Home » Headline » Airlangga: Pemerintah Berkoordinasi Untuk Sampaikan Keterangan di MK

Airlangga: Pemerintah Berkoordinasi Untuk Sampaikan Keterangan di MK

dito 05 Apr 2024 130

NasionalPos.com, Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Pemerintah telah berkoordinasi dengan baik ketika menyampaikan keterangan dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Alhamdulillah lancar-lancar semua. Pemerintah berkoordinasi dengan baik,” kata Airlangga ketika ditanya wartawan usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Jumat, 5/4/2024

Menurut Airlangga, dirinya beserta tiga menteri lain, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini, sama sekali tidak ada kendala ketika menyampaikan keterangan soal penyaluran bantuan sosial saat pemilu.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa hasil sidang di MK “secara tidak langsung” telah dilaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga :  Antisipasi Tahun Kegelapan 2023 Solusinya Terapkan GCA

“Yang penting kami melaporkan sudah hadir,” tuturnya.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden mengatakan kepada Airlangga bahwa Jokowi akan memantau jalannya sidang melalui YouTube.

“Presiden mau lihat di YouTube,” kata Airlangga.

Ketika ditanya soal pernyataannya bahwa tidak ada bungkus bansos berwarna kuning—yang kental kaitannya dengan warna Partai Golkar—Airlangga menegaskan bahwa jawabannya kepada MK tersebut tidak bermaksud menyinggung partai tertentu.

“‘Kan tadi sudah jelas. Statement-nya sudah jelas,” ujarnya.

Dalam sidang lanjutan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pada Pilpres 2024 di Gedung I MK RI, Jakarta, Jumat, Airlangga pada awalnya tidak akan menjawab pertanyaan tentang Partai Golkar.

Baca Juga :  Praktisi Hukum Menyoroti Independensi Anggota Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi Seperti Jeruk Makan Jeruk?!!

Menurut Ketua Umum Partai Golkar itu, kehadirannya dalam sidang tersebut adalah dalam kapasitasnya sebagai Menko Perekonomian untuk memberikan keterangan terkait dengan pilpres, bukan pileg.

“Jadi, pertanyaan terkait dengan Golkar mohon izin saya tidak jawab. Akan tetapi, ada satu yang bisa saya pastikan bahwa bansos itu bungkusnya tidak ada yang berwarna kuning,” kata dia.

Airlangga pun mengatakan bahwa kehadirannya beserta tiga menteri lainnya untuk memenuhi panggilan MK telah sepengetahuan Presiden Jokowi.

Menurut dia, Presiden Jokowi mengarahkan para menteri untuk memberikan keterangan sesuai dengan tugas dan fungsi kementerian masing-masing.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Muscab PKB Kota Bandung 2026 Lancar, Target 10 Kursi DPRD 2029

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung yang di gelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak. Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi kontestasi politik 2029. Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Masjid Izzatul Islam Grand Wisata Libatkan Komunitas Lintas Agama

Hery

21 Mar 2026

Bekasi,NasionalPos — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Izzatul Islam, kawasan Grand Wisata, berlangsung khidmat dan aman berkat dukungan pengamanan dari komunitas lintas agama yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Kerukunan Umat Beragama Grand Wisata (FPKUB GWS). Sejak pagi hari, ratusan jamaah telah memadati area masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Ied. Di …

FK REPNUS Dukung Gerakan Pilah Sampah Jakarta, Dorong Peran Strategis Pasar Jaya dalam Pengolahan Sampah Terpadu

dito

17 Mar 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Ketua Umum Forum Kekeluargaan Relawan Pemuda Nusantara (FK REPNUS), Faisal Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah secara mendasar. Hal ini merespons ajakan Gubernur DKI Jakarta yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam gerakan memilah sampah dari sumbernya. Faisal Nasution menegaskan bahwa persoalan sampah …

x
x