Home » Ekonomi » Penggunaan Gas Bumi untuk Kapal Nelayan Di dukung Politisi PDI-Perjuangan

Penggunaan Gas Bumi untuk Kapal Nelayan Di dukung Politisi PDI-Perjuangan

dito 19 Des 2022 69

NasionalPos.com, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru mendukung langkah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) untuk menjadikan gas bumi sebagai energi alternatif bagi bahan bakar sepeda motor, kapal nelayan tradisional, dan kendaraan roda empat dalam lima tahun ke depan.

Gus Falah sapaan akrab Nasyirul Falah Amru, juga  mengingatkan PGN, agar penggunaan gas bumi bagi kapal nelayan tradisional dibuat masif.

Sebab, masyarakat nelayan sangat diuntungkan dengan penggunaan bahan bakar gas (BBG) sebagai bahan bakar kapal mereka. “Harga BBG lebih murah dari BBM, sehingga penghematan biaya operasional bisa dinikmati nelayan berkisar antara 30-50 persen dibanding dengan menggunakan BBM atau solar,” ujar Gus Falah kepada awak media di gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin 19/12/2022.

Baca Juga :  UNESCO Global Geopark (UGG) Ijen Banyuwangi, Kini Jadi Jujugan Para Geolog

Politisi PDI-Perjuangan itu melanjutkan, dengan menggunakan gas bumi, nelayan juga bisa menikmati kemudahan perawatan mesin. Berbagai komponen dalam penggunaan BBG di kapal nelayan, seperti mesin penggerak, konverter kit, serta aksesoris pendukung lainnya adalah rakitan sederhana yang menjadikan perawatan mesin lebih mudah.

Selain itu, ujar Gus Falah, mesin pun lebih awet dibandingkan saat menggunakan BBM. “Jadi PGN juga harus berupaya tak henti, agar BBG ini bisa dinikmati oleh nelayan di seluruh Indonesia secara merata,” harap Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur X tersebut.

Baca Juga :  Diduga Warga Pemegang Surat Ijo, Jadi Tumbal Pendapatan Siluman Pemkot Surabaya

Seperti diketahui,  untuk kapal nelayan, PGN menargetkan quick win konversi sebanyak 6,71 BBTUD untuk 30.000 unit perahu nelayan. Program untuk nelayan ini diskemakan menggunakan Gaslink Cylinder yang berkapasitas 4,2 lsp. Sama halnya dengan CNG untuk sepeda motor, CNG untuk kapal nelayan berkomposisi metana beroktan tinggi sehingga memberi manfaat performa mesin yang baik, ramah lingkungan, dan hemat bahan bakar hingga 30 persen.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Industri Tekstil Indonesia dan India Siap Kerjasama Menghadapi Kenaikan Biaya Energi Dunia dan Disrupsi Rantai Pasok Tekstil Garmen

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga energi dunia dan dinamika konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok tekstil garmen dunia, Indonesia dan India bekerjasama untuk mewujudkan pertumbuhan utama industri tekstil dan garmen dunia. Gejolak perang Iran dengan US dan Israel telah mengakibatkan melambungnya harga bahan bakar dunia, termasuk meningkatkan harga bahan baku …

27 Warga Jakarta Utara Gagal berangkat Umroh, Jemaah gruduk rumah sekaligus kantor travel PT. Travel Arrasyid Amanah

dito

12 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Perwakilan dari 27 calon jamaah umroh yang gagal berangkat ke tanah suci , dengan di Damping Kuasa Hukum dari LBH Madani Berkeadilan kembali mendatangi kediaman Rodianah selaku Pemilik PT. Arrasyid Amanah Travel  yang beralamat di Jl. H. Taimin No. 14 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara, untuk menuntut hak-haknya yang sampai …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

Diduga Ilegal!!  Penebangan di Sempadan Sungai Kedaleman Rogojampi Disorot.

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …

SE Pemkab Banyuwangi Disorot Tajam : LDKS PIJAR Tantang DPRD Bertindak, Satpol PP Dituding Tumpul!!!

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAL POS.COM – Kebijakan Surat Edaran (SE) Pemkab Banyuwangi Nomor: 00.8.3/442/429.107/2029 yang mengatur jam operasional dan kepatuhan regulasi pelaku usaha kini memantik gelombang kritik keras. Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) mendesak DPRD Banyuwangi tidak setengah hati dalam mengevaluasi kebijakan yang dinilai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ketua Umum LDKS …

x
x