Home / HanKam / Headline / Hukum / Nasional

Kamis, 4 Agustus 2022 - 10:56 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Bharada E Tersangka Kasus dugaan Pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua

Nasionalpos.com-Jakarta- Diperoleh informasi, setelah melalui proses penyelidikan hingga gelar perkara yang cukup melelahkan dan secara marathon, dalam waktu yang tidak lama, Bareskrim Polri akhirnya menetapkan Bhayangkara Dua Richard Eliezer (Bharada E) sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua (J) di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen, Ferdy Sambo pada Rabu (3/8/2022) malam, dan bahkan dalam kasus ini, Polri juga mengindikasikan masih mencari potensi tersangka lain dalam kasus itu.

Adapun penetapan tersangka setelah timnya memeriksa banyak saksi dan melakukan penyitaan sejumlah barang bukti, dan sudah melakukan gelar perkara demikian disampaikan Direktur Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Andi Rian dalam konfrensi pers, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu 3/8/2022 malam.

Baca Juga  Pemerintah : Pekerja Dibawah 45 Tahun Boleh Bekerja Ditengah Pandemi Covid-19

“Dari gelar perkara tersebut, telah cukup bukti untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka dalam kasus adu tembak yang terjadi di rumah dinas Irjen Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan tersebut. Penetapan Bharada E sebagai tersangka ini terkait laporan tim pengacara keluarga Brigadir J.”ungkap Andi.

Dalam proses penyidikan kasus tersebut, lanjut Andi, tim penyidikannya sudah memeriksa sebanyak 42 orang saksi, termasuk para ahli, dan 11 pihak keluarga Brigadir J. Dari gelar perkara yang sudah dilakukan, Bharada E dijerat dengan Pasal 338 KUH Pidana juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUH Pidana, Sangkaan tersebut terkait dengan pembunuhan dan perampasan nyawa orang lain, dan juga juga terkait dengan persekongkolan dalam pembunuhan serta perbantuan dalam penghilangan nyawa orang lain.

Baca Juga  Jadi Tersangka, Wahyu Setiawan Mundur Sebagai Komisioner KPU

“Itu sebabnya, penetapan tersangja terhadap Bharada E belum menghentikan proses penyidikan untuk mencari potensi tersangka lain. Tadi saya jelaskan, penggunaan pasal-pasalnya itu ada (Pasal) 55 dan 56,” Tukas Andi.

Selanjutnya, proses verbal pemeriksaan terhadap Bharada E masih dilakukan di Bareskrim Polri sampai menjelang Kamis dini hari.

“Saat ini Bharada E masih berada di Bareskrim Polri untuk diperiksa sebagai tersangka, Setelah pemeriksaan selesai, tim penyidik akan langsung penahanan E.”pungkas Andi.

 

Share :

Baca Juga

Yuri jubir pemerintah untuk corona

Headline

Update Data Corona (23/7/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 93.675 Orang dan Meninggal 4.576 Orang
IMG 20220716 WA0176 copy 392x261

Nasional

Pascaarmuzna, Menag Minta Jemaah Jaga Kesehatan dan Tidak Memforsir Diri
Bupati Boltim Sehan Salim Landjar

Headline

Bupati Boltim Luapkan Kekesalannya Kepada Para Menteri

Nasional

Pemuda Harus Cerdas Berkonstribusi Dalam Mengisi 73 Tahun Kemerdekaan RI
Megawati

Headline

Mega Minta Nadiem Agar Buku Sukarno Diajarkan di Sekolah
peta corona

Headline

Update Data Sebaran Covid-19 di Indonesia, Senin (25/5/2020)
Menag Fachrul Razi

Headline

Fachrul Razi Menyatakan Sertifikasi Penceramah Kemenag Bukan Kewajiban
Nurdin Abdullah dan Hasto

Headline

Dipersidangan Tipikor, Anak Gubernur Sulsel Non Aktif Mengaku Beli 2 Unit Jet Ski