Home » Nasional » Kemitraan dengan Media Dipertanyakan, Wartawan Banyuwangi Sampaikan Kritik ke Polresta

Kemitraan dengan Media Dipertanyakan, Wartawan Banyuwangi Sampaikan Kritik ke Polresta

- Banyuwangi 27 Mei 2026 11

Banyuwangi, Nasionalpos.com -Gelombang kekecewaan terhadap pola komunikasi dan kemitraan jajaran Polresta Banyuwangi mulai mengemuka. Sejumlah wartawan menilai institusi kepolisian di bawah kepemimpinan Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan belum sepenuhnya menjalankan hubungan yang sehat, terbuka, dan profesional dengan seluruh insan pers.

Keluhan itu muncul setelah beberapa jurnalis mengaku mengalami perlakuan yang dinilai diskriminatif dalam akses informasi maupun pelibatan kegiatan resmi kepolisian. Situasi tersebut memunculkan kesan adanya pengkotakan terhadap media tertentu di lingkungan Polresta Banyuwangi.

“Kalau bicara kemitraan, seharusnya semua media diperlakukan sama. Jangan ada wartawan yang dirangkul, sementara yang lain seolah dijauhkan,” ujar salah satu wartawan Banyuwangi yang meminta namanya tidak disebutkan, Rabu (27/06/2026).

Baca Juga :  Program Ikonik Pertamina Foundation Meraih Bintang Lima Top CSR Awards 2023

Para jurnalis menegaskan, pers bukan alat kepentingan kelompok maupun sekadar corong pencitraan institusi. Media memiliki fungsi kontrol sosial yang dijamin undang-undang dan menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi serta pengawasan publik terhadap lembaga negara.

Menurut mereka, pola komunikasi yang tertutup dan tidak merata justru berpotensi mencederai semangat keterbukaan informasi publik. Apalagi, institusi kepolisian merupakan lembaga yang bekerja menggunakan anggaran negara dan berada di bawah pengawasan masyarakat.

“Jangan sampai muncul kesan hanya media tertentu yang diberi ruang, sementara yang kritis atau independen justru diabaikan. Ini yang menjadi kegelisahan teman-teman wartawan,” ungkap jurnalis lainnya.

Kondisi tersebut dinilai dapat memicu ketidakpercayaan publik terhadap komitmen transparansi di tubuh kepolisian. Sejumlah wartawan bahkan menilai hubungan kemitraan yang dibangun saat ini belum mencerminkan prinsip profesionalitas dan kesetaraan sebagaimana semestinya hubungan antara institusi publik dan media.

Baca Juga :  Penggunaan Gas Bumi untuk Kapal Nelayan Di dukung Politisi PDI-Perjuangan

Mereka berharap Kapolresta Banyuwangi segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola komunikasi internal, khususnya terkait hubungan dengan insan pers. Sebab, harmonisasi antara media dan aparat penegak hukum dinilai penting untuk menjaga stabilitas informasi serta kepercayaan masyarakat.

Meski menyampaikan kritik keras, para wartawan menegaskan sikap tersebut bukan bentuk permusuhan terhadap institusi kepolisian. Kritik itu disebut sebagai alarm agar Polresta Banyuwangi tidak anti kritik dan mampu membangun hubungan yang lebih terbuka, profesional, serta menghormati seluruh kerja jurnalistik tanpa tebang pilih.

(Tim).

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Ketika Dasco Turun Menjadi Operator Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia NasionalPos.com, Jakarta – Penunjukan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mungkin dimaksudkan sebagai langkah percepatan. Tetapi dalam perspektif demokrasi, ia menyimpan pertanyaan yang jauh lebih serius: mengapa lembaga pengawas kini justru ikut menjadi pelaksana?   Di atas kertas, fungsi DPR sangat jelas: legislasi, …

Era Digital: Mahasiswa Melemah atau Dilemahkan?

Dhio Justice Law

25 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Diirwktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.Com – Mengapa mahasiswa hari ini tidak lagi seganas generasi sebelumnya? Meski demonstrasi masih ada. Kritik masih terdengar. Namun gaungnya tak lagi cukup kuat mengguncang kekuasaan. Lalu muncul kesimpulan sederhana: mahasiswa telah melemah. Padahal persoalannya mungkin lebih dalam. Bisa jadi mahasiswa bukan kehilangan daya, melainkan menghadapi …

Di HUT ke 23, FSAB Serukan Perkuat Soliditas Kebangsaan Dalam Hadapi Badai Krisis Global

dito

25 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada setiap tanggal 25 Mei, seluruh pengurus beserta anggota keluarga besar Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) memperingati hari lahirnya FSAB, sebuah organisasi yang memiliki missi menyebarkan “Benih” perdamaian ke masing-masing kelompok yang terkait konflik masa lalu, serta menyuarakan mencegah terjadinya konflik di masa kini dan di masa mendatang. Terkait dengan momentum peringatan Hari …

Warga Jombang Keberatan Adanya Perjudian di Hutan Jati Sendang Rejo;Berharap Kaplores Jombang Ambil Sikap

- Banyuwangi

25 Mei 2026

Jombang, Nasionalpos.com – Perjudian sabung ayam di kawasan hutan jati Sendangrejo Jombang belum tersentuh pihak penegak hukum polres Jombang. Masyarakat sekitar sangat keberatan dengan adanya aktivitas perjudian itu. Seperti yang di katakan salah satu warga sekitar sebut saja (Musdi). Kami sangat keberatan adanya perjudian itu mas,karena adanya perjudian itu berbagai daerah kabupaten lain datang ke …

Ketika Parlemen Kehilangan Suara Rakyat

Dhio Justice Law

24 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)    NasionalPos.Com, Jakarta – Sejatinya, parlemen adalah wakil rakyat. Tetapi realitas politik hari ini, parlemen sudah tidak mewakili rakyat, bahkan lebih dekat dengan kekuasaan? Fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran tampak berjalan. Namun daya kritis parlemen semakin melemah. Ketika hampir semua kekuatan politik berada dalam lingkar kekuasaan, …

Kajari Baru Banyuwangi Diuji Bongkar “Lingkaran Aman”, Publik Tagih Keberanian Tanpa Tebang Pilih

- Banyuwangi

22 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi kali ini tidak lagi dipandang sekadar rotasi jabatan rutin birokrasi. Penunjukan Dr. Farid Gunawan sebagai Kajari baru justru memantik perhatian besar publik yang selama ini menunggu keberanian nyata aparat penegak hukum dalam membongkar berbagai persoalan yang dinilai mengendap tanpa kepastian. Di tengah banyaknya sorotan terhadap dugaan penyimpangan …

x
x