Home » Top News » “Amicus Ad Aras” Mr. Prabowo

“Amicus Ad Aras” Mr. Prabowo

Dhio Justice Law 03 Jun 2025 116

Oleh: Ridwan Umar

(Direktur Lentera Keadian Indonesia)

 

NasionalPos.com, Jakarta – Pada 21 Mei 2019, usai buka puasa dan menunaikan sholat Magrib di sebuah hotel dikawasan Sabang, Jakarta Pusat, saya berkumpul bersama sejumlah tokoh pergerakan atau aktivis senior. Diantara yang hadir, Syahganda Nainggolan, Rijal atau akrab disapa Rijal Kobar (Komando Barisan Rakyat), Jamaluddin Karim (almarhum mantan Ketua Fraksi Partai Bulan Bintang di DPR RI), dan Jumhur Hidayat.

Mereka ngopi sambil ngobrol santai soal kondisi negeri saat itu. Sesekali, tampak kawan-kawan aktivis nimbrung dan kembali ke medan aksi di luar hotel. Tak lama berselang, para aktivis senior di dalam hotel membubarkan diri. Sebagian aktivis senior nimbrung dalam aksi massa di luar hotel, termasuk Rijal Kobar memimpin pasukannya yang ‘bertarung’ dilapangan hingga keesokan hari (22 Mei 2019).

Di luar hotel, aksi menolak Pemilu Curang sudah berlangsung sejak siang hari. Aksi massa itu dihadiri ribuan massa berpusat di sekitar Kantor Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. Dalam aksi itu, tak hanya emak-emak yang berperan, tapi juga sejumlah ulama. Tak ketinggalan massa Front Pembela Islam (FPI) yang berada di garda depan.

Baca Juga :  Pemerintah didesak untuk bubarkan Yayasan Trisakti versi bentukan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, Untuk Selamatkan Keberlangsungan Satdik di bawah naungan Yayasan Trisakti yang Sah

Barikade aparat keamanan berhadapan langsung dengan massa aksi yang lantang meneriakkan takbir ‘Allahu Akbar!!’. Massa aksi menolak hasil Pemilu 2019 yang memenangkan pasangan Jokowi – Ma’ruf dengan jumlah suara 55,50 persen, sementara Prabowo Sandi dengan jumlah suara 44,50 persen.

Masyarakat mencurigai adanya kecurangan yang massif, sistematis dan terstruktur. Kecurigaan itu diperkuat dengan analisis para pakar hukum dan politik didukung sejumlah fakta di lapangan. Kesimpulannya, Prabowo – Sandi telah dicurangi dan itu berarti menghianati rakyat, menghianati demokrasi.

Toh, akhirnya duet Jokowi-Ma’ruf tetap dinyatakan pemenang Pilpres dan memimpin hingga 2024. Publik khususnya pendukung Prabowo sempat tercengang, ketika Prabowo memutuskan menerima tawaran Jokowi untuk bergabung di kabinetnya sebagai Menteri Pertahanan.

Kelompok oposisi pun tak berhenti melakukan perlawanan terhadap rezim Jokowi. Perlawanan itu juga muncul dari kampus-kampus, bahkan BEM UI (Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia) mendaulat Jokowi sebagai ‘The King Of Lip Service’. Lantaran beberapa pernyataan atau janji Jokowi tak sesuai dengan realitas.

Alhasil, kelompok oposisi yang mengkritik rezim Jokowi jadi korban kriminalisasi. Mereka dikerangkeng dibalik jeruji, diantaranya IB HRS (Ketum FPI), Munarman (Sekum FPI), Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, Gus Nur, hingga Bambang Tri, bahkan 6 orang aktivis FPI menjadi syuhada.

Baca Juga :  Aksi Damai Pihak Ormas dan Lembaga Masyarakat Berkumpul Menyampaikan Buka Portal Kembali Untuk Aktivitas Kegiatan

Kini, setelah setengah tahun lebih Prabowo berhasil menduduki tahta Presiden RI, kelompok oposisi masih nyaring bersuara mendesak Prabowo untuk membersihkan ‘parasit-parasit’ sisa rezim Jokowi yang ada disekitar Istana. Parasit ini dianggap penghambat utama untuk mewujudkan Astra Cita. Parasit ini bergelimang dosa dengan sejumlah kasus Korupsi, Kolusi, Nepotisme.

Kalangan oposisi masih menaruh harapan besar dipundak Prabowo sebagai sosok ideologis yang memperjuangkan nasib rakyat. Meski, ada kekhawatiran Prabowo ‘terjebak kasus hukum’ yang membuatnya ragu untuk bertindak cepat dan tegas membersihkan parasit di sekitarnya.

Namun, jika benar ada ‘jebakan’ itu, maka kami bisa meyakinkan Prabowo bahwa anda tak perlu ragu apalagi khawatir untuk bersikap tegas. Sudah banyak pengorbanan untuk memilih pemimpin pro rakyat. Saatnya, Prabowo bertindak tegas untuk kemaslahatan negeri ini sebagai bukti anda teman sejati rakyat.
“Mr. Prabowo you’re Amicus Ad Aras!!!”.

(*****)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

Predikat AA Istimewa, Pesisir Selatan Raih Nilai 98,80 pada Indeks Reformasi Hukum 2026

Primadoni,SH

09 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ,kembali mencatat capaian positif dalam pelaksanaan reformasi hukum. Berdasarkan hasil penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026 oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat, Pesisir Selatan memperoleh nilai 98,80 dengan predikat AA (Istimewa). Hasil penilaian tersebut menjadi gambaran atas pelaksanaan reformasi hukum yang berlangsung …

Sambut HUT ke-81 RI, Robi Binur Imbau Warga Kibarkan Merah Putih

Primadoni,SH

08 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Fraksi Partai Demokrat, Robi Binur, mengimbau masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) umumnya, khususnya Kecamatan Koto XI Tarusan untuk memasang dan mengibarkan bendera Merah Putih di halaman rumah masing-masing dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Imbauan tersebut …

UPERTIS Resmi Buka Dies Natalis ke-6, Usung Tema “Green Campus, Green Integrity”

Primadoni,SH

05 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com – Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) resmi membuka rangkaian peringatan Dies Natalis ke-6 pada Senin, 3 Agustus 2026, di Kampus I UPERTIS, Jalan Batipuh Panjang, Simpang Kalumpang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Perayaan tahun ini mengusung tema “Green Campus, Green Integrity” sebagai wujud komitmen kampus dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, pelestarian alam, serta penguatan …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

x
x