Home » Ekonomi » AnyMind Group merilis laporan “The East Asia E-commerce Landscape 2024”

AnyMind Group merilis laporan “The East Asia E-commerce Landscape 2024”

Dewi Apriatin 10 Okt 2024 102

NasionalPos.com, Jakarta –Laporan mengenai perilaku konsumen dan tren e-commerce di Tiongkok, Jepang, Korea, dan pasar lainnya

 AnyMind Group [TSE: 5027] hari ini merilis laporan “The East Asia E-commerce Landscape 2024”, yang menyatukan para ahli e-commerce AnyMind dari Jepang, Korea Selatan, Tiongkok Daratan, Hong Kong, Taiwan, dan pasar e-commerce lokal lainnya di Asia Timur untuk memberikan analisis mendalam mengenai tren perilaku konsumen dan perkembangan e-commerce di pasar Asia Timur, dan untuk membantu merek dan perusahaan yang ingin menyeberangi perbatasan ke Asia Timur untuk lebih memahami infrastruktur pasar lokal dan preferensi konsumen, dalam rangka merencanakan strategi pemasaran yang tepat untuk bisnis mereka. Laporan ini juga merupakan lanjutan seri dari “The Southeast Asian E-Commerce Landscape 2024” yang telah diterbitkan pada bulan Juni lalu.

Asia Timur menunjukkan potensi e-commerce yang luar biasa di Asia. Dengan Tiongkok, Jepang, dan Korea yang menyumbang 87% dari total penjualan e-commerce di kawasan ini dan 40% dari penjualan e-commerce global pada tahun 2023, serta perkiraan ukuran pasar sebesar US$4,20 triliun pada tahun 2024, pasar e-commerce Asia Timur memiliki momentum untuk berkembang dan menjadikannya pilihan populer bagi berbagai merek untuk melakukan cross-border commerce. Laporan ini juga akan mengungkapkan wawasan lebih lanjut mengenai perilaku konsumen dan tren e-commerce di pasar Asia Timur.

Perbedaan Perilaku Konsumen Mempengaruhi Keputusan Berbelanja

Dibandingkan dengan Asia Tenggara, perilaku konsumen sangat bervariasi di seluruh pasar di Asia Timur, yang mengarah pada promosi e-commerce yang berbeda untuk mendorong pembelian konsumen:

Di Tiongkok Daratan, karena lingkungan pasar e-commerce yang sangat kompetitif, konsumen terbiasa dengan perbandingan harga dan sensitif terhadap harga, menjadikan kekuatan diskon dari brand sebagai kekuatan pendorong dalam menarik konsumen Tiongkok untuk melakukan pemesanan dengan segera.

Konsumen Jepang senang mengumpulkan poin, dan fakta bahwa mereka dapat mengumpulkan poin adalah insentif besar untuk pembelian. Sebagai contoh, Rakuten Group di Jepang telah membentuk “Ekosistem Rakuten” dengan tingkat loyalitas konsumen yang tinggi melalui sistem di mana poin dapat diakumulasikan pada kartu kredit, saham, pembelian, dan sekuritas.

Baca Juga :  Persepsi The Fed Naikkan Suku Bunga Menekan Memperlemah Rupiah

Pasar e-commerce di Korea Selatan didominasi oleh platform e-commerce lokal. Konsumen memiliki kesetiaan yang kuat terhadap platform e-commerce tepercaya mereka dan lebih memilih untuk berbelanja di platform e-commerce lokal terkenal yang menawarkan layanan lokal yang lengkap.

Konsumen di Taiwan sangat menyukai “gratis ongkos kirim” dan bahkan rela membeli lebih banyak barang untuk mencapai ambang batas gratis ongkos kirim. Selain itu, konsumen Taiwan juga dipengaruhi oleh media sosial, lebih memilih presentasi yang lebih grafis dengan deskripsi teks yang lebih sedikit.

Kenyamanan adalah raja di Hong Kong, di mana pembayaran digital seperti PayMe, FPS, dan Alipay semakin populer, dan konsumen beralih ke preferensi konsumen yang lebih mengutamakan mobile, yang mengharapkan pengalaman belanja online dan offline yang tersinkronisasi.

Semua saluran dan social commerce menjadi fokus pengembangan.

Teknologi e-commerce bervariasi sesuai dengan tahap perkembangan masing-masing pasar, tetapi secara umum, omni-channel, mobile-first, dan social commerce menjadi fokus utama:

Latar belakang ritel memengaruhi preferensi platform: Untuk pasar seperti Jepang dan Taiwan, di mana ritel fisik menjadi andalan, merek merencanakan e-commerce mereka dalam bentuk “situs belanja merek resmi dan platform e-commerce”, dan pada saat yang sama lebih memperhatikan pengalaman konsumen di seluruh saluran; sebaliknya, Tiongkok Daratan, di mana perkembangan e-commerce sangat matang, tidak memiliki budaya membangun “situs belanja resmi”, dan akan langsung membangun toko merek di platform e-commerce populer, dan bahkan lebih terbiasa berbelanja di perangkat seluler seperti ponsel. Tiongkok Daratan, di sisi lain, memiliki perkembangan e-commerce yang sangat matang.

Potensi untuk Bisnis Sosial: Tren social commerce telah menyebar ke seluruh Asia, terutama di Tiongkok Daratan, di mana social commerce adalah yang paling berkembang, memungkinkan konsumen untuk berbelanja di platform sosial tanpa keluar dari halaman dan dengan dukungan teknis penuh. Di Jepang, Hong Kong, Taiwan, dan pasar lainnya, social commerce terutama didasarkan pada pemasaran Netflix, sementara juga mencoba berbagai aplikasi social commerce yang berbeda, masa depan penuh dengan potensi pengembangan.

Mengenai laporan tersebut, Akinori Kubo, Managing Director, Global E-Commerce, AnyMind Group, mengatakan, “Pasar Asia Timur dan Asia Tenggara memiliki potensi e-commerce yang signifikan, sehingga menjadikannya sebagai pasar yang dipilih oleh merek-merek untuk melakukan cross-border commerce. Dengan latar belakang e-commerce dan preferensi konsumen yang berbeda di setiap pasar, model BPaaS kami memungkinkan merek untuk memanfaatkan 23 tim operasi di lokasi dan platform data e-commerce kami yang berdedikasi di Asia untuk memahami kebutuhan pasar yang berbeda dan berekspansi melintasi batas dengan mudah, sehingga memenuhi misi perusahaan kami untuk ‘make every business borderless’.”

Baca Juga :  Permintaan Ketua Umum Ormas MAGADA Terkait Jalan Berlubang di Karawang

About AnyMind Group

Tentang AnyMind Group

Didirikan April 2016, AnyMind Group [TSE:5027] adalah sebuah perusahaan BPaaS untuk marketing, e-commerce, dan transformasi digital dengan visi “make it exciting for everyone to do business”. Perusahaan menyediakan dua kategori produk bagi klien-klien produsen dan korporasi, publisher dan influencer: Brand Commerce dan Partner Growth. Brand Commerce menyediakan kepada klien-klien korporasi, yaitu platform untuk manufaktur, pemberdayaan e-commerce, pemasaran dan logistik, sementara Partner Growth menyediakan kepada publisher web dan aplikasi seluler serta influencer dan content creator, yaitu platform untuk monetisasi dan optimalisasi. Klien-klien Partner Growth juga dapat memanfaatkan produk perusahaan kategori Brand Commerce. AnyMind Group memiliki lebih dari 1.600 staf di 22 kantor yang berada di 15 negara, termasuk Singapura, Thailand, Indonesia, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Filipina, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok Daratan, Jepang, India, Uni Emirat Arab, dan Korea Selatan.

Tentang BPaaS

Business-Process-as-a-Service (BPaaS) adalah bisnis model yang menggabungkan dan menciptakan lapisan nilai tambahan di atas Software-as-a-Service atau SaaS (berpusat pada perangkat lunak) dan Business Process Outsourcing atau BPO (berpusat pada operasi), dengan memberikan fleksibilitas dan skalabilitas yang lebih besar ke seluruh siklus hidup proses bisnis. Melalui BPaaS, perusahaan dapat memanfaatkan manajemen siklus hidup proses end-to-end yang gesit dan adaptif melalui kombinasi tim teknologi dan operasi yang memanfaatkan praktik terbaik lokal dan regional, untuk merancang, mengembangkan, mengimplementasikan, mengoptimalkan, dan mengotomatisasi proses bisnis.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

Dollar Naik, Rezim Runtuh?

Dhio Justice Law

17 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.Com, Jakarta – Setiap kali dolar naik dan rupiah melemah, yang bergetar bukan hanya pasar keuangan. Politik pun ikut berguncang. Di Indonesia, nilai tukar bukan sekadar angka ekonomi. Ia adalah indikator psikologis kekuasaan. Ketika rupiah melemah terlalu dalam, publik mulai mempertanyakan satu hal paling mendasar: apakah …

x
x