- HukumPolresta Sumenep Sikapi Pengaduan Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta dalam Penanganan Perkara Narkotika
- Top NewsKadispora Buka Event Tournamen Mobile Legend Bang Bang Silampari Wali Kota Cup
- HukumPolsek Talango Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Dua Pria Diamankan
- daerahGagal Insaf, Residivis Spesialis Curanmor Kembali Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polres Pesibar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara
- HeadlineBlunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Berantas Mafia Tanah Bukan Dengan Bentuk Satgas, Tapi Dengan Teknologi Geospasial
NasionalPos.com, Bandung–Menanggapi penyelenggaraan Seminar membahas tentang Persoalan Pertanahan dan Penyelesaian di luar Pengadilan 12 Juli 2022 oleh KanWil BPN di Banten, BeaThor Suryadi Pengamat FKMTI kepada awak media yang menghubunginya, mengatakan bahwa Sejak menjadi Aparat, baik di Solo, di DKI dan di NKRI, Jokowi ingin mewujudkan Pemerintahan yang melayani Rakyat, hal ini nampak ketika Jokowi menjabat sebagai Walikota Di Solo, dia berminggu minggu rapat dengan warga pasat saat akan dipindahkan, mendengar Suara Rakyat, begitu pula saat menjabat sebagai Gubernur Provinsi DKI Jakarta, begitu dia Jadi Gubernur, kemudian dirinya berkeliling Kelurahan, merubah pelayanan Loket menjadi Ruang Tamu terhormat, sedangkan saat Awal di Istana, Jokowi mengumpulkan Eselon 1 dan 2 agar mempercepat pelayanan surat surat ijin dan sebagainya.
“Saat itu Jokowi ingin Negara hadir dalam problem dan kasus kasus Rakyat ( Nawacita ke 9), dan tentunya kehadiran negara tersebut memberikan solusi yang cepat dan tepat sasaran terhadap berbagai permasalahan yang dialami rakyat”ucap BeaThor Suryadi Pengamat FKMTI kepada awak media, Rabu, 13 Juli 2022 di Bandung, Jawa Barat.
Kini, lanjut Bithor, berbagai kasus tanah, konflik, sengketa dan perampasan tanah semakin marak di mana mana, mengikuti semakin cepatnya pembangunan toll, bandara, pelabuhan, komplek perubahan, perkebunan dan tambang, disertai dengan kemajuan Ekonomi semakin pesat, sayangnya pelayanan publik sulit terwujud, dan bahkan jauh dari harapan, seakan-akan negara tidak hadir dan tidak dapat memberikan pelayanan yang optimal untuk rakyat, sementara itu, Bithor juga menyoroti tentang keberadaan Polri, yang berada langsung dibawa kontrol Presiden, maka seharusnya Jokowi perintahkan Kapolri untuk mendahulukan pelayan Rakyat atau pengayoman Masyarakat.
“Namun kenyataannya Selama ini Rakyat di tembakin, ditangkap dan dipenjara, begitu keluar penjara lahan tanahnya hilang jadi milik orang lain, karena itu, saya tegaskan agar Polri jangan jadi alat pengusaha yang mencaplok tanah Rakyat, dan seharusnya Polri mengayomi masyarakat”tegas Bithor.
Di Kesempatan ini, Bithor juga mengungkapkan adanya pemicu sengketa kepemilikan pertanahan yang Bermula dari Ploting HGU/ HGB dari Kementerian ATR BPN dan atau Kementerian Kehutanan Lingkungan Hidup, Ploting tersebut memasukan perkampungan desa menjadi bagian HGU atau HGB, Naasnya, Warga Desa yang pulang kerumah nya ditangkapi dengan pasal 167 KUHP Penyerobotan, masuk pekarangan tanpa ijin, Pada hal warga sudah melapor ke Polisi tentang desanya di caplok, tapi tidak dilayani, Polisi mengutamakan laporan Perusahaan tentang 167 dan atau pencemaran nama baik, Satu hal yang menjadi kejahatan di pertanahan, hilangnya warkah atau ada lebih satu surat tanah dilahan yang sama. Jelas dari dua kondisi ini adalah kejahatan Aparat BPN. Kecerdasan Aparat BPN adalah memanfaatkan pasal pasal 17 huruf h, UU NO. 14 tahun 2008. Tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan pasal 12 huruf i Peraturan Kepala BPN RI nomor 6 tahun 2013. Dua aturan tersebut diatas melindungi kejahatan aparat BPN dari Pidana, keterbukaan yang di kecualikan yaitu tentang Warkah, padahal Pihak KeJaksaan Agung melalui surat edaran JAM Pidum tahun 2013 sudah sangat jelas, dalam konplik pertanahan harus didahulukan persidangan Perdata, Adu Data para pihak atas lahan tersebut, Di sinilah awal munculnya Mafia Tanah ( aparat negara dan penjahat). Merencanakan kejahatan perampasan tanah yang dilidungi peraturan hukum tersebut, Dalam proses Pengadilan, Rakyat selalu kalah dalam persidangan, karena Polisi mengajukan pasal 167, sementara warga masyarakat inginnya Adu Data berkas dokumen atas lahan tersebut.
“Presiden Jokowi, Selain harus mencabut dua aturan tersebut, maka untuk mempercepat selesainya masalah pertanahan, sudah saatnya Menteri Hadi menerapkan program Geospesial. “tukas Bithor.
Menurut Bithor, Dengan teknologi display geospasial, maka para pihak akan senantiasa melihat dan meng-update informasi, ketika mengakses informasi itulah konflik terjadi, Itulah langkah awal dari Pembenahan. Geospesial menjawab solusi pertanahan, jangan sudah dipatok, dibangun, baru muncul konflik, kalo begini pastilah yang sudah keluar modal, atau yang banyak modal yang dimenangkan, selain warkah, info digital Geospasial adalah data pokok, yang mana harus terbuka untuk diakses oleh publik Jika Presiden belum ada UU PP dan JuklakJuknis, maka itulah salah satu obyek hukum yang harus dibangun dalam reformasi Agraria sekarang ini.
“Referensi Geospasial, Sebagai Solusi melawan Mafia Tanah, bukan membentuk Sat Gas Anti Mafia Tanah di semua intansi Pemerintah, Teknologi Geospasial hanyalah TOOLS semata yang digunakan untuk men-digitalisasi obyek pertanahan sehingga menjadi rijid dalam sistem.Geospesial juga menjawab Adu Data atas dukomen para pihak yang mengakui sebagai pemilik lahan, Dengan penerapan Teknologi Geospasial dapat kita kontrol obyek dan aturan Pertanahan yang suah dibuat, Sistem tersebut akan berjalan mulus atau justeru menampakan diskresi, berbagai hal yang bersifat kompromi terhadap sistem, itu namanya diskresi”pungkas Bithor.
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H.
16 Okt 2026
NASIONALPOS.Com. SUMENEP – JATIM | Polresta Sumenep menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dugaan permintaan uang sebesar Rp100 juta oleh oknum anggota Polsek Gapura dalam penanganan perkara narkotika. Pengaduan tersebut menjadi perhatian serius dan ditangani sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam), Polresta Sumenep telah melakukan klarifikasi terhadap pihak yang mengadukan (Korban) serta …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H.
16 Okt 2026
NASIONALPOS.Com SUMENEP – JATIM | Unit Reskrim Polsek Talango, Polresta Sumenep, mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang pria berinisial R (37) dan H (28). Keduanya diamankan di lokasi berbeda setelah petugas melakukan …
Taufik Hidayat
15 Okt 2026
Pesisir Barat – Lulusan penjara yang gagal insaf, Baru keluar, langsung magang curanmor lagi, itulah sebuah kata-kata yang cocok untuk Residivis Spesialis Curanmor Kambuhan yang berhasil diringkus Tim Gabungan Tekab 308 Sat Reskrim Polres Pesibar Dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara. Residivis Spesialis Curanmor Kambuhan berinisial US (40) Warga Pekon Kampung Jawa dan JB (50) …
Dhio Justice Law
15 Okt 2026
NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …
Taufik Hidayat
14 Okt 2026
Pesisir Barat – Guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, *Kapolsek Pesisir Selatan Polres Pesisir Barat Iptu Doni Dermawan Djunaidi, S.Psi., M.M.* melaksanakan kunjungan dan silaturahmi ke Unsur Pimpinan Kecamatan (Uspika) dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (13/10/2026). Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Kantor Camat Pesisir Selatan, dan diakhiri dengan silaturahmi ke kediaman Tokoh Adat …
- Banyuwangi
11 Okt 2026
BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …
21 Nov 2024 2.476 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.899 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.652 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.651 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.549 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.510 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.326 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.