Home » Headline » Ada Upaya Jahat Halangi Bergulirnya Hak Angket Usut Kejahatan Pemilu 2024

Ada Upaya Jahat Halangi Bergulirnya Hak Angket Usut Kejahatan Pemilu 2024

dito 06 Mar 2024 90

NasionalPos.com, Tangerang Selatan- Mencermati kondisi perkembangan bergulirnya wacana Hak Angket DPR RI tentang usut tuntas kejahatan pemilu 2024 saat ini,

Pengamat Sosial Politik Agus Yohanes kepada wartawan, ia mengatakan bahwa bergulirnya hak Angket yang didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, nampaknya memicu kepanikan di lingkaran istana, bahkan mereka takut jika terbongkarnya kejahatan pemilu itu terbongkar maka bakal bisa merusak semua skenario untuk melanggengkan kekuasaan rezim Jokowi beserta kroni-kroninya.

“Dari situasi politik yang berkembang, saya mencium adanya indikasi skenario jahat yang sedang dilakukan oleh rezim Jokowi tersebut, untuk menghalangi  bergulirnya hak Angket yang disambut sangat antusias oleh seluruh lapisan masyarakat.” Ungkap Agus Yohanes kepada wartawan, Rabu, 6/3/2024 di Tangerang Selatan, Banten.

Menurut Agus Yohanes, indikasi adanya skenario jahat yang dirancang oleh rezim Jokowi itu, terendus ketika bermunculan adanya pembentukan opini menyesatkan yang digulirkan secara  massif antara lain bahwa tidak adanya kecurangan dalam pemilu, kemudian soal hak angket digulirkan oleh pihak yang kalah pilpres 2024, rakyat tidak butuh hak angket tapi rakyat butuh pekerjaan seperti disampaikan Kamaruzaman politisi Partai Gerindra,

Baca Juga :  Plt Kadis SDA: Sumur Resapan di Jakarta Tidak Ada yang Ditutup

hingga juga dibentuk opini kalau ada kecurangan pemilu atau sengketa pemilu di bawa saja ke Mahkamah Konstitusi, semua opini tersebut dapat dimentahkan dan bahkan dianggap opini yang terkesan ketakutan jika kejahatan pemilu di bongkar, sehingga bukan hanya itu mereka juga merancang penggembosan terhadap partai politik pendukung Hak Angket, lobby sana-sini, tekan sana-sini, serta memberikan iming-iming jabatan ke para politisi pendukung hak angket.

“Tidak hanya sekedar menggembosi parpol pendukung hak angket, akan tetapi mereka juga melakukan Gerakan adu massa, melalui adanya pengerahan massa preman Tolak Hak Angket, ini yang berbahaya, karena jika ini terus dikembangkan maka bisa berdampak pada konflik di tingkat akar rumput.” Tukas Agus Yohanes yang juga mantan aktivis kontras.

Baca Juga :  Hadi Tjahjanto Door to Door Bagikan Sertifikat kepada Korban Tsunami

Dalam scenario itu, lanjut Agus, mereka bakal menciptakan konflik di akar rumput, hal ini sangat tidak manusiawi, kekuatan rakyat di adu dengan kekuatan premanisme, yang sangat brutal, dan di duga dibiarkan ini terjadi oleh aparat keamanan, bahkan nampaknya aparat keamanan memberikan ruang sangat leluasa bagi kekuatan premanisme untuk berhadapan langsung dengan rakyat, dengan demikian patut diduga mereka telah menerapkan politik de vi de et impera (adu domba) yang mengorbankan rakyat, dan ini bentuk nyata scenario jahat mereka untuk menghalangi hak angket.

“ Ya, saya sangat berharap seluruh komponen bangsa Indonesia, mesti mewaspadai upaya jahat untuk halangi Hak Angket dengan mengorbankan rakyat.”pungkas Agus Yohanes.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

DPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …

Partai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …

x
x