Home » Ekonomi » Atonik 6.0.L Sudah Menjelma Menjadi Urat Nadi Peningkatan Kualitas, Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Atonik 6.0.L Sudah Menjelma Menjadi Urat Nadi Peningkatan Kualitas, Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

dito 22 Jul 2023 175

NasionalPos.com, Ngada, NTT- Atonik 6.0.L yang merupakan suplemen cair ini sudah diterima secara antusias oleh kalangan petani, karena setelah di coba hasil kerja dari Atonik 6.0 L dapat membantu meningkatkan kualitas dan produksi tanaman pangan, serta membantu meningkatkan taraf hidup petani, demikian disampaikan Daud Sawu (40), petani yang tinggal di Desa Waepana, Kecamatan Soa kepada Nasionalpos.com, Sabtu, 22 Juli 2023 di Desa Waepana, Kecamatan Soa Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Dari hasil panennya terlihat sangat jauh sekali bedanya dari sebelum menggunakan Atonik 6.0 L. Atonik 6.0 L ini bagus untuk meningkatkan hasil panen, dari pertumbuhan tanamannya sudah terlihat berbeda. Atonik 6.0 L yang saya aplikasikan pada tanaman membuat tanaman saya lebih sehat dan kualitasnya lebih bagus.” ungkap Daud Sawu (40) pria kelahiran Waepana tanggal 01-03-1983 silam.

Menurut Daud Sawu, berawal ketika dirinya bersama 40 orang petani Desa Waepana mengikuti kegiatan penyuluhan pertanian yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Waepana, di sekitar akhir bulan Januari 2023 lalu. Di pertemuan tersebut, pihak Pemerintah Desa Waepana memperkenalkan Atonik 6.0 L. Setelah memberikan penjelasan tentang penggunaan dan manfaatnya,

Kemudian dari pihak Pemerintah Desa memberikan Atonik 6.0 L kepada dirinya bersama 40 orang tersebut, dengan harapan agar setelah diberikan Atonik 6.0 L segera dilakukan uji coba untuk membuktikan manfaat dari penggunaan Atonik 6.0 L.

Baca Juga :  Mulai Besok, KPU Verifikasi Dokumen Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud

“Saat itu, saya benar-benar penasaran, apa benar Atonik 6.0 L ini dapat bermanfaat untuk melawan hama tanaman yang selama ini saya alami, apa benar yang dijelaskan oleh pihak Desa bahwa Atonik 6.0 L bisa meningkatkan kualitas hasil pertanian?.” kenang Daud Sawu(40).

Lalu kemudian, lanjut Daud Sawu, untuk menjawab rasa penasaran tersebut, pada bulan Februari 2023 lalu, dirinya melakukan uji coba penggunaan Atonik 6.0 L pada tanaman padi varietas Ciherang, di lahan miliknya seluas 25 are, namun alangkah mengejutkan tatkala ia amati tampak pertumbuhan tanaman padi yang begitu cepat, sehingga keadaan itu bisa memicu mempercepat waktu masa tanam sampai waktu masa panen hanya membutuhkan waktu 3 bulan 2 minggu, sedangkan sebelum menggunakan Atonik 6.0 L, membutuhkan waktu selama 4 bulan.

Tidak hanya itu, bobot padi yang di hasilkannya pun meningkat bisa mencapai 56 kg/ karung, jika dibandingkan sebelum menggunakan Atonik 6.0 L bobot padi hanya mencapai 40 kg/karung. Selain itu, dengan memanfaatkan Atonik 6.0 L ini, tanaman padi yang ditanamnya bisa tahan terhadap berbagai jenis hama, sehingga tumbuh dengan sehat dan cepat.

Baca Juga :  Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Boyolali

“Ya, boleh dikatakan hasil demplot itu sangat memuaskan, dan menakjubkan dikarenakan keberadaan antonik 6.0 L ternyata bisa meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen tanaman padi di desa kami.” tukas Daud Sawu (40) yang juga anggota dari Kelompok Tani Waepeti yang beranggotakan 15 orang petani di Desa Waepana.

Akan tetapi, sambung Daud Sawu(40) untuk mendapatkan Atonik 6.0 L dibutuhkan perjuangan cukup menantang karena barang tersebut masih sangat langka, dan kalau toh harus membeli, dia bersama petani lainnya harus mencarinya ke kecamatan Bajawa, yang berjarak 19 Km dari desa Waepana.

“Kalau dilihat dari manfaatnya, keberadaan Atonik 6.0 L itu telah menjelma menjadi urat nadi peningkatan kualitas dan produktivitas pertanian di desa kami, maka supaya urat nadi itu tidak terputus dan tidak mati harapan, kami sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Ngada, terutama Dinas Pertanian Kabupaten Ngada untuk membantu petani dengan memberikan stok yang cukup di desa kami, agar kami tidak terlalu jauh dan sulit mendapatkan Atonik 6.0 L.” pungkas Daud Sawu(40) ayah dari putri semata wayangnya yang duduk dibangku SD di kelas IV  ini.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

x
x