Home » Nasional » Batik Karya Warga Binaan Lapas Banyuwangi Meriahkan Banyuwangi Batik Festival 2024

Batik Karya Warga Binaan Lapas Banyuwangi Meriahkan Banyuwangi Batik Festival 2024

Eni 19 Okt 2024 87

 

BANYUWANGI – NASIONALPOS.com ll Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar Banyuwangi Batik Festival (BBF). Namun ada yang unik dalam gelaran BBF 2024 kali ini, yakni hadirnya Batik Jeruji yang merupakan batik hasil karya Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi dalam event tahunan Pemkab Banyuwangi tersebut.

Batik Jeruji akan dipamerkan pada salah satu stand gelaran acara yang digelar mulai hari ini (18/10) hingga besok (19/10) di De Djawatan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi itu.

Kepala Lapas Banyuwangi, Agus Wahono menyebut dilibatkannya Lapas Banyuwangi dalam BBF 2024 menjadi salah satu bentuk dukungan dari Pemkab terhadap pembinaan yang ada di Lapas Banyuwangi, khususnya pembinaan membatik yang telah menghasilkan berbagai motif.

“Kami berterimakasih kepada Pemkab yang telah memberikan wadah bagi kami untuk memperkenalkan batik hasil karya Warga Binaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Pimpin Rapat Persiapan HUT ke-25 Kota Lubuk Linggau

Menurutnya, pameran Batik Jeruji pada BBF 2024 akan dimanfaatkan dengan maksimal untuk mempromosikan batik dengan ciri khas motif gajah oling jeruji kepada masyarakat. Sekaligus sebagai sarana edukasi bahwa tembok tinggi Lapas tidak menghalangi kreatifitas dari para Warga Binaan.

“Melalui pameran ini, kami berharap produk Batik Jeruji dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat dan mampu menarik minat masyarakat untuk menggunakan Batik Jeruji,” harapnya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan bahwa motif batik yang dipamerkan didominasi oleh Batik Jenon Jeruji. Hal itu disesuaikan dengan tema BBF 2024 yang mengangkat motif batik lawas khas Banyuwangi, yakni motif Jenon yang syarat akan makna.

Baca Juga :  Satgasus Bentukan Mahfud MD Diragukan Bisa Buka Tabir Konspirasi Kejahatan Keuangan Negara

“Kebetulan kami juga memiliki motif Jenon yang kami sebut dengan Batik Jenon Jeruji, dan motif tersebut telah tercatat Hak Cipta nya di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual,” terangnya.

Perlu diketahui bahwa Batik Jeruji Lapas Banyuwangi memiliki ciri khusus dengan adanya motif gajah oling yang dikombinasikan dengan gelang yang menjadi simbol borgol. Batik Jeruji telah memiliki 7 motif unggulan yang juga telah tercatat Hak Cipta di DJKI.

7 motif batik itu diantaranya blue fire kayu mati jeruji, blue fire wayang jeruji, bunga kopi jeruji, gandrung jeruji, sekar jagat wayang jeruji, jenon wayang jeruji dan jenon seblang jeruji. Ketujuh motif itu memadukan motif khas Lapas Banyuwangi dan kearifan lokal Banyuwangi.

**Humas Lapas Banyuwangi/Eni**

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

x
x