Home » Headline » Di Acara Silahturahmi Nasional Anak Bangsa 2023, Ditandatangani Piagam Kesepakatan Bersama Wujudkan Pemilu 2024 yang Damai dan Bermartabat.

Di Acara Silahturahmi Nasional Anak Bangsa 2023, Ditandatangani Piagam Kesepakatan Bersama Wujudkan Pemilu 2024 yang Damai dan Bermartabat.

dito 23 Nov 2023 154

NasionalPos.com, Jakarta- Jelang tahapan kampanye pemilu 2024 yang akan diawali pada tanggal 28 November 2023 dan berakhir pada tanggal 10 Februari 2024 mendatang, Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) bekerja sama dengan LPP- RRI, mengelar Silahturahmi Nasional Anak Bangsa 2023 pada Kamis, 23 November 2023 di Galeri Tri Prasetya RRI, Jl. Medan Merdeka Barat no.4-5, Jakarta Pusat, dengan mengambil tema “Mewujudkan Pemilu 2024 yang Damai dan Bermartabat”.

Dalam sambutannya di acara Silahturahmi Nasional Anak Bangsa 2023 ini, Ketua FSAB Suryo Susilo mengatakan bahwa Pemilu itu merupakan peristiwa lima tahunan yang seharusnya menggembirakan, karena setiap warganegara yang memiliki hak pilih dapat menggunakan hak nya sebagai warga negara untuk memilih pemimpinnya dari yang terbaik diantara semua calon yang kesemuanya merupakan anak bangsa yang terbaik.

Menurut Susilo, acara ini diselenggarakan sebagai wahana untuk terbentuknya sikap bersama dan membangun komitmen bersama untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang Damai dan Bermartabat, dengan melaksanakan Pemilu secara langsung, umum, bebas dan rahasia (LUBER), serta jujur dan adil (JURDIL).

Untuk itulah, nanti di akhir acara ini ada penandatangan Kesepakatan Bersama yang merupakan komitmen dari semua yang hadir disini untuk melaksanakan Pemilu yang LUBER dan JURDIL, serta tidak melakukan ujaran kebencian, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan politik SARA, politik uang, dan mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga tidak terjadi konflik, walau suhu politik meningkat.

Baca Juga :  Satgas Yonif 126/KC Berikan Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

“Kami berharap muncul kesepakatan-kesepakatan serupa yang dilakukan oleh berbagai kelompok masyarakat, agar semangat untuk menjadikan Pemilu 2024 sebagai Pemilu yang damai dan bermartabat dapat menyebar ke seluruh pelosok tanah air, agar kita terhindar dari konflik, yang bila tidak dicegah sejak dini dapat meluas dan membahayakan persatuan bangsa. Bagi yang terlibat konflik sama-sama mengalami kerugian, karena yang menang jadi arang, yang kalah jadi abu” tukas Susilo.

Sementara itu, anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto, dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa dirinya sangat bangga dengan FSAB yang untuk ke dua kalinya menyelenggarakan kegiatan berbicara soal Pemilu, yang tentunya sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya konflik dalam memilih pemimpin yang terbaik dari yang terbaik.

“Kalau kita bekerja dengan rukun, bekerja dengan damai melalui Pemilu yang terselenggara secara damai dan bermartabat, maka di tahun 2045 Indonesia akan menjadi Negara terbesar dan termaju nomor 5 se-dunia, ini sudah di ramalkan oleh World Bank maupun IMF, mari kita laksanakan pemilu secara damai dan bermartabat.” ucap Sidarto Danusubroto.

Sedangkan dalam sambutannya Bambang Soesatyo Ketua MPR RI mengatakan survei Litbang Kompas pada 19-21 Juni 2023 mencatat sekitar 56 persen responden merasa khawatir terjadinya keterbelahan dan polarisasi rakyat pada Pemilu 2024. Jajak pendapat Kompas pada akhir Mei 2022 juga menunjukkan sekitar 70 persen responden merasa khawatir bahwa polarisasi rakyat yang terjadi pada Pemilu 2019, yang melahirkan “dikotomi” cebong dan kampret, akan kembali terulang pada Pemilu 2024.

Baca Juga :  40 Partai Politik Tercatat Mendaftar untuk Pemilu 2024

Bambang Soesatyo menekankan, agar kekhawatiran tersebut tidak menjadi kenyataan, maka seluruh elemen bangsa harus aktif menyuarakan dan menjaga kondusifitas bangsa. Mengingat penyelenggaraan Pemilu 2024 tinggal menghitung hari, tepatnya 83 hari lagi dari sekarang. Untuk mewujudkan Pemilu yang Damai dan Bermartabat, dapat merujuk pada beberapa indikator. Antara lain, netralitas TNI-Polri dan ASN, tingkat pelanggaran Pemilu yang rendah, tidak ada intimidasi dan diskriminasi, tidak mencederai nilai-nilai demokrasi serta meningkatnya literasi politik dan rasionalitas pemilih.

“Selain itu, kita juga harus meminimalisir faktor risiko mulai dari penyediaan dan distribusi logistik Pemilu, hingga keselamatan panitia penyelenggara Pemilu. Sehingga Pemilu 2024 bisa dijalankan dengan riang gembira, bukan dengan penuh permusuhan dan kebencian. Apalagi sampai membuat perpecahan kebangsaan,” ujar Bambang Soesatyo.

Selain dihadiri tamu undangan yang mayoritas generasi mileneal yang memadati ruangan penyelenggaraan kegiatan tersebut, juga nampak anggota FSAB & FSAB Muda, perwakilan dari Kemendagri, Plh. Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Togap Simangunsong, Panglima TNI diwakili oleh Dankodiklat TNI Letjen TNI Eko Margiyono, Ketua KPU diwakili oleh Anggota Komisioner KPU Idham Holik, dan perwakilan tim pemenangan dari capres-cawapres juga hadir.

Acara di tutup dengan penandatangan kesepakatan bersama untuk bertekad mewujudkan Pemilu yang Damai dan Bermartabat oleh para pejabat/tokoh yang hadir, di ikuti oleh para peserta Silaturahmi Nasional Anak Bangsa 2023.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

x
x