Home » Ekonomi » *Wamenekraf Dorong Kolaborasi Seniman Antarnegara Untuk Mengerek Pertumbuhan Ekonomi Kreatif*

*Wamenekraf Dorong Kolaborasi Seniman Antarnegara Untuk Mengerek Pertumbuhan Ekonomi Kreatif*

Iyut Ermawati - Karawang 19 Mar 2025 144

nasionalpos.com -*Jakarta, 17 Maret 2025* – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar mengapresiasi kolaborasi seniman Indonesia dengan seniman mancanegara di pameran *”Ireland’s Eye: An Exhibition of New Art from Ireland”* di World Trade Center 2, Jakarta, Senin, 17 Maret 2025.

Menurut Wamenekraf Irene, kolaborasi di sektor seni seperti ini sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan meningkatkan diplomasi antarnegara.

“Kami sangat senang dapat menghadiri pameran ini dan melihat bagaimana seni menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarbangsa. Pameran ini bukan hanya ajang untuk menampilkan karya, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antara seniman Indonesia dan Irlandia,” ujar Wamenekraf Irene.

Pameran ini merupakan hasil kolaborasi antara galeri ISA Art and Design, Kedutaan Besar Irlandia di Indonesia, serta Jakarta Land Management. Acara ini menampilkan karya seni dari seniman muda dan lulusan program magister seni rupa dari Dublin, Irlandia. Pameran mengeksplorasi tema globalisasi, sejarah, identitas, serta revolusi digital, dengan berbagai medium seperti lukisan, fotografi, kolase 3D, dan film pendek.

Baca Juga :  *Kolaborasi Strategis: Wamenekraf Irene Menghadiri Acara Kuliah Ramadhan' Mahir Digital *

Dalam konteks ekonomi kreatif, Wamenekraf Irene memuji langkah Kedutaan Besar Irlandia di Indonesia yang menjadikan batik Indonesia dengan sentuhan desain khas Irlandia sebagai cendera mata resmi.

Tak hanya itu, Wamenekraf Irene mengapresiasi keberadaan grup musik di Irlandia yang memainkan gamelan.

“Kami berharap semakin banyak kerja sama yang dapat dilakukan di masa mendatang, baik dalam seni rupa, musik, maupun sektor ekonomi kreatif lainnya, karena sudah banyak bukti nyata pertukaran budaya antara kedua negara yang berjalan dengan baik,” tambahnya.

Duta Besar Irlandia untuk Indonesia, H.E. Mr. Pádraig Francis, menyanjung kehadiran Wamenekraf sebagai wujud kebersamaan dalam meningkatkan kerja sama di bidang seni dan ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Tiga Inovasi GPOS Tingkatkan Penjualan Apotek di Indonesia

“Kami sangat senang dengan kehadiran Kementerian Ekonomi Kreatif dalam pameran ini. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak kolaborasi yang tercipta di masa mendatang,” ujar Francis.

Sementara itu, President Director ISA Art and Design, Deborah Iskandar, menyampaikan harapannya agar lebih banyak seniman Indonesia yang dapat berkesempatan menggelar pameran di Irlandia.

Menurutnya, seni memiliki peran penting dalam diplomasi budaya dan dapat menjadi sarana bagi suatu negara untuk memperkenalkan identitasnya ke dunia internasional.

“Seni adalah cara bercerita yang kuat. Melalui seni, para seniman dapat menggambarkan identitas dan budaya negara mereka, sehingga mampu memberikan kesan mendalam bagi masyarakat internasional,” ungkap Deborah.

Dalam pertemuan ini, Wamenekraf Irene turut didampingi oleh Plt. Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan, Dr. Dadam Mahdar.

*Kiagoos Irvan Faisal*

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x