Home » Headline » Era Digital: Mahasiswa Melemah atau Dilemahkan?

Era Digital: Mahasiswa Melemah atau Dilemahkan?

Dhio Justice Law 25 Mei 2026 77

Oleh: Ridwan Umar

(Diirwktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) 

NasionalPos.Com – Mengapa mahasiswa hari ini tidak lagi seganas generasi sebelumnya?

Meski demonstrasi masih ada.
Kritik masih terdengar.
Namun gaungnya tak lagi cukup kuat mengguncang kekuasaan.

Lalu muncul kesimpulan sederhana:
mahasiswa telah melemah.

Padahal persoalannya mungkin lebih dalam.

Bisa jadi mahasiswa bukan kehilangan daya, melainkan menghadapi sistem politik yang jauh lebih canggih dalam meredam perlawanan.

Pada era Soeharto, kampus menjadi pusat kritik karena ruang informasi dikontrol negara. Ketika krisis ekonomi datang dan legitimasi rezim runtuh, mahasiswa berubah menjadi simbol moral sekaligus pusat perlawanan.

Baca Juga :  348 Kali Gempa Hembusan Terjadi di Puncak Gunung Ile Lewotolok

Hari ini situasinya berbeda.

Kekuasaan modern tidak selalu membungkam.
Kadang justru merangkul.
Tidak selalu menekan.
Kadang cukup membuat publik lelah dan terdistraksi.

Media sosial, budaya viral, dan banjir informasi membuat kemarahan publik cepat muncul—tetapi juga cepat hilang.

Gerakan mahasiswa akhirnya terpecah dalam banyak isu:
HAM, lingkungan, identitas, demokrasi digital, hingga ekonomi.

Semuanya penting.
Tetapi sulit berubah menjadi gelombang nasional yang solid.

Sementara itu, politik modern tidak lagi terlalu takut pada demonstrasi.
Yang lebih ditakuti adalah narasi yang mampu menyatukan keresahan publik.

Baca Juga :  Suara Saksi Sejarah : Universitas Trisakti Sekali PTS Tetap PTS

Masalahnya, mahasiswa kini bukan lagi satu-satunya produsen opini.
Pengaruh kampus direbut influencer, buzzer, podcaster, dan algoritma.

Kadang satu video pendek lebih kuat dari satu diskusi ilmiah.

Namun menganggap mahasiswa tidak lagi penting juga keliru.

Dalam sejarah Indonesia, mahasiswa mungkin bukan kekuatan utama yang menjatuhkan rezim.
Tetapi mereka hampir selalu menjadi tanda awal retaknya legitimasi kekuasaan.

Karena ancaman terbesar bagi negara modern bukan sekadar demonstrasi jalanan,
melainkan hilangnya kepercayaan publik.

Dan ketika negara mulai kehilangan kemampuan menjelaskan dirinya sendiri,
di situlah gerakan mahasiswa biasanya kembali menemukan momentumnya. (X)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ORARI Jalin Kerjasama dengan PPM-LVRI untuk Pembinaan SDM, Dukungan Komunikasi dan Penguatan Bela Negara

dito

11 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Bertempat di Sekretariat ORARI Pusat, Gedung Bank DKI lantai 10, Jl. Suryopranoto no 8, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Juli 2026, ditandatangani Nota Kesepahaman antara ORARI dengan Pemuda Panca Marga Legiun Veteran RI (PPM-LVRI) dilanjutkan dengan syukuran dalam rangka ulang tahun ke 58 Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI).   Pada kesempatan itu, dalam sambutannya …

Warga Desak APH & Satpol PP Banyuwangi “JANGAN TUTUP MATA!!! Aduan Masyarakat Jangan Diabaikan

- Banyuwangi

10 Jul 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Dugaan masih beroperasinya aktivitas Prostitusi Terselubung di kawasan PAKEM, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, kembali menuai sorotan masyarakat. Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan aparat penegak hukum (APH), agar segera turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar sekaligus mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya …

Saling Tuding dan Saling Lapor, Konflik Perawat dan Security di Puskesmas Krui Masuk Ranah Hukum

- Banyuwangi

10 Jul 2026

Pesisir Barat, Nasinalpos.com – Sebuah Peristiwa memalukan yang mencoreng nama baik Dunia Medis di kabupaten Pesisir Barat Lampung kini menjadi sorotan masyarakat, Salah Seorang tenaga pengamanan (Security) berinisial AD diduga terlibat perkelahian dengan seorang tenaga kesehatan (perawat) berinisial AH di UPTD Puskesmas Krui Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat saat ada seorang pasien membutuhkan rujukan …

HUT ke 58 ORARI Momentum Untuk mengembalikan ORARI sesuai dengan Marwahnya

dito

09 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada Peringatan HUT ke 58 ORARI, saat yang tepat untuk melakukan refleksi oleh seluruh Komponen ORARI, baik pengurus maupun anggota, demikian di sampaikan oleh Ketua Umum ORARI Pusat hasil Munaslub ORARI 2022, Suryo Susilo YBØJTR kepada wartawan, Kamis, 9 Juli 2026 di Jakarta “Saat ini ORARI masih dalam kondisi yang memprihatinkan,” menurut Suryo. …

Akademisi: Implementasi Pasal 33 UUD 1945, Prabowo Sedang Diuji Melawan Oligarki dan Kapitalisme Global

Dhio Justice Law

09 Jul 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Ekonom senior Fuad Bawazier menilai implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hingga kini belum berjalan secara maksimal. Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menghadapi ujian besar untuk membuktikan bahwa pembangunan ekonomi nasional benar-benar berpijak pada amanat konstitusi. Sebagai keynote speaker dalam Seminar “Konflik Geopolitik dan Ancaman Krisis …

TNI AL Gelar Rekonsiliasi Internal untuk Perkuat Tata Kelola Keuangan

ardi

06 Jul 2026

Jakarta,NasionalPos– TNI Angkatan Laut melalui Dinas Keuangan Angkatan Laut (Diskual) menggelar Rekonsiliasi Internal Unit Organisasi (UO) TNI AL Semester I Tahun Anggaran 2026 di Gedung Serbaguna (GSG) Denma Mabesal, Jakarta, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Keuangan Angkatan Laut (Kadiskual) Laksamana Pertama TNI Azil Sadagori Achmad. Rekonsiliasi ini bertujuan menyelaraskan data keuangan serta …

x
x