Home » Headline » Di duga terjadi transaksi Mencurigakan, hasilnya di Simpan di Bunker Jokowi, FAMPI Desak PPATK Lakukan Audit investigatif

Di duga terjadi transaksi Mencurigakan, hasilnya di Simpan di Bunker Jokowi, FAMPI Desak PPATK Lakukan Audit investigatif

dito 01 Agu 2025 654

NasionalPos.com, Jakarta-

Adanya temuan informatif tentang bunker penyimpanan uang di rumah mantan Presiden Jokowi di Solo, menimbulkan kecurigaan di masyarakat adanya aliran dana yang mencurigakan masuk ke kantong pribadi mantan Presiden Jokowi tersebut, yang di duga bernilai ratusan trilyunan rupiah, demikian di sampaikan oleh

Dawud Fahim juru bicara Front Aksi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia ( FAMPI) kepada wartawan, Jumat, 1 Agustus 2025 di Jakarta.

“Kami menduga tumpukan dana senilai trilyunan rupiah itu merupakan hasil setoran dari berbagai upeti proyek strategi nasional, dan transaksi mencurigakan dari berbagai rekening yang di buat untuk menampung uang yang masuk ke mantan presiden jokowi.” ungkap Dawud Fahim.

Menurutnya, adanya temuan informatif mengenai tumpukan uang mencapai trilyunan rupiah yang di duga tersimpan di bunker rumah Jokowi, maka berdampak bisa memicu adanya keresahan masyarakat, dan ini juga mengindikasikan adanya dugaan uang tersebut hasil dari cara-cara illegal, tertutup serta di duga haram.

Baca Juga :  Kisruh Di ORARI Belum Tuntas, Sampai Ada Keputusan Inkracht dari Mahkamah Agung

” Maka berkaitan dengan temuan tersebut, maka menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, Adapun mantan Presiden juga wajib untuk di periksa harta kekayaan,” tukas Dawud Fahim yang juga koordinator Gerakan Mahasiswa & Pemuda Muslim Indonesia.

Akan tetapi lanjut Dawud, pasca lengser sebagai presiden, Jokowi tidak pernah menjelaskan asal-usul penambahan harta kekayaannya selama 10 tahun ia menjabat sebagai presiden, sehingga menimbulkan kecurigaan masyarakat,

Baca Juga :  Dugaan Sementara Penyebab Ledakan RS Semen Padang

Selain itu, dirinya juga menduga Mantan Presiden Jokowi melakukan praktek pencucian uang di berbagai perusahaan yang di jalankan oleh para loyalisnya. yang kemudian di setor ke Jokowi, dan kemudian tidak di simpan di Lembaga Perbankan, melainkan di simpan di bunker di rumah kediamannya di Solo.

” Atas temuan informatif tersebut, kami mendesak agar PPAT untuk segera melakukan audit investigatif terhadap harta kekayaan mantan Presiden Jokowi, yang di tengarai adanya’ transaksi mencurigakan yang hasilnya di simpan di bunker rumah kediaman Jokowi di Solo, Di mata hukum beliau sudah menjadi warga negara biasa, punya hak kewajiban yg sama dengan warga negara Indonesia lainnya, PPATK harus berani periksa Jokowi,” pungkas Dawud

Comments are not available at the moment.

Sorry, the comment form has been disabled on this page/article.
Related post
Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Kuasa Hukum, Keluarga, dan Sahabat Almarhum Karim Gelar Tabur Bunga di Permindo

Primadoni,SH

04 Apr 2026

Padang, Nasionalpos.com — Kuasa hukum, keluarga, serta sahabat almarhum Karim menggelar konferensi pers di kawasan Jalan Permindo, tepatnya di depan Trenshop, Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan aksi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan mengenang sosok almarhum Karim yang dikenal dekat dengan masyarakat sekitar. Dalam suasana haru, para sahabat dan rekan …

Pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Masjid Izzatul Islam Grand Wisata Libatkan Komunitas Lintas Agama

Hery

21 Mar 2026

Bekasi,NasionalPos — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Izzatul Islam, kawasan Grand Wisata, berlangsung khidmat dan aman berkat dukungan pengamanan dari komunitas lintas agama yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Kerukunan Umat Beragama Grand Wisata (FPKUB GWS). Sejak pagi hari, ratusan jamaah telah memadati area masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Ied. Di …

Ketika Replik Mengubah Arah Perkara: Kuasa Hukum Tergugat Kritisi Putusan PN Bale Bandung

Suryana Korwil Jabar

19 Mar 2026

Bandung, Nasional pos.com – Kuasa hukum Tergugat I dan Tergugat II menyampaikan kritik tajam terhadap putusan dalam perkara Nomor 247/Pdt.G/2025/PN.Blb yang di putus pada 26 Februari 2026. Meski menghormati proses peradilan, pihak tergugat menilai putusan tersebut mengandung sejumlah kejanggalan mendasar, baik dalam pertimbangan hukum maupun penerapan fakta persidangan. Dalam keterangan resminya, kuasa hukum menilai bahwa …

FK REPNUS Dukung Gerakan Pilah Sampah Jakarta, Dorong Peran Strategis Pasar Jaya dalam Pengolahan Sampah Terpadu

dito

17 Mar 2026

Nasional pos.com, Jakarta- Ketua Umum Forum Kekeluargaan Relawan Pemuda Nusantara (FK REPNUS), Faisal Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah secara mendasar. Hal ini merespons ajakan Gubernur DKI Jakarta yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam gerakan memilah sampah dari sumbernya. Faisal Nasution menegaskan bahwa persoalan sampah …

x
x