Home » Nasional » daerah » Cegah Stunting, BBPOM Edukasi Pentingnya Keamanan Pangan

Cegah Stunting, BBPOM Edukasi Pentingnya Keamanan Pangan

dito 27 Jun 2024 194

NasionalPos.com, Jakarta-Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang keamanan pangan dan pangan fortifikasi. Ibu hamil, orang lanjut usia dan anak-anak berisiko lebih tinggi terkena foodborne illness

Kegiatan dilaksanakan di beberapa posyandu di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara dan Jakarta Barat pada 24-26 Juni 2024 dengan sasaran intervensi Ibu hamil dan orang tua bayi/balita. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) yang dilaksanakan pada Juni 2024.

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, keamanan pangan menjadi salah satu faktor risiko stunting. Menurutnya, pangan yang tercemar dapat mengakibatkan seseorang mengalami penyakit (foodborne illness) sehingga menyebabkan gangguan penyerapan makanan yang pada akhirnya akan mempengaruhi asupan gizi.

Baca Juga :  Pascagempa M6,9 Sejumlah Warga Kabupaten Kepulauan Mentawai Masih Mengungsi

“Ibu hamil, orang lanjut usia dan anak-anak berisiko lebih tinggi terkena foodborne illness,” ungkap Sofi.

Ia menjelaskan, Fortifikasi Pangan adalah penambahan satu atau lebih zat gizi mikro (vitamin dan mineral) pada pangan untuk percepatan perbaikan gizi anak seperti, penambahan yodium pada garam, vitamin A pada minyak goreng sawit dan vitamin B1, B2, zat besi, zink dan asam folat pada tepung terigu.

Sofi menyampaikan, pemerintah memberlakukan ketentuan terhadap tiga produk wajib fortifikasi pangan yaitu garam, tepung terigu dan minyak goreng sawit sebagai upaya percepatan perbaikan gizi.

“Zat gizi mikro tersebut berperan penting dalam perkembangan janin dan proses tumbuh kembang anak,” kata Sofi.

Baca Juga :  Legislator Minta Otorita IKN Antisipasi Masalah Pindahan Orang ke IKN 18

Sebagai informasi, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai oleh tinggi badan berada dibawah standar.

ISPS merupakan aksi serentak bersama untuk pencegahan stunting melalui pendataan, pendampingan, penimbangan, pengukuran, edukasi, validasi dan intervensi bagi seluruh calon pengantin, ibu hamil dan balita secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan KIE ini, diharapkan masyarakat terutama ibu hamil dan balita dapat lebih memperhatikan asupan gizi dan tentunya dapat menjadi konsumen cerdas dalam memilih makanan yang aman dan bergizi. Selalu menerapkan CEK KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluwarsa) setiap membeli atau mengonsumsi pangan.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Usulkan Status Hybrid bagi Ojol dan pembentukan BLU bid Transportasi Online Berbasis Koperasi

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menanggapi usulan pemerintah agar ojol Berstatus sebagai pelaku UMKM, kepada wartawan, Ign Wibowo ketua umum Perkumpulan Konsumen Transportasi online, Rabu, 12/8/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat tidak setuju jika ojol di masukkan sebagai pelaku UMKM, pasalnya ojol bukan pelaku usaha mandiri seperti pelaku UMKM yang lain, karena tergantung pada penyedia layanan …

Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Kabupaten Pesisir Selatan berhasil meraih nilai 94 dengan predikat AA (Istimewa) berdasarkan hasil Evaluasi Penilaian Kinerja Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) Tahun …

Viral Isu Minim Bendera di Siguntur, Hasil Cek Lapangan: Warga Justru Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Lomba dan Goro

Primadoni,SH

12 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Isu minimnya pemasangan Bendera Merah Putih di Kanagarian Siguntur, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, akhirnya diklarifikasi. Kodim 0311 Pessel menurunkan langsung personil kelapangan untuk memastikan hal tersebut, Dari hasil pengecekan langsung ke lapangan pada Senin (10/8/2026) menunjukkan kondisi …

GGBC Jabotabek Tolak Ojol Berstatus UMKM”

dito

12 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gojek Grab Bikers Comunity (GGBC) Jabotabek menolak status ojek daring atau ojek online (ojol) menjadi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rencana peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang segera disahkan Pemerintah, demikian di sampaikan Aping Ketua Umum GGBC Jabotabek kepada wartawan, Rabu, 12/8/2026 di …

Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

Predikat AA Istimewa, Pesisir Selatan Raih Nilai 98,80 pada Indeks Reformasi Hukum 2026

Primadoni,SH

09 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ,kembali mencatat capaian positif dalam pelaksanaan reformasi hukum. Berdasarkan hasil penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026 oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat, Pesisir Selatan memperoleh nilai 98,80 dengan predikat AA (Istimewa). Hasil penilaian tersebut menjadi gambaran atas pelaksanaan reformasi hukum yang berlangsung …

x
x