniman Antarnegara Untuk Mengerek Pertumbuhan Ekonomi Kreatif*

“Tidak ada alasan yang dapat dibenarkan untuk menangkap, menahan, atau menculik wartawan yang bekerja secara jujur dan profesional. Keamanan, keselamatan, dan kebebasan bergerak bagi insan pers harus dijamin di mana saja, termasuk di perairan internasional. Tindakan ini bukan hanya penghinaan terhadap profesi wartawan, tetapi juga penghinaan terhadap nilai-nilai demokrasi dan kemanusiaan dunia,” tegas Nurullah dalam pernyataan persnya, Selasa (19/5/2026).

Nurullah menuntut pembebasan segera dan tanpa syarat terhadap ketiga jurnalis Indonesia tersebut. Ia juga mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk bertindak tegas melalui jalur diplomatik tingkat tinggi guna memastikan keselamatan mereka dan mempercepat proses pemulangan ke tanah air.

Baca Juga :  Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen organisasi pers, insan pers di seluruh Indonesia, serta masyarakat luas untuk bersatu menyuarakan protes dan dukungan. Solidaritas ini diharapkan dapat menekan pihak Israel agar menghentikan tindakan sewenang-wenang dan memulangkan ketiga wartawan tersebut dalam keadaan selamat dan utuh.

Sebelum ditahan, ketiga jurnalis tersebut masih sempat mengirimkan pesan tanda bahaya (SOS) yang menyebutkan bahwa kapal yang mereka tumpangi telah dikepung dan diserang oleh pasukan militer Israel. Peristiwa ini telah menuai kecaman luas dari berbagai organisasi pers internasional, negara sahabat, dan organisasi masyarakat sipil yang menuntut penghormatan terhadap hak-hak wartawan dan kebebasan pers. (Humas DPP PWDPI).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sempat Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Tim Tabur Kejari Pessel Akhirnya Berhasil Amankan DPO Terpidana Kasus Kehutan

Primadoni,SH

28 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Operasi penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus tindak pidana kehutanan di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (28/8/2026), berlangsung menegangkan. Tim Tabur Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan harus melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit setelah terpidana Marsedes Pgl. Sedes melakukan perlawanan saat hendak dieksekusi. Seperti diketahui, …

Pisah Sambut Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi Serahkan Kepemimpinan kepada Evide

Zulwandi

26 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com — SMAN 12 Padang menggelar acara pisah sambut kepala sekolah, Senin (24/8/2026), sebagai momentum serah terima kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi, M.Pd., kepada kepala sekolah definitif, Evidel, S.Pd. Acara tersebut dihadiri Kasi SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Alit Anugrah Maria, M.Pd., yang mewakili Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Dua Bulan untuk 13.044 SPPG: Mana Roadmap BGN?

dito

23 Agu 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang mantan anggota BPK RI dan mantan kader Partai Gerindra    Pemerintah menyampaikan bahwa penyelesaian sekitar 13 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berada dalam tahap persiapan membutuhkan waktu hingga dua bulan. Berdasarkan data BGN, jumlah tepatnya mencapai 13.044 SPPG Proses Persiapan. Selain itu, terdapat 27.469 …

MAPPI & Dosen Usakti Desak KPK Tangkap Ainun Naim atas Dugaan Keterlibatan Kasus Google Cloud

dito

19 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sebanyak ratusan orang dari Masyarakat Aliansi Peduli Pendidikan (MAPPI) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 19/8/2026   Mengusung tuntutan agar Mendesak KPK agar segera memanggil Ainun Na’im Sekjen Kemendikbudristek 2019-2021, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadim Makarim     ” Ya, …

x
x