Home » Nasional » daerah » FK REPNUS Dukung Gerakan Pilah Sampah Jakarta, Dorong Peran Strategis Pasar Jaya dalam Pengolahan Sampah Terpadu

FK REPNUS Dukung Gerakan Pilah Sampah Jakarta, Dorong Peran Strategis Pasar Jaya dalam Pengolahan Sampah Terpadu

dito 17 Mar 2026 66

Nasional pos.com, Jakarta-

Ketua Umum Forum Kekeluargaan Relawan Pemuda Nusantara (FK REPNUS), Faisal Nasution, menyatakan dukungan penuh terhadap komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah secara mendasar.

Hal ini merespons ajakan Gubernur DKI Jakarta yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam gerakan memilah sampah dari sumbernya.

Faisal Nasution menegaskan bahwa persoalan sampah di Jakarta bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat dan badan usaha milik daerah (BUMD).

“Kami di FK REPNUS melihat bahwa kesadaran untuk memilah sampah menjadi empat kategori—organik, daur ulang, B3, dan residu—adalah langkah krusial. Namun, edukasi ini harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur di pusat-pusat ekonomi, terutama pasar tradisional,” ujar Faisal dalam keterangannya selasa (17/3) di Jakarta.

Baca Juga :  Pengamat Menilai Pengurangan Hari Kerja Lebih Efektif Tanggulangi Kemacetan

Dalam pernyataannya, Faisal menyoroti peran penting Perumda Pasar Jaya sebagai salah satu penyumbang volume sampah organik dan plastik yang signifikan di Jakarta. Menurutnya, Pasar Jaya harus menjadi garda terdepan dalam implementasi pengolahan sampah terpadu.

“Pasar Jaya memiliki potensi besar untuk mengelola sampah organik menjadi kompos atau energi terbarukan di lokasi (onsite). Dengan jumlah pasar yang tersebar di seluruh Jakarta, jika setiap pasar mampu mengolah sampahnya sendiri, beban TPST Bantargebang akan berkurang drastis,” tambah Faisal.

FK REPNUS mendorong Pasar Jaya untuk:

Optimalisasi Bank Sampah: Memperkuat sistem bank sampah di setiap pasar untuk menampung sampah daur ulang seperti plastik dan kertas dari para pedagang.

Baca Juga :  Riska Amelia Raih Perak di Women’s Downhill SEA Games Thailand 2025

Inovasi Pengolahan Organik: Menerapkan teknologi pengolahan sampah organik (seperti komposting atau budidaya maggot) di area pasar.

Edukasi Pedagang: Menjadi motor penggerak bagi ribuan pedagang untuk membiasakan memilah sampah sejak dari lapak dagangan.

Faisal juga mengajak para pemuda dan relawan di bawah naungan FK REPNUS untuk aktif mengawal gerakan ini di tingkat akar rumput. “Perubahan besar dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Kami siap berkolaborasi dengan Pemprov DKI dan Pasar Jaya untuk mensosialisasikan pentingnya pilah sampah demi masa depan Jakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan.”

Dukungan FK REPNUS ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Jakarta sebagai kota global yang ramah lingkungan melalui tata kelola sampah yang modern dan partisipatif.

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PSB Gelar Halal Bihalal Akbar, Perkuat Solidaritas Antaranggota di Bandung

Suryana Korwil Jabar

12 Apr 2026

Bandung, NasionalPos.com – Paguyuban Seaman Bikers (PSB) menggelar kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal Akbar bersama anggota serta komunitas pecinta otomotif, Minggu (12/4/2026). Acara berlangsung meriah di Mercury Hotels Bandung City Center, Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung. Kegiatan ini di hadiri oleh Wakil Ketua Umum PSB Aditya beserta jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta undangan dari berbagai …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Pemkab Pessel Hadirkan DIGIPANDA Dorong Digitalisasi Pendapatan Daerah Lebih Transparan dan Efisien

Primadoni,SH

09 Apr 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Pemerintah daerah terus berinovasi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu terobosan terbaru adalah peluncuran aplikasi DIGIPANDA (Digitalisasi Pendapatan Daerah), yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan, pemantauan, serta optimalisasi penerimaan daerah secara transparan dan akuntabel. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), …

DPD Bapermen Kabupaten Solok Resmi Terbentuk, Perkuat Perlindungan Konsumen di Daerah

Primadoni,SH

05 Apr 2026

Kabupaten Solok, Nasionalpos.com — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN) secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BAPERMEN Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sekretariat yang beralamat di Jalan Raya Talang Babungo Alahan Panjang, Jorong Alahan Panjang, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok,. …

Kuasa Hukum, Keluarga, dan Sahabat Almarhum Karim Gelar Tabur Bunga di Permindo

Primadoni,SH

04 Apr 2026

Padang, Nasionalpos.com — Kuasa hukum, keluarga, serta sahabat almarhum Karim menggelar konferensi pers di kawasan Jalan Permindo, tepatnya di depan Trenshop, Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan aksi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan mengenang sosok almarhum Karim yang dikenal dekat dengan masyarakat sekitar. Dalam suasana haru, para sahabat dan rekan …

FK REPNUS Desak Evaluasi Total Pengelolaan Sampah DKI: Soroti Praktik Open Dumping dan Risiko Bencana di Bantargebang

dito

31 Mar 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Forum Kekeluargaan Relawan Pemuda Nusantara (FK REPNUS) mengeluarkan peringatan keras terhadap sistem pengelolaan sampah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Praktik pengolahan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dinilai masih menyerupai sistem pembuangan terbuka (open dumping), yang secara eksplisit dilarang oleh regulasi nasional. Ketua Umum FK REPNUS, Faisal Nasution, menegaskan bahwa indikasi pelanggaran terhadap …

x
x