Home » Ekonomi » Bank DKI Diharapkan Dukung Terwujudnya Jakarta Kota Global

Bank DKI Diharapkan Dukung Terwujudnya Jakarta Kota Global

dito 15 Apr 2024 61

NasionalPos.com, Jakarta- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, berharap Bank DKI dapat mendukung terwujudnya Jakarta Kota Global. Ini merupakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI setelah Jakarta tidak lagi menyandang status ibu kota negara.

Heru menginginkan Bank DKI terus menjadi mitra pendukung program kerja Pemprov dalam menggencarkan perekonomian Jakarta. “Kami berharap Bank DKI dapat berinovasi membangun ekosistem bisnis digital yang memberdayakan dunia usaha,” ujarnya, Senin (15/4/2024). 

Baca Juga :  Warga Penghuni Bertekad Sukseskan RUALB P3SRS Apartemen Puri Kemayoran Tahap 2, Untuk Ciptakan Hunian Yang Lebih Nyaman

Heru juga meminta Bank DKI terus mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta. Hal ini direspons Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Bank DKI, Amirul Wicaksono, dengan dukungan pembiayaan melalui penyaluran kredit UMKM. 

“Kami menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta menyediakan produk kredit dan pembiayaan dengan skema yang efisien,” ujarnya. Terutama bagi UMKM di bawah pembinaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta. 

Baca Juga :  Gerak Cepat Kementan, Petani Bojonegoro Tetap Panen Meski Sempat Terkena Banjir

Menurut Amirul, Bank DKI terus mendorong optimalisasi pelayanan publik melalui peningkatan layanan perbankan berbasis digital. “Ini merupakan bentuk dukungan terhadap program-program yang dijalankan Pemprov DKI maupun BUMD Jakarta,” ucapnya.

Amirul mengatakan selama 63 tahun perjalanannya, Bank DKI terus berperan sebagai mitra strategis Pemprov, BUMD maupun pihak swasta. “Kami akan tetap memfokuskan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di Jakarta melalui sinergi yang erat dengan berbagai pihak,” ujarnya. 


Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x