- HeadlinePPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha
- Top NewsWako Hadiri Lustrum I Unpari
- NasionalJelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU
- Headline‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar
- HeadlineMBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Ada Upaya Jahat Halangi Bergulirnya Hak Angket Usut Kejahatan Pemilu 2024
NasionalPos.com, Tangerang Selatan- Mencermati kondisi perkembangan bergulirnya wacana Hak Angket DPR RI tentang usut tuntas kejahatan pemilu 2024 saat ini,
Pengamat Sosial Politik Agus Yohanes kepada wartawan, ia mengatakan bahwa bergulirnya hak Angket yang didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, nampaknya memicu kepanikan di lingkaran istana, bahkan mereka takut jika terbongkarnya kejahatan pemilu itu terbongkar maka bakal bisa merusak semua skenario untuk melanggengkan kekuasaan rezim Jokowi beserta kroni-kroninya.
“Dari situasi politik yang berkembang, saya mencium adanya indikasi skenario jahat yang sedang dilakukan oleh rezim Jokowi tersebut, untuk menghalangi bergulirnya hak Angket yang disambut sangat antusias oleh seluruh lapisan masyarakat.” Ungkap Agus Yohanes kepada wartawan, Rabu, 6/3/2024 di Tangerang Selatan, Banten.
Menurut Agus Yohanes, indikasi adanya skenario jahat yang dirancang oleh rezim Jokowi itu, terendus ketika bermunculan adanya pembentukan opini menyesatkan yang digulirkan secara massif antara lain bahwa tidak adanya kecurangan dalam pemilu, kemudian soal hak angket digulirkan oleh pihak yang kalah pilpres 2024, rakyat tidak butuh hak angket tapi rakyat butuh pekerjaan seperti disampaikan Kamaruzaman politisi Partai Gerindra,
hingga juga dibentuk opini kalau ada kecurangan pemilu atau sengketa pemilu di bawa saja ke Mahkamah Konstitusi, semua opini tersebut dapat dimentahkan dan bahkan dianggap opini yang terkesan ketakutan jika kejahatan pemilu di bongkar, sehingga bukan hanya itu mereka juga merancang penggembosan terhadap partai politik pendukung Hak Angket, lobby sana-sini, tekan sana-sini, serta memberikan iming-iming jabatan ke para politisi pendukung hak angket.
“Tidak hanya sekedar menggembosi parpol pendukung hak angket, akan tetapi mereka juga melakukan Gerakan adu massa, melalui adanya pengerahan massa preman Tolak Hak Angket, ini yang berbahaya, karena jika ini terus dikembangkan maka bisa berdampak pada konflik di tingkat akar rumput.” Tukas Agus Yohanes yang juga mantan aktivis kontras.
Dalam scenario itu, lanjut Agus, mereka bakal menciptakan konflik di akar rumput, hal ini sangat tidak manusiawi, kekuatan rakyat di adu dengan kekuatan premanisme, yang sangat brutal, dan di duga dibiarkan ini terjadi oleh aparat keamanan, bahkan nampaknya aparat keamanan memberikan ruang sangat leluasa bagi kekuatan premanisme untuk berhadapan langsung dengan rakyat, dengan demikian patut diduga mereka telah menerapkan politik de vi de et impera (adu domba) yang mengorbankan rakyat, dan ini bentuk nyata scenario jahat mereka untuk menghalangi hak angket.
“ Ya, saya sangat berharap seluruh komponen bangsa Indonesia, mesti mewaspadai upaya jahat untuk halangi Hak Angket dengan mengorbankan rakyat.”pungkas Agus Yohanes.
dito
14 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat. Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …
Dhio Justice Law
12 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …
Dhio Justice Law
11 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …
dito
06 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …
Dhio Justice Law
02 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …
Dhio Justice Law
01 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …
21 Nov 2024 1.957 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.554 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.402 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.346 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.315 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.279 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.172 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.